Connect with us

Tanah Papua

WNA Jepang dan Korea Selatan Divonis Penjara 5 Bulan 15 Hari

Published

on

NABIRE, HaIPapua.com – Pengadilan Negeri (PN) Nabire menjatuhkan vonis pidana penjara 5 bulan 15 hari dan denda Rp10 juta terhadap 4 warga negara asing (WNA) asal Jepang, Rabu (12/12/2018) kemarin

Dalam perkara Nomor 101/Pid.Sus/2018/PN Nab yang disidangkan di PN Nabire, Ke-4 WNA Jepang yaitu Kaneda Hisashi, Tanaka Yoshiori, Isogaya Kazumasa, dan Hatakeyama Toru didakwa melanggar Undang-Undang (UU) Keimigrasian.

“Ke-4 terdakwa telah terbukti bersalah dan melakukan tindak pidana dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian visa kunjungan ke Indonesia yang diberikan kepadanya dan dilakukan secara bersama-sama, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP sebagaimana yang didakwakan,” kata Hakim Ketua Erens Jannes Ulaen SH, MH membacakan berkas putusan.

(Baca Juga: 16 WNA Tiongkok Pelanggar UU Imigrasi Divonis Penjara 5 Bulan 15 Hari)

Putusan Majelis Hakim ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada sidang sebelumnya yang dibacakan oleh Arnes Tomasila, SH.

Sebelumnya, ke-4 WNA Jepang ini tertangkap petugas Imigrasi Klas II-B Tembagapura, Kabupaten Mimika melakukan aktivitas pertambangan emas di Kabupaten Nabire pada Juli 2018 lalu. Dalam pemeriksaan berkas oleh petugas Imigrasi, diketahui bahwa ke-4 WNA ini memiliki izin tinggal sementara selama 1 tahun.

Selama periode itu, para terdakwa mengaku datang ke Indonesia bukan membuka lahan pertambangan, tetapi mencari investor untuk menanamkan modal usaha. Namun, tidak ada perusahaan yang menerima karena tidak bisa memberi jaminan pertanggungjawaban.

“Jadi para terdakwa yang memiliki identitas lengkap dan dengan sengaja datang ke wilayah Kabupaten Nabire untuk mencari nafkah menggunakan visa tinggal terbatas,” kata Erens Jannes yang didampingi Ariandi SH, MH dan Rifin Nurhakim SH, MH selaku Hakim Anggota. 

(Baca Juga: Samuel Enock: Para TKA Tidak Dideportasi Tapi Diproses Hukum)

“Namun keterangan dari saksi ahli keimigrasian menyebutkan bahwa visa kunjungan dan visa tinggal terbatas tidak diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan maupun membuka lahan pekerjaan di wilayah Indonesia,” kata Erens Jannes menambahkan.

Hal-hal meringankan yang dilakukan oleh ke-4 terdakwa yang menjadi pertimbangan Majelis Hakim di antaranya bersikap sopan dalam persidangan, belum pernah dihukum, dan telah menjalani proses detensi di Kantor Imigrasi Mimika.

“Kami memberikan waktu selama 7 hari kepada para terdakwa untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jayapura. Apabila dari batas waktu itu terdakwa belum ada tanggapan, maka para terdakwa akan menjalani hukuman penjara sesuai yang telah diputuskan,” ucap Erens Jannes.

Petugas Imigrasi Klas II-B Tembagapura, Kabupaten Mimika memeriksa Yoshiori Tanaka, Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Jepang yang bekerja di PT Nur Alam International. (ist)

WNA Korea Selatan Dijatuhi Hukuman yang Sama

Dalam sidang kasus yang sama dalam perkara Nomor 101/Pid.Sus/2018/PN Nab, terdakwa Go Seong Yong, WNA asal Korea Selatan dijatuhi vonis yang sama dengan WNA asal Tiongkok dan Jepang.

(Baca Juga: Kantor Imigrasi Klas II Tembagapura Amankan 37 Tenaga Kerja Asing di Nabire)

Ketua Majelis Hakim Erens Jannes dalam pertimbangannya menyatakan bahwa terdakwa secara sah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan penyalahgunaan visa kunjungan ke Indonesia yang diberikan kepadanya.

“Terdakwa dihukum dan dijatuhkan pidana penjara selama 5 bulan 15 hari dikurangi masa tahanan dan tetap ditahan, dan denda sebesar Rp10 juta subsider 15 hari kurungan. Menyatakan barang bukti dikembalikan pada pemiliknya dan membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp5 ribu,” kata Erens Jannes membacakan putusan.

Selanjutnya, Majelis Hakim memberi waktu 7 hari kepada terdakwa untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jayapura sebelum putusan itu dinyatakan berkekuatan hukum tetap. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua2 minggu ago

Situasi Skouw Kondusif, PLBN Buka Pintu Perlintasan Perbatasan RI-PNG

JAYAPURA, HaIPapua.com – Wakil Wali Kota Jayapura Rustam Saru memastikan situasi di area Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw dalam...

Tanah Papua2 minggu ago

Teror Penembakan di Area PLBN Skouw, Satgas Pamtas Siaga Satu

JAYAPURA, HaIPapua.com – Teror penembakan terjadi di area Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw, Distrik (kecamatan) Muara Tami, Kota...

Nasional3 minggu ago

Kerusuhan Wamena Bukan Konflik Etnis, Tapi Dipicu KKSB untuk Meresahkan Masyarakat

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo mengucapkan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya,...

Tanah Papua3 minggu ago

Kecam Pembunuhan Dokter, PDEI dan MHKI Desak Pemerintah Jamin Keamanan Petugas Kesehatan

JAKARTA, HaIPapua.com – Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) dan Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) mengecam terbunuhnya dr Soeko Marsetiyo dalam...

Tanah Papua3 minggu ago

Tim SAR Berhasil Temukan Black Box Pesawat Twin Otter PK-CDC

TIMIKA, HaIPapua.com – Tim SAR dari Indonesian Vertical Rescue berhasil menemukan dan mengangkat black box pesawat Twin Otter PK-CDC, pada...

Tanah Papua3 minggu ago

Jenazah Korban Penembakan KKSB Akan Dimakamkan di Takalar dan Buton

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua jenazah korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Puncak diterbangkan ke Timika, Kabupaten Mimika,...

Tanah Papua3 minggu ago

Dua Pengemudi Ojek Tewas Ditembak KKSB di Kabupaten Puncak

ILAGA, HaIPapua.com – Dua pengemudi ojek ditemukan tewas dengan luka tembak di Kampung Amungi, Distrik (kecamatan) Ilaga Utara, Kabupaten Puncak,...

Tanah Papua3 minggu ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 4 Jenazah Awak Pesawat Twin Otter PK-CDC

TIMIKA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi 4 jenazah awak pesawat Twin Otter PK-CDC di daerah pegunungan di...

Tanah Papua3 minggu ago

Bekas Kantor Bupati Yalimo Dibakar OTK, Ratusan Warga Mengungsi ke Koramil

JAYAPURA, HaIPapua.com – Gedung bekas Kantor Bupati Kabupaten Yalimo di Distrik Elelim hangus dilalap si jago merah, Selasa (24/9/2019) malam....

Tanah Papua3 minggu ago

Kantor Imigrasi Mimika Deportasi Warga Negara Kamerun

TIMIKA, HaIPapua.com – Kantor Imigrasi Mimika mendeportasi warga negara asing (WNA) asal Kamerun Nguetse Zangue Elvige Flore, Selasa (24/9/2019). Nguetse...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.