Connect with us

Tanah Papua

Waterpauw: Saya Berikan 2 Pilihan, Tangkap Hidup atau Mati!

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan bahwa pihaknya pada 2020 ini akan fokus menangani beberapa kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang selalu mengganggu dan mengintai anggota Polri.

Waterpauw mencontohkan insiden penyerangan terhadap anggota Satgas Aman Nusa dekat Bandar Udara Kenyam yang berujung kontak tembak dengan KKSB di Kampung Alguru, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Sabtu (11/1/2020) kemarin.

Saat itu, kata dia, anggota Satgas sedang melakukan pembersihan lingkungan sekitar dan tiba-tiba diserang KKSB. Akibat penyerangan mendadak itu, satu anggota Satgas Bharatu Lucky Dharmadi tertembak di paha kiri.

“Saya sudah perintahkan tim yang ada di sana (Nduga) untuk melakukan pengejaran,” kata Waterpauw kepada wartawan usai membesuk Bharatu Lucky di RS Mitra Masyarakat, Timika, Minggu (12/1/2020).

(Baca Juga: Satu Anggota Satgas Aman Nusa Luka Tembak di Kampung Alguru)

Rangkaian kekerasan yang terjadi di Kabupaten Nduga, kata Waterpauw, berawal dari pembantaian 25 pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi, awal Desember 2018 lalu. Dari kejadian itu ada 4 pekerja selamat, 17 pekerja terbunuh, dan 4 orang belum ditemukan hingga saat ini.

Karena kejadian ini, Polri hadir di Nduga melakukan penegakan hukum untuk memastikan kondisi keamanan sehingga kegiatan pembangunan bisa terlaksana.

“Siapapun yang melanggar hukum pasti kami akan tindak. Saya sudah memerintahkan tim melakukan komunikasi dengan satuan tugas maupun stakeholder yang ada di sana (Nduga) untuk menangkap para pelaku,” ujarnya.

“Dalam rangka penegakan hukum, saya berikan dua pilihan tangkap hidup atau mati,” ucap Waterpauw menegaskan.

(Baca Juga: Kapolda Papua Besuk Bharatu Lucky di RSMM Timika)

Jika ada pihak-pihak yang bermasalah, kata dia, hendaknya disampaikan secara baik sehingga pemerintah bisa memberikan solusi, bukan dengan cara-cara kekerasan hingga menimbulkan korban. Ia mengimbau pemerintah daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati dan para tokoh masyarakat serta tokoh adat untuk membantu berkomunikasi dengan anak-anak muda yang tergabung dalam KKSB.

“Saya menganggap mereka anak-anak karena ini umumnya berusia muda dan setelah memegang senjata, mereka menjadi liar. Komunikasi dengan mereka agar mau kembali ke pangkuan ibu pertiwi, dalam arti kembali hidup berbaur dengan masyarakat,” tutur Waterpauw.

“Sekali lagi bahwa apa yang mereka pikir, apa yang mereka mau, apa yang mereka inginkan, bicarakan dengan baik. Kecuali satu tidak ingin merdeka ya, itu prinsip. Tidak ada untuk itu,” katanya menambahkan.

Pasca-insiden kontak tembak yang terjadi Kampung Alguru, kata Waterpauw, tidak berpengaruh dengan situasi di Kabupaten Nduga yang saat ini masih ada aman dan kondusif. (Rex)

Berita terbaru

Tanah Papua10 jam ago

85 Prajurit Kodam Jaya Diperbantukan di Sejumlah Satuan Teritorial Baru di Papua

JAYAPURA, HaIPapua.com – Sebanyak 85 prajurit TNI-AD dari Kodam Jayakarta yang akan diperbantukan di Kodam XVII Cenderawasih tiba di Bandar...

Tanah Papua20 jam ago

Legislator Desak Polisi Atasi Begal di Timika

TIMIKA, HaIPapua – Legislator DPRD Mimika, Papua, Tansil Ashari mendesak aparat kepolisian resort Mimika untuk segera mengatasi aksi pembegalan yang...

Tanah Papua1 hari ago

Tiga Terdakwa Penjual Amunisi Menanti Vonis di Pengadilan Negeri Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Kasus jual beli amunisi yang melibatkan 3 warga Timika segera memasuki sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN)...

Tanah Papua5 hari ago

LMA Tsingwarop Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat Tiga Kampung

TIMIKA, HaIPapua.com – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tsinga, Waa/Banti dan Aroanop (Tsingwarop) berkomitmen memperjuangkan hak-hak dasar warga dari tiga kampung...

Tanah Papua5 hari ago

Kegiatan Belajar Mengajar di SD YPPK Titigi Belum Aktif

TIMIKA, HaIPapua.com – Usai libur Natal dan Tahun Baru, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD YPPK Titigi, Kabupaten Intan Jaya...

Nasional5 hari ago

BMKG: Kecil Kemungkinan Asap dari Australia Menyebar ke Wilayah Indonesia

JAKARTA, HaIPapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai kecil kemungkinan asap dari kebakaran hutan di Australia akan menyebar...

Nasional6 hari ago

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata di Raja Ampat

JAKARTA, HaIPapua.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah merampungkan pembangunan Instalasi Pengolahan...

Tanah Papua1 minggu ago

Pelaku Penembakan di Mil 53 Diduga KKSB Kali Kopi Pimpinan Joni Botak

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meninjau langsung lokasi penembakan bus karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) di...

Tanah Papua1 minggu ago

Bus Karyawan Freeport Ditembak OTK di Mile 53

TIMIKA, HaIPapua.com – Iring-iringan bus karyawan PT. Freeport Indonesia kembali ditembak orang tak dikenal (OTK) di area mile 53 ruas...

Tanah Papua1 minggu ago

Katedral Tiga Raja Timika Buka Posko Bantuan Bagi Warga Titigi

TIMIKA, HaIPapua.com – Gereja Katolik Keuskupan Timika, Katedral Tiga Raja Timika, Mimika, Papua membuka posko bantuan bagi warga Titigi, Kabupaten...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.