Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Wakil Bupati Mamberamo Tengah Polisikan Akun Facebook GIDI

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan akun facebook Gereja Injili di Indonesia (GIDI) ke Polda Papua, Senin (5/11/2018).

Yonas mengaku terpaksa mengambil langkah hukum karena postingan akun GIDI tersebut telah mencemarkan nama baiknya. Postingan tersebut berpotensi menjatuhkan wibawanya sebagai Wakil Bupati Mamberamo Tengah.

“Saya merasa dirugikan dengan postingan akun GIDI pada 31 Oktober lalu, karena informasi yang disampaikan tidak benar,” kata Yonas kepada wartawan di Mapolda Papua.

(Baca Juga: Kodam Cenderawasih Ajak Orang Muda Katolik Bijak Menggunakan Medsos)

Postingan akun resmi GIDI di media sosial facebook, menyebut Yonas Kenelak melakukan perzinahan jika tetap melangsungkan pernikahan ke-2. Dalam akun itu disebutkan bahwa Yonas telah menikah dengan Maria di gereja dan saat ini istrinya yang pertama masih hidup.

“Secara hukum, saya berhak menikah lagi sebab saya telah resmi bercerai dengan Maria pada 2015 lalu di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura,” ujar Yonas.

Yonas menyebut postingan akun GIDI berisi informasi yang tidak benar, karena menyebut ia menikah di gereja pertama kali pada 1993 dan telah dikarunia 3 orang anak dan seorang cucu.

“Yang benar itu, saya menikah di Gereja Pniel GIDI Kotaraja pada 1994, dan dikaruniai 2 orang perempuan serta seorang cucu,” papar Yonas.

Iapun mengaku sangat keberatan dengan dua pernyataan GIDI yang mengaitkan pernikahannya yang kedua yang dianggap sebagai contoh yang buruk bagi seorang pemimpin daerah.
Padahal sebagai umat Gereja GIDI, Yonas mengaku sudah meminta saran terkait rencana pernikahannya yang kedua ke beberapa pendeta GIDI.

“Karena menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga GIDI tidak membolehkan menikah lagi jika istri pertama masih hidup, maka saya memutuskan menerima pemberkatan nikah di Gereja GKI Zoar Abeale Sentani. Keluarga istri saya yang kedua adalah jemaat gereja itu,” ujar Yonas.

Yonas juga menyebut pernyataan GIDI menyikapi pernikahannya yang kedua sangat emosional karena berisi ancaman pencabutan gelar kependetaan dan larangan melayani seumur hidup jika pendeta yang memberkatinya berasal dari denominasi GIDI atau pendeta GIDI.

“Saya sangat menyesalkan pernyataan presiden GIDI yang sangat emosional. Seharusnya sebagai pemimpin gereja, beliau wajib menjaga hubungan baik antara denominasi gereja-gereja di tanah Papua,” katanya.

(Baca Juga: Media Sosial Akan Menentukan Nasib Penggunanya di Masa Depan)

“Seharusnya masalah pernikahan ini tidak perlu muncul di publik, karena justru menimbulkan prasangka dan komentar miring tanpa mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. Melalui proses hukum ini, saya berharap semua tuduhan tersebut bisa diklarifikasi dan kasus serupa tidak berulang,” kata Yonas menambahkan.

Tokoh Suku Walak, Simon Kenelak menyesalkan postingan akun GIDI di media sosial facebook yang mempermasalahkan pernikahan kedua Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak.
Menurut Simon, pernikahan adalah hak pribadi seseorang sejauh tidak melanggar aturan hukum.

“Permasalahan ini seharusnya cukup diselesaikan melalui komunikasi antara pendeta dengan umatnya tanpa harus dibuka ke publik. Akibat postingan di media sosial menimbulkan tanggapan miring terhadap Yonas Kenelak yang notabene sebagai pejabat publik,” kata Simon. (Ern)

Berita terbaru

Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia
Tanah Papua2 minggu ago

Danbrigif 20/3 Kostrad Lepas 330 Prajurit Lattuk Raider

Timika, Haipapua.com – Komandan Batalyon Infanteri 755/20/3 Kostrad Mayor Inf Afrianto Dolly beserta 330 orang prajurit jajaran Brigif 20/3 Kostrad dilepas...

Tanah Papua1 bulan ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua1 bulan ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga2 bulan ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua2 bulan ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua2 bulan ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua2 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita2 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua2 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua3 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.