Connect with us
isidisini

Nasional

Uang Negara Harus Digunakan untuk Kepentingan Rakyat dan Bersih dari Tangan-Tangan Kotor

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo berpesan kepada jajarannya agar serius dalam melakukan pengelolaan keuangan negara yang ada di kementerian atau lembaga masing-masing. Sebab, kata Presiden, keseriusan melakukan pengelolaan keuangan negara adalah wujud dari tanggung jawab moral kepada rakyat Indonesia atas dana yang terhimpun dari masyarakat.

“Saya tidak akan bosan mengingatkan supaya kita benar-benar memperbaiki, membenahi, menjaga, dan memaksimalkan pengelolaan keuangan negara, keuangan rakyat. Ini adalah pertanggungjawaban konstitusional kita kepada negara serta pertanggungjawaban moral kita kepada rakyat. Yang namanya uang negara, uang rakyat, harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan bersih dari tangan-tangan kotor,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya pada penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Istana Negara, Jakarta, Senin (4/6/2018).

(Baca Juga: Ini 7 Pesan Jokowi untuk Pengelolaan APBN/APBD Tahun Anggaran 2018)

Dalam laporan tersebut, Pemerintah Pusat kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPP tahun 2017. Opini yang sama sebelumnya didapatkan Pemerintah Pusat untuk kali pertama dalam kurun waktu 12 tahun terakhir pada tahun lalu. Terkait hasil pemeriksaan tersebut, Kepala Negara mengungkapkan rasa syukurnya karena kembali berhasil meningkatkan pengelolaan dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN.

“Alhamdulillah, untuk dua tahun berturut-turut, pemerintah pusat mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian dari BPK untuk laporan hasil pemeriksaan LKPP tahun 2017. Ini patut kita syukuri dan saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras segenap jajaran di Kementerian Keuangan dan semua kementerian/lembaga pengguna APBN,” ucapnya.

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2017 kepada Presiden Jokowi. (Biro Pers Setpres)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara, menyampaikan bahwa sebanyak 80 Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) mendapatkan opini WTP. Jumlah tersebut mencapai 91 persen dan terjadi peningkatan dibanding tahun lalu dengan 74 laporan mendapatkan WTP. Sementara sebanyak 6 LKKL memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 2 LKKL memperoleh opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP).

“Saya melihat ada peningkatan jumlah entitas pemeriksaan yang mendapatkan WTP. Di tahun 2016, yang WTP ada 74 sekarang di 2017 menjadi 80. Kemudian yang WDP tahun 2016 ada 8, di 2017 masih 6. Dan yang mendapatkan TMP atau disclaimer menurun, di 2016 ada 6 dan di 2017 masih ada 2,” kata Presiden menanggapi laporan yang diberikan.

Penilaian TMP dan WDP

Terhadap kementerian maupun lembaga yang mendapatkan opini WDP dan khususnya TMP, Presiden Jokowi mengingatkan kepada jajaran terkait untuk segera membenahi pelaporan dan pengelolaan keuangan negara di kementerian atau lembaga masing-masing.

“Saya tadi tanya ke Pak Ketua (BPK), dua (TMP) ini siapa? Kesatu KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), kedua Bakamla (Badan Keamanan Laut). Sekarang disebut, kita sekarang terbuka saja. Kita harapkan tahun depan bisa diperbaiki sehingga tidak ada yang TMP. Syukur tidak ada lagi yang WDP, semuanya WTP,” ucapnya.

(Baca Juga: Komitmen Presiden Jokowi agar Divestasi Saham Freeport Transparan dan Bersih dari Konflik Kepentingan)

Selain dua kementerian atau lembaga yang masih mendapatkan opini TMP sebagaimana yang disebut Presiden, untuk diketahui, enam kementerian dan lembaga yang memperoleh opini WDP di tahun ini ialah Kementerian Pertahanan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komisi Nasional (Komnas) HAM, Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Lembaga Penyiaran Publik TVRI, dan Lembaga Penyiaran Publik RRI.

“Saya harap jumlah entitas pemeriksaan yang mendapatkan WTP akan terus bertambah dan yang mendapatkan WDP dan TMP akan hilang, tidak ada. Sehingga yang masih mendapatkan WDP dan TMP perlu melakukan terobosan-terobosan sehingga tahun ini lebih bagus lagi,” ujar Presiden. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua1 hari ago

KKSB Serang Pos TNI di Kenyam, 1 Orang Tewas dan 2 Luka Tembak

JAYAPURA, HaIPapua.com – Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya terluka dalam kontak tembak antara aparat dengan Kelompok Kriminal Separatis...

Tanah Papua1 hari ago

Hilang Sejak Sabtu Lalu, Karyawan Kontraktor PTFI Ditemukan Tewas di Kali Kabur

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang karyawan kontraktor PT Freeport Indonesia (PTFI) ditemukan meninggal dunia tertimbun pasir konsetrat di Kali (sungai) Kabur...

Tanah Papua2 hari ago

Nyaris Ditawan KKSB, 3 Guru SD Inpres Baluni Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Tiga orang guru SD Inpres Baluni yang nyaris ditawan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) akhirnya dievakuasi ke...

Tanah Papua4 hari ago

Binmas Noken Polri dan Polres Puncak Jaya Berikan Bibit Sayur Kepada Warga Muliambut

MULIA, HaiPapua.com – Satgas Binmas Noken bersama Polres Puncak Jaya kepada memberikan bibit tanaman sayuran kepada warga kampung Muliambut, Distrik...

Tanah Papua4 hari ago

DPRD Mimika Desak Pimpinan OPD Patuhi Instruksi Bupati Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

TIMIKA, HaIPapua.com – Anggota DPRD Mimika Den B Hagabal mendesak pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda)...

Tanah Papua4 hari ago

Anggota DPRD Mimika Soroti Dugaan Penggunaan Profil Pengusaha Asli untuk Mendapat Proyek

TIMIKA, HaIPapua.com – Anggota DPRD Mimika Den B Hagabal menyoroti dugaan penggunaan profil pengusaha asli Papua untuk mendapatkan proyek dari...

Nasional4 hari ago

Teknologi Mortar Busa untuk Konstruksi Infrastruktur di Tanah Lunak

JAKARTA, HaIPapua.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong jajarannya melakukan riset dan pengembangan bagi penyediaan...

Olahraga6 hari ago

Turnamen Persemi Cup II Resmi Bergulir

TIMIKA, HaiPapua.com – Turnamen sepak bola Persemi Cup II resmi bergulir setelah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika...

Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab
Tanah Papua6 hari ago

Pangdam Cenderawasih Lantik 465 Siswa Dikmaba

JAYAPURA, HaiPapua.com – Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab melantik 465 siswa Pendidikan Pertama Bintara...

Tanah Papua7 hari ago

Satgas TNI Tembak 2 Anggota KKSB di Distrik Yigi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tiga orang terluka dalam kontak tembak antara Satgas Penegakan Hukum TNI dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.