Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Timsus Polda Papua Gagalkan Jual Beli Senpi, Oknum Polri Ikut Diamankan

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian kembali menggagalkan transaksi jual beli senjata api (senpi) dan amunisi di Papua.

Informasi yang dihimpun di Jayapura, Timsus Polda Papua mendapat informasi terkait rencana jual beli senpi dan amunisi di sebuah rumah di BTN Gajah Mada, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani pada Senin (27/1/2020) malam.

Sejumlah personel Timsus lalu melakukan pengintaian di lokasi tersebut. Sekira pukul 23.00 WIT, terlihat 3 orang datang ke rumah tersebut menggunakan mobil avanza. Berselang 15 menit setelah 3 orang itu masuk ke dalam rumah, Timsus langsung melakukan penggerebekan.

(Baca Juga: 3 Anggota TNI Diamankan Terkait Skandal Jual Beli Amunisi dengan KKSB di Timika)

Dalam penggerebekan itu, Timsus mengamankan 4 orang yakni seorang oknum anggota Polri Brigpol MW bersama 3 warga sipil berinisial YN (33), JJ (40), dan NT.

Sementara barang bukti yang diamankan yakni senpi laras panjang jenis AK-47 dengan nomor seri 56120524, 2 magasin AK-47, 12 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, dan uang tunai sebesar Rp55 juta.

Setelah penggerebekan itu, ke-4 orang yang diamankan beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari sejumlah sumber, diperoleh informasi senjata AK-47 dengan nomor seri 56120524 pernah dipakai anggota satuan tugas yang pernah bertugas di Papua awal Januari 2019. Setelah penugasan berakhir, senjata berikut magasin dan amunisi dititipkan untuk dijual.

JJ (40) yang ikut ditangkap dalam penggerebekan itu, diketahui bertugas mencari pembeli dan akhirnya bertemu dengan NT, warga Kabupaten Yahukimo. Diduga, nilai transaksi penjualan senpi berikut amunisi sebesar Rp55 juta.

Polda Bantah Keterlibatan Anggota Polri

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal membenarkan pengungkapan transaksi jual beli senpi dan amunisi di Sentani, Kabupaten Jayapura. Kamal membenarkan ada 3 warga sipil yang diamankan bersama seorang anggota Polda Papua Brigpol MW.

“Saat dilakukan penangkapan, Brigpol MW sedang berada di lokasi kejadian, namun keberadaannya di situ hanya berkunjung,” ujar Kamal di Mapolda Papua, Jayapura, Selasa (28/1/2020).

(Baca Juga: TNI-Polri Gagalkan Transaksi Jual Beli Senpi, Satu Anggota KKSB Tewas Tertembak)

Disinggung mengenai informasi yang beredar luas melalui pesan WhatsApp, adanya keterlibatan oknum Polri dalam transaksi senpi dan amunisi secara tegas dibantah Kamal. Menurutnya, Brigpol MW tidak mengetahui ada transaksi senpi dan amunisi di tempat itu.

“Tidak ada keterlibatan anggota seperti informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp,” kata Kamal menegaskan.

Kamal menegaskan pihaknya masih menyelidiki NT, warga Yahukimo yang kedapatan hendak membeli senpi dan keterkaitannya dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Selain itu, penyidik juga masih menyelidi asal senpi AK-47 yang diperjualbelikan tersebut.

“Kalau (senpi) AK-47 semua satuan ada, baik rekan kami di TNI maupun kami. Namun yang jelas kami dalami dari mana senjata diperoleh,” ucapnya.

Terancam Dipecat Tidak Hormat

Beberapa waktu sebelum kejadian ini, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw telah mengingatkan jika ada anggotanya yang terlibat jual beli senpi dan amunisi maka akan dikenai sanksi pemecatan tidak hormat dan diproses hukum.

“Pada prinsipnya bagi mereka yang terindikasi atau kita bisa buktikan keterlibatannya (jual beli senpi dan amunisi), tidak ada kata maaf, pasti kita pecat dengan tidak hormat dan kita proses hukum,” ujar Waterpauw, di RS Mitra Masyarakat Timika, Kabupaten Mimika, awal Januari 2020.

“Masih banyak anggota kita yang jauh lebih baik, daripada satu dua yang bikin masalah dengan cara-cara seperti ini,” katanya menegaskan. (Ong/Mas)

Berita terbaru

Berita2 hari ago

Bupati Mimika Minta Pengadaan Alkes Melalui Perusahaan Swasta

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta Menteri Dalam negeri Tito Karnavian untuk mengizinkan pengadaan alat kesehatan dalam rangka...

Berita2 hari ago

Wabup Mimika Minta Warga Manfaatkan Waktu Dengan Baik Di Tengah Pendemi Covid-19

TIMIKA, HaiPapua.com – Wakil Bupati Mimika Yohannis Rettob mengimbau masyarakat kabupaten Mimika secara khusus di wilayah kota Timika agar memanfaatkan...

Berita2 hari ago

Bupati Mimika Perpanjang Masa Karantina Wilayah Hingga 23 April

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Timika, Jumat (03/04/2020) mengumumkan perpanjangnan waktu karantina wilayah di kabupaten Mimika hingga...

Tanah Papua3 hari ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita4 hari ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua4 hari ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua5 hari ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua6 hari ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua6 hari ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua6 hari ago

KKSB Serang Kantor Freeport Kuala Kencana, Satu Pekerja Asing Tewas

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua pekerja tertembak akibat penyerangan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Senin (30/3/2020)....

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.