Connect with us

Tanah Papua

Tim Terpadu Penanggulangan Campak dan Gizi Buruk Disebar ke 19 Distrik

Published

on

AGATS, HaIPapua.com – Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) Asmat bersama Tim Penanggulangan Wabah Campak dan Gizi Buruk Kabupaten Asmat telah mengirim 8 Tim Kesehatan untuk melakukan pengobatan di 19 distrik (kecamatan) di Kabupaten Asmat, Rabu (17/1/2018)

Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) Asmat, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mengatakan setiap tim membawa 2 dokter dari Satgas Kesehatan TNI, 1 pelayan dan 2 orang tenaga medis Kabupaten Asmat.

“Setelah tiba di Agats, Tim Kesehatan langsung bekerja dan melibatkan 2 orang dokter ahli di RSUD Agats. Dari rapat koordinasi juga diketahui 8 titik dari 19 kecamatan yang menjadi fokus penanggulangan wabah campak dan gizi buruk ini,” kata Asep yang juga menjabat sebagai Komandan Korem 174/ATW.

(Baca Juga: Satgas Kesehatan TNI Penanggulangan Campak Tiba di Asmat)

Menurut Asep, operasi bakti sosial TNI ini rencananya akan berlangsung selama sebulan dan akan dievaluasi setiap 10 hari. Tim yang dikirim tersebut akan melakukan pemeriksaan, pengobatan, pemberian imunisasi dan makanan tambahan.

“Kami berterima kasih kepada Pemda Asmat yang sudah bergerak lebih dulu meski terkendala transportasi, tenaga dokter dan makanan penambah gizi untuk penderita gizi buruk. Dengan adanya tim dari Mabes TNI maka operasi penanggulangan ini menjadi terpadu dan diharapkan berjalan dengan baik,” kata Asep di Posko Terpadu Penanggulangan Campak dan Gizi Buruk di Kantor Kesbangpol Kabupaten Asmat, Rabu (17/1).

Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu mengungkapkan munculnya wabah campak pertama kali terdeteksi pada September 2017 dan mencuat pada awal Januari 2018. Untuk memastikan kondisi di lapangan, kata Elisa, Pemda Asmat lalu menerjunkan tim ke 4 kecamatan yakni Pulau Tiga, Fayit, Suator dan Sirets.

“Rupanya kondisi sudah parah, wabah campak dan gizi buruk sudah terjadi hampir di seluruh Kabupaten Asmat di Utara, Selatan dan Timur. Kami lalu memutuskan kondisi darurat dan membuat tim penanggulangan wabah campak dan gizi buruk,” kata Elisa di Posko Terpadu, Rabu (17/1).

(Baca Juga: 57 Anak Meninggal Karena Campak, Pemda Asmat Bentuk Tim Penanggulangan)

Ia bersyukur karena kondisi yang dialami masyarakat Asmat kemudian di respon oleh Presiden Joko Widodo dan Mabes TNI langsung menurun tim ke Asmat.

“Terima kasih karena kami mendapat dukungan dari Tim satgas yang dipimpin oleh Danrem 174. Kami punya akses terbatas dan kemampuan kami juga terbatas, namun dengan keterlibatan tim satgas ini menjadi kekuatan baru bagi kami,” Ujar Elisa.

Jika 8 tim terpadu yang dikirim ke kampung-kampung, diharapkan dalam 5 hari akan menjangkau sebagian besar distrik di Asmat, kecuali Distrik Suru-Suru yang berbatasan dengan Yahukimo dan Distrik Korowai yang berbatasan dengan Kabupaten Yahukimo dan Mappi. Jika dimungkinkan, kata Elisa, pihaknya akan meminta bantuan pihak TNI agar membantu melakukan distribusi bantuan melalui udara, seperti Helikopter TNI.

“Atas nama masyarakat Asmat dan pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kami kepada Presiden melalui panglima TNI dan pihak Kemensos yang sudah peduli kepada kami. Dengan kehadiran berbagai pihak di Asmat akan membuka kondisi sebenarnya yang terjadi di Asmat,” kata Elisa. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua3 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua3 hari ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua4 hari ago

Tim SAR Temukan 12 Jenazah Di Antara Puing Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi puing Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 pada Jumat (14/2/2020) siang, sekitar pukul...

Tanah Papua4 hari ago

DKPP Berhentikan Anggota KPU Mimika Dedy Nataniel Mamboay

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Dedy Nataniel Mamboay selaku anggota Komisi Pemilihan...

Tanah Papua5 hari ago

Norman Ditubun Menggagas Pendirian Perpustakaan Kampung Nawaripi

TIMIKA, HaIPapua.com – Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi, distrik Wania, Mimika, Papua menggagas berdirinya perpustakaan di kampung Nawaripi. Norman yang...

Tanah Papua5 hari ago

Satu SST Tim Evakuasi Diterjunkan Dekat Lokasi Kecelakaan Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya memulai proses evakuasi terhadap kru dan penumpang Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138, Kamis (13/2/2020)...

Tanah Papua5 hari ago

Danrem 172: Cuaca Ekstrem Jadi Kendala Utama Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR terus mematangkan persiapan evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 yang jatuh di Pegunungan Mandala, Distrik (kecamatan)...

Nasional5 hari ago

Kecam Aksi Intoleransi, Presiden Perintah Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleran

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait kasus intoleransi yang terjadi di Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung...

Nasional6 hari ago

Presiden Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Sebagai Kepala Bakamla

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla). Pelantikan tersebut...

Tanah Papua6 hari ago

Polres Pegunungan Bintang Siapkan Satu Peleton Dukung Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Polres Pegunungan Bintang menyiapkan satu peleton personel untuk mendukung evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138. Seperti diberitakan sebelumnya,...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.