Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Tim SAR Berhasil Evakuasi 4 Jenazah Awak Pesawat Twin Otter PK-CDC

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi 4 jenazah awak pesawat Twin Otter PK-CDC di daerah pegunungan di Distrik (kecamatan) Hoya, Kabupaten Mimika, Rabu (25/9/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim SAR menemukan puing pesawat di tebing pada ketinggian 13.453 kaki atau sekitar 4.100 meter di atas permukaan laut, pada koordinat 04° 7′ 27,11″ Lintang Selatan dan 137° 29′ 18,36″ Bujur Timur.

(Baca Juga: Pencarian Pesawat Twin Otter PK-CDC Diperpanjang 3 Hari)

Direktur Operasi Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional Brigjen TNI (Mar) Budi Purnomo mengatakan keberhasilan itu bermula ketika Heli SA-315B PK-IWV yang dikemudikan Capt Brent Harvey berhasil menurunkan 4 orang Tim SAR di lokasi.

“Heli milik PT Intan Angkasa Air Service itu melakukan 2 kali penerbangan dari Ilaga, Kabupaten Puncak membawa 4 anggota SAR ke lokasi,” ujar Budi Purnomo di Posko SAR Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Rabu (25/9/2019).

Pilot Heli SA-315B PK-IWV Capt Brent Harvey sedang mempersiapkan upaya evakuasi bersama Tim SAR di Bandar Udara Ilaga, Kabupaten Puncak. (ist/Tim SAR)

Penerbangan pertama pada pukul 06.00 WIT, Heli SA-315B PK-IWV berhasil mendaratkan 2 anggota SAR di lokasi dan kembali ke Ilaga pada pukul 06.19 WIT. Selanjutnya pada pukul 06.21 WIT, heli kembali terbang ke lokasi membawa 2 anggota SAR, lalu balik ke Ilaga.

“Dua anggota SAR yang pertama dari spesial grup Basarnas dan dua anggota berikutnya adalah regu penolong,” kata Budi Purnomo.

Pada pukul 07.38 WIT, heli kembali terbang ke lokasi dan kembali ke Ilaga membawa 3 kantung jenazah. Selanjutnya kembali terbang ke lokasi pada pukul 08.10 WIT dan kembali membawa puing pesawat.

Pada pukul 08.30 WIT, heli sempat terbang ke lokasi hendak menjemput 4 anggota Tim SAR, tapi terkendala cuaca buruk sehingga heli terpaksa kembali ke Ilaga.

“Setelah menunggu cuaca membaik, pada pukul 09.55 WIT, heli kembali ke lokasi dan berhasil mengangkut 4 anggota Tim SAR beserta satu kantong jenazah ke Ilaga,” paparnya.

(Baca Juga: Puing Pesawat Twin Otter PK-CDC Ditemukan di Tebing pada Ketinggian 4.100 Meter)

4 Anggota Tim SAR diterjunkan ke lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air PK-CDC di daerah pegunungan di Distrik Hoya, Kabupaten Mimika. (ist/Tim SAR)

Ke-4 jenazah yang sudah terkumpul di Ilaga, selanjutnya dibawa ke Timika menggunakan pesawat Twin Otter PK-CDJ. Menurut Budi Purnomo, jenazah selanjutnya akan dibawa ke RSUD Mimika untuk proses identifikasi.

“Setelah 4 jenazah awak pesawat dievakuasi, maka operasi SAR gabungan dinyatakan selesai. Selanjutnya Tim SAR akan membantu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menemukan black box,” tutur Budi Purnomo.

Enam Kali Penerbangan

Di tempat yang sama, Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika Letkol Pnb Sugeng Sugiharto mengucap syukur atas keberhasilan Tim SAR mengevakuasi 4 jenazah awak pesawat.

Sejak penemuan lokasi puing pesawat pada Minggu (22/9/2019), Tim SAR kesulitan menjangkau lokasi karena kendala cuaca dan teknis pendaratan di lokasi

“Untuk proses evakuasi ini, Heli SA-315B PK-IWV dari PT Intan melakukan 6 kali penerbangan dari Ilaga ke lokasi,” ujar Sugeng.

12 personel Brimob kembali ke Timika setelah sempat bermalam di Kampung Mamontoga, Distrik Hoya membantu evakuasi pesawat twin otter PK-CDC. (ist/Tim SAR)

Usai evakuasi, kata Sugeng, 2 Heli Bell 412 Polri juga sudah menjemput 12 personel Brimob yang sempat ditempatkan di Kampung Mamontoga, Distrik Hoya.

“Semua anggota Tim SAR dan pendukung sudah ditarik kembali ke Ilaga dan Timika,” katanya.
Sementara untuk pencarian black box bersama KNKT, 2 anggota SAR dan 2 anggota Indonesian Vertical Rescue sudah berada di Ilaga.

(Baca Juga: Pesawat Twin Otter Rimbun Air PK-CDC Hilang Kontak di Kabupaten Puncak)

“Rencananya mulai besok mereka akan mencari black box berupa perekam data penerbangan (FDR) dan perekam suara kokpit (CVR),” ucap Sugeng.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Twin Otter PK-CDC jenis DHC-6 milik PT Carpediem Aviasi Mandiri hilang kontak dalam penerbangan dari Timika menuju Ilaga pada Rabu (18/9/2019) lalu.

Dalam penerbangan itu, pesawat yang dikemudikan Capt Dasep Sobirin dan Co-pilot Yudra Tutuko mengangkut 1,6 ton beras bulog. Ikut dalam penerbangan itu, mekanik Ujang dan seorang penumpang Bharada Hadi Utomo. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua3 hari ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga3 minggu ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua3 minggu ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua3 minggu ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua1 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita1 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua1 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua1 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua1 bulan ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Berita1 bulan ago

Pasien sembuh COVID-19 di Mimika terbanyak di Papua

TIMIKA, HaiPapua.com – Kabupaten Mimika tercatat sebagai daerah dengan jumlah pasien sembuh terbanyak dari kasus COVID-19 di Provinsi Papua, yakni...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.