Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Tiga Terdakwa Penjual Amunisi Menanti Vonis di Pengadilan Negeri Timika

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Kasus jual beli amunisi yang melibatkan 3 warga Timika segera memasuki sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Timika.

Dua pekan lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutan terhadap ketiga terdakwa dan menyatakan mereka bersalah melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurut Nomor 12 Tahun 1951 Jo Pasal 55 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Billy Grahaem Devis Palandi alias Billy (24) dan Beffly Arthur Fernandito alias Befly (23) yang disidang dalam berkas yang sama dituntut JPU dengan hukuman 5 tahun penjara. Sementara itu, Jefri Albinus Bees alias Jefri (22) yang disidang dalam berkas terpisah dituntut JPU dengan hukuman 6 tahun penjara.

(Baca Juga: 3 Anggota TNI Diamankan Terkait Skandal Jual Beli Amunisi dengan KKSB di Timika)

Dari rangkaian persidangan terhadap ketiga terdakwa terungkap bahwa aksi mereka melibatkan 4 oknum anggota TNI. Ke-4 oknum anggota TNI tersebut yakni Pratu DAT anggota Kodim 1710 Mimika, Pratu OPM dan WI anggota Brigif 20 IJK, serta Pratu MSF anggota Yonif 754 ENK.

Pengakuan terdakwa, mereka berperan sebagai kurir dan penghubung dengan pembeli amunisi yang dipasok oleh ke-4 oknum anggota TNI.

Jual Ribuan Amunisi ke KKSB

Keterangan Jefri (22) dalam persidangan terungkap bahwa kedekatannya dengan Pratu OPM dan Pratu DAT karena sebelumnya telah bekerja sama berbisnis kepiting (karaka).

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek ini mulai menjadi kurir jual beli amunisi pada November 2018 dan berlanjut hingga Juli 2019 ketika akhirnya ditangkap tim gabungan TNI-Polri.

Selama aksinya, Jefri (22) telah menjual kurang lebih 2.365 amunisi, yakni 2.300 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, 5 butir amunisi kaliber 9 milimeter, dan 2 buah magasin berisi masing-masing 30 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.

Jefri (22) mengaku menjual amunisi kaliber 5,56 milimeter dengan harga Rp100 per butir, sementara untuk amunisi kaliber 9 milimeter dijual Rp300 ribu per butir.

(Baca Juga: Penumpang Tujuan Yahukimo Kedapatan Bawa 153 Butir Amunisi di Bandara Timika)

Sementara itu, dari berkas terpisah dengan terdakwa Billy (24) dan Befly (23) diketahui keduanya adalah adik kandung Pratu MSF. Sebelum diamankan, keduanya sempat menjual 300 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter dengan harga Rp200 ribu per butir.

Hal yang memberatkan ke-3 terdakwa, karena perbuatan mereka telah menimbulkan ketakutan dan ketidaknyamanan warga, serta tidak mendukung program pemerintah memberantas kelompok separatis.

Sementara hal yang meringankan terdakwa, karena ketiganya belum pernah dihukum, kooperatif, dan telah menyampaikan penyesalannya dalam persidangan. Selain itu, ketiga terdakwa adalah tulang punggung bagi keluarganya.

(Baca Juga: Jual Amunisi ke KKSB, Oknum Anggota Kodim 1710 Mimika Diancam Hukuman Mati)

Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri menangkap sejumlah warga sipil dan anggota TNI terkait kasus jual beli amunisi dengan anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Timika, Kabupaten Mimika pada 25 Juli 2019 lalu.

Tiga warga sipil yang diamankan kemudian menjalani proses hukum di Polres Mimika. Sementara itu oknum anggota TNI diamankan di tempat terpisah yakni di Pomdam XVII Cenderawasih dan Markas Divisi Infateri III Kostrad di Karingo, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Ong)

Berita terbaru

Nasional9 jam ago

Teknologi Mortar Busa untuk Konstruksi Infrastruktur di Tanah Lunak

JAKARTA, HaIPapua.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong jajarannya melakukan riset dan pengembangan bagi penyediaan...

Olahraga2 hari ago

Turnamen Persemi Cup II Resmi Bergulir

TIMIKA, HaiPapua.com – Turnamen sepak bola Persemi Cup II resmi bergulir setelah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika...

Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab
Tanah Papua2 hari ago

Pangdam Cenderawasih Lantik 465 Siswa Dikmaba

JAYAPURA, HaiPapua.com – Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab melantik 465 siswa Pendidikan Pertama Bintara...

Olahraga4 hari ago

Komisi V DPRP Memonitor Kesiapan PON XX di Timika

TIMIKA, HaiPapua.com – Setelah membentuk Panitia Kerja (Panja) PON XX/2020, Komisi V DPRD Provinsi Papua memonitor dua kabupaten sebagai cluster...

Tanah Papua5 hari ago

Kapolda Papua Imbau Kembalikan Barang Milik Korban Helikopter MI-17

TIMIKA, HaiPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau mengimbau masyarakat yang menemukan barang-barang milik korban kecelakaan helikopter MI-17 untuk...

Tanah Papua6 hari ago

Polres Mimika Akan Luncurkan “Mimika Tertib Lalu Lintas”

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika akan mengelar kegiatan bertajuk “Mimika Tertib Lalu Lintas” atau MTL. Kegiatan ini rencananya akan...

Nasional6 hari ago

Komnas HAM: Kasus Paniai Berdarah adalah Peristiwa Pelanggaran HAM Berat

JAKARTA, HaIPapua.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyimpulkan bahwa peristiwa Paniai Berdarah yang terjadi 7 –...

Tanah Papua1 minggu ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua1 minggu ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua1 minggu ago

Tim SAR Temukan 12 Jenazah Di Antara Puing Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi puing Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 pada Jumat (14/2/2020) siang, sekitar pukul...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.