Connect with us

Tanah Papua

Teror Penembakan di Kompleks Pemukiman Karyawan PTFI di Mil 66 Tembagapura

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Teror penembakan di areal perusahaan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali terjadi di Distrik Tembagapura, Jumat (27/4/2018) pagi. Informasi yang dihimpun di Tembagapura, sekitar pukul 07.40 WIT, sebuah kendaraan operasional PTFI jenis Toyota LWB dengan nomor lambung 01.5222 diberondong tembakan dari orang tak dikenal (OTK).

Kejadian berlangsung di perumahan karyawan PTFI di Hidden Valley Mil 66, Distrik Tembagapura. Saat itu karyawan ekspatriat PTFI asal Afrika Selatan, Morne Francis Ras yang tinggal di 1025-B Hidden Valley sedang berjalan menuju mobil. Sebelum masuk ke mobil, tiba-tiba mobil tersebut diberondong tembakan dari arah perbukitan. Mendengar suara tembakan, Morne langsung tiarap berlindung dibalik mobil.

(Baca Juga: Kapolda: Teror KKSB di Tembagapura tidak Terkait Divestasi Saham Freeport)

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun beberapa bagian mobil berlubang akibat terkena peluru diantaranya di kap mesin depan, kaca spion kanan, dan bodi sebelah kanan terdapat dua lubang bekas tembakan. Kurang lebih 10 menit setelah kejadian, anggota Satgas Amole bersama petugas medis datang ke lokasi kejadian. Sementara otoritas Kota Tembagapura membunyikan sirene tanda bahaya meminta semua karyawan untuk tidak keluar dari ruangan.

Pasca kejadian, Morne sekeluarga dievakuasi ke RS SOS Tembagapura untuk menjalani pemeriksaan karena khawatir mengalami trauma akibat kejadian itu.

kendaraan operasional PTFI Toyota LWB nomor lambung 01.5222 yang dipakai Morne ditembak OTK di Kompleks Perumahan Karyawan PTFI di Hidden Valley mil 66 Tembagapura. (ist)

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto membenarkan kejadian itu. Ia menduga penembakan dilakukan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang selama ini mengganggu keamanan di wilayah Tembagapura. “Benar, tadi pagi terjadi penembakan oleh KKB terhadap mobil yang terparkir di depan rumah karyawan WNA (warga negara asing),” kata Agung yang ditemui di Timika, Jumat (27/4/2018) siang.

Agung mengatakan, beberapa saat setelah kejadian anggota Satgas Pengamanan Objek Vital Nasional (Pam Obvitasnas) PTFI Amole telah berada di lokasi kejadian dan menemukan beberapa selongsong peluru. “Satgas Amole sedang mengejar para pelaku,” kata Agung.

(Baca Juga: Kapolda Papua Minta Para Bupati Gunakan Pendekatan Kultural Rangkul Anggota KKB)

Menurutnya, KKSB sengaja menjadikan areal PTFI sebagai tempat melakukan aksinya untuk mencari perhatian. Karena, jika mereka melakukan aksi penembakan di wilayah pegunungan, gaungnya tidak sebesar jika mereka melakukan aksi penyerangan di areal tambang emas raksasa ini.

“Aksi penembakan masih terus terjadi di areal PTFI untuk menarik perhatian Pemerintah bahkan dunia, sehingga itu yang menjadi target mereka,” ucap Agung. (Rex)

Berita terbaru

Nasional23 jam ago

Presiden Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk 2020

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat berpartisipasi dan menyukseskan Sensus Penduduk 2020. Presiden mengatakan data kependudukan yang valid...

Nasional2 hari ago

Presiden Jokowi: Kedaulatan NKRI Harga Mati, Tidak Ada Tawar Menawar

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa isu utama yang paling penting dalam pertahanan negara adalah kedaulatan. Karena itu,...

Tanah Papua3 hari ago

TNI-Polri Gagalkan Transaksi Jual Beli Senpi, Satu Anggota KKSB Tewas Tertembak

NABIRE, HaIPapua.com – Tim gabungan TNI-Polri berhasil menggagalkan transaksi jual beli senjata api (senpi) di Kampung Nifasi, Distrik (kecamatan) Makimi,...

Ekonomi4 hari ago

Tunggakan Puluhan Miliar, PDAM Jayapura Akan Tertibkan Pelanggan Nakal

JAYAPURA, HaIPapua.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Jayapura akan melakukan penertiban besar-besaran pelanggan yang menunggak pembayaran rekening air....

Tanah Papua5 hari ago

85 Prajurit Kodam Jaya Diperbantukan di Sejumlah Satuan Teritorial Baru di Papua

JAYAPURA, HaIPapua.com – Sebanyak 85 prajurit TNI-AD dari Kodam Jayakarta yang akan diperbantukan di Kodam XVII Cenderawasih tiba di Bandar...

Tanah Papua5 hari ago

Legislator Desak Polisi Atasi Begal di Timika

TIMIKA, HaIPapua – Legislator DPRD Mimika, Papua, Tansil Ashari mendesak aparat kepolisian resort Mimika untuk segera mengatasi aksi pembegalan yang...

Tanah Papua6 hari ago

Tiga Terdakwa Penjual Amunisi Menanti Vonis di Pengadilan Negeri Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Kasus jual beli amunisi yang melibatkan 3 warga Timika segera memasuki sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN)...

Tanah Papua1 minggu ago

LMA Tsingwarop Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat Tiga Kampung

TIMIKA, HaIPapua.com – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tsinga, Waa/Banti dan Aroanop (Tsingwarop) berkomitmen memperjuangkan hak-hak dasar warga dari tiga kampung...

Tanah Papua1 minggu ago

Kegiatan Belajar Mengajar di SD YPPK Titigi Belum Aktif

TIMIKA, HaIPapua.com – Usai libur Natal dan Tahun Baru, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD YPPK Titigi, Kabupaten Intan Jaya...

Nasional1 minggu ago

BMKG: Kecil Kemungkinan Asap dari Australia Menyebar ke Wilayah Indonesia

JAKARTA, HaIPapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai kecil kemungkinan asap dari kebakaran hutan di Australia akan menyebar...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.