Connect with us

Tanah Papua

Terlibat Kasus Makar, WNA Asal Polandia Divonis 5 Tahun Penjara di PN Wamena

Published

on

WAMENA, HaIPapua.com – Jakub Fabian Skrzypski (39), warga negara Polandia yang didakwa terlibat kasus makar divonis pidana penjara selama 5 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Wamena, kabupaten Jayawijaya, Kamis (2/5/2019) sore. Terdakwa lain dalam kasus ini, Simon Magal (26) dijatuhi hukuman 4 tahun penjara.

Dalam sidang pembacaan putusan, Majelis Hakim PN Wamena berkesimpulan bahwa kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 106 juncto Pasal 87 junctoPasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Jakub Fabian Skrzypski dengan pidana penjara selama 5 tahun dan terdakwa II Simon Magal alias Simon Carlos Magal dengan pidana penjara selama 4 tahun yang dikurangi dengan masa penahanan yang telah dijalani para terdakwa,” ujar Ketua Majelis Hakim Yajid SH didampingi 2 orang Hakim Anggota, Roberto Naibaho SH dan Ottow Siagian SH.

(Baca Juga: Diamankan Bersama Anggota KKSB, Turis Asal Polandia Jadi Tersangka Kasus Makar)

Dalam putusannya, Majelis Hakim juga memerintahkan kedua terdakwa tetap berada dalam tahanan dan membayar biaya perkara sebanyak Rp2 ribu. “Mengembalikan semua barang bukti kepada penyidik Kepolisian Daerah Papua,” kata Yajid.

Sebelum menutup sidang, Ketua Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa untuk berkonsultasi dengan kuasa hukum mereka, Latifah Anum Siregar dan David Maturbongs.

“Kami akan mengajukan banding terhadap putusan Majelis Hakim,” kata salah seorang kuasa hukum terdakwa.

Sidang kasus makar dengan terdakwa WNA asal Polandia Jakub Fabian (39) (tengah) dan Simon Magal (26) di Pengadilan Negeri Wamena, kabupaten Jayawijaya, Kamis (2/5/2019). (ist)

Penyuplai Amunisi

Jakub Fabian Skrzypski (39) diamankan Satgassus Polda Papua dari sebuah hotel di Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Minggu (26/8/2018). Saat itu, ia diamankan bersama sejumlah anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang diduga penyuplai senjata untuk pentolan TPN-OPM di Kecamatan Yambi, kabupaten Puncak Jaya, Lekagak Telenggen.

Dalam penangkapan itu, Satgassus Polda Papua mengamankan barang bukti 139 butir amunisi di rumah salah seorang yang diamankan di Elelim, kabupaten Yalimo. Dari pengembangan kasus tersebut, Satgassus Polda Papua kemudian mengamankan seorang warga kabupaten Mimika bernama Simon Magal (26) di Jalan Budi Utomo Timika pada Sabtu (1/9/2018).

(Baca Juga: Transaksi Senjata Api dengan WNA Polandia, SM Diciduk Satgassus Polda Papua di Timika)

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan dari pengembangkan yang dilakukan penyidik ditemukan percakapan antara Jakub (39) dengan Simon Magal (26) terkait jual beli senjata dan amunisi.

Dari pengembangan lebih jauh, kata Kamal, diketahui bahwa Simon Magal (26) adalah simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diketahui berafiliasi dengan kelompok pro kemerdekaan Papua.

“Jakub (39) dan Simon Magal (26) disangkakan melakukan tindak pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar yang melanggar Pasal 106 KUHP. Selain itu, keduanya juga disangkakan melanggar Pasal 55 KUHP tentang percobaan tindak kejahatan,” ujar Kamal. (Mas)

Berita terbaru

Tanah Papua10 jam ago

Kodam Cenderawasih Akan Investigasi Tertembaknya 7 Warga di Kabupaten Puncak

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kodam XVII Cenderawasih menyampaikan duka cita menyusul jatuhnya korban jiwa dari warga sipil dalam insiden kontak tembak...

Tanah Papua14 jam ago

Kontak Tembak di Kabupaten Puncak, 3 Warga Sipil Tewas

TIMIKA, HaIPapua.com – Empat warga korban kontak tembak di Kabupaten Puncak, dievakuasi ke RSUD Mimika, Kabupaten Mimika, Rabu (18/9/2019) siang....

Nasional1 minggu ago

Presiden Jokowi Kaji Usulan Pemekaran Wilayah di Papua

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo berjanji akan menindaklanjuti aspirasi pemekaran wilayah di Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan Presiden saat...

Nasional1 minggu ago

Presiden Akan Tempatkan 1.000 Sarjana Muda Papua di BUMN

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo bertemu dengan 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Dalam pertemuan itu,...

Tanah Papua1 minggu ago

Ratusan Mahasiswa Tinggalkan Kota Studi, Gubernur Papua Kelabakan

JAYAPURA, HaIPapua.com – Mulutmu harimaumu. Slogan ini mungkin menggambarkan respons emosional Gubernur Papua Lukas Enembe menanggapi insiden di Asrama Mahasiswa...

Tanah Papua1 minggu ago

Polisi Amankan 20 Simpatisan ULMWP yang Diduga Terlibat Kerusuhan Jayapura

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian terus memburu pelaku perusakan dan pembakaran dalam unjuk rasa anti-rasis yang berujung kerusuhan di Jayapura, Kamis...

Tanah Papua2 minggu ago

Polisi Temukan Empat Jasad Pendulang dalam Kondisi Hangus

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian Resor Asmat menemukan 4 jasad dalam kondisi hangus saat melakukan penyisiran di lokasi tambang emas ilegal...

Tanah Papua2 minggu ago

3 Pendulang Luka Bacok Diserang OTK di Distrik Seradala, Yahukimo

TANAH MERAH, HaIPapua.com – Tiga pendulang emas tradisional dari Distrik (kecamatan) Seradala, Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke RSUD Boven Digoel, Kabupaten...

Nasional2 minggu ago

Presiden Santap Siang Bersama Pemenang Festival Gapura Cinta Negeri Asal Papua

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo secara khusus mengundang pemenang Festival Gapura Cinta Negeri asal Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten...

Tanah Papua2 minggu ago

Kantor Imigrasi Sorong Deportasi 4 WNA Pendukung Papua Merdeka

SORONG, HaIPapua.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong mendeportasi 4 warga negara asing (WNA) asal Australia, Senin (2/9/2019). Ke-4...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.