Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Sidang Pidana Pemilu Komisioner KPUD Mimika Rencana Dipindah ke Jayapura

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto membenarkan berkas perkara 4 komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan 2 anggota Panwaslu Mimika sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua atau dinyatakan P-21. Setelah pelimpahan berkas perkara, kata Agung, kasus pidana pemilu ini akan segera disidangkan.

“Benar, berkas perkara hasil penyidikan Gakkumdu Provinsi Papua sudah dilimpahkan ke Kejaksaan dan rencananya akan disidangkan di Pengadilan Negeri Mimika, karena Kabupaten Mimika menjadi locus delicti atau tempat kejadian perkara,” kata Agung di Timika, Kamis (17/5/2018) malam.

(Baca Juga: Kapolres Mimika Janji Usut Tuntas Aksi Anarkis Pendukung Paslon HAM di Hotel 66)

Menurut Agung, pihaknya bersama Kepala Kejaksaan Negeri Mimika dan Kepala Pengadilan Negeri Mimika berencana mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung (MA) agar lokasi sidang dipindahkan ke Jayapura dengan pertimbangan keamanan. Jika sidang kasus pidana pemilu tetap dilaksanakan di Timika, Agung khawatir akan mengganggu konsentrasi personelnya mengamankan pelaksanaan tahapan pilkada Mimika.

“Malam ini setelah tarawih, saya diundang Pak Ketua PN dan Kejari membahas rencana pemindahan sidang perkara pidana pemilu ini ke Jayapura karena pertimbangan keamanan. Semoga MA mengabulkan permohonan ini,” ujar Agung.

Sebelumnya, kuasa hukum pasangan calon petahana Bupati Mimika Eltinus Omaleng – Johannes Rettob (OMTOB) mengadukan dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan komisioner KPUD. Mereka dilaporkan atas dugaan melakukan tindak pidana pemilu dengan berupaya menghilangkan hak seseorang menjadi kepala daerah dan meloloskan pasangan yang seharusnya tidak memenuhi syarat.

Terhadap komisioner KPUD Mimika disangkakan melanggar Pasal 180 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi UU, atas dugaan berupaya menghilangkan hak pasangan OMTOB untuk maju pada pilkada Mimika.

Jika terbukti melakukan tindak pidana tersebut, ke-4 komisioner KPUD Mimika akan dipidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan. Selain itu, juga dijatuhi denda paling sedikit Rp36 juta dan paling banyak Rp72 juta.

(Baca Juga: Empat Komisioner KPUD Mimika Jadi Tersangka Dugaan Tindak Pidana Pemilu)

Selain itu, komisioner KPUD Mimika juga disangkakan melanggar Pasal 180 ayat (2) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi UU, karena sengaja meloloskan pasangan Hans Magal – Abdul Muis (HAM), dimana calon Wakil Bupati Abdul Muis sudah pernah menjabat Bupati Mimika.

Jika terbukti melakukan tindak pidana ini maka komisioner KPUD Mimika akan dipidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan. Selain itu, juga dijatuhi denda paling sedikit Rp36 juta dan paling banyak Rp96 juta. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita3 hari ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua7 hari ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua1 minggu ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Berita2 minggu ago

Pasien sembuh COVID-19 di Mimika terbanyak di Papua

TIMIKA, HaiPapua.com – Kabupaten Mimika tercatat sebagai daerah dengan jumlah pasien sembuh terbanyak dari kasus COVID-19 di Provinsi Papua, yakni...

Tanah Papua2 minggu ago

Tim SAR Timika Cari Nelayan Korban Logboat Terbalik di Muara Moroga

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Sabtu (23/05/2020) siang mengerahkan sejumlah personel rescue di muara kampung...

Ekonomi4 minggu ago

Kampung Nawaripi Siapkan Data KK Terkait Bansos Sembako Pemkab Mimika

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sedang mempersiapkan data jumlah kepala keluarga (KK) agar segera diusulkan kepada Pemerintah...

Berita4 minggu ago

Sebanyak 770 Penghuni SATP Diisolasi Selama Pandemi Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menjamin keberadaan sebanyak 770 siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP)...

Berita1 bulan ago

Kadinkes Mimika: Nakes Meninggal di Agimuga Bukan Karena Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynol Ubra menegaskan, salah satu tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Agimuga yang meninggal...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.