Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Satgas Yonif PR 328/DGH Pos Koya Koso Amankan 2 Warga Membawa Senpi

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Para Raider 328/Dirgahayu (DGH) mengamankan dua orang yang kedapatan membawa senjata api di Koya Koso, Distrik (kecamatan) Abepura, Kota Jayapura, Minggu (9/6/2019) kemarin.

Komandan Satgas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari mengatakan kedua warga yang diamankan yakni JB (27) yang tertangkap membawa senpi laras pendek jenis FN dan YK (24) yang kedapatan membawa pistol air soft gun beserta amunisinya.

“Kedua orang tersebut beserta barang bukti sudah diamankan ke Markas Korem 172/PWY untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Erwin di Jayapura, Senin (10/6/2019).

(Baca Juga: Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Amankan Senpi Rakitan dan Amunisi)

Erwin mengungkapkan awal mula penangkapan dua orang itu ketika Satgas Yonif PR 328/DGH Pos Koya Koso yang dipimpin Letda Inf Fajrin menggelar sweeping rutin di ruas jalan Abepura – Kabupaten Keerom.

“Saat itu Praka Sihotang menghentikan sebuah motor yang melintas dari arah Abepura. Ketika dilakukan pemeriksaan, di dalam tas pengendara motor yang belakangan diketahui berinisial JB (27), ditemukan satu pucuk senpi jenis FN Belgium,” kata Erwin.

Tak lama berselang, Pratu Tumengge menghentikan dua buah motor yang melintas dari arah yang sama. Saat hendak diperiksa, kata Erwin, salah seorang pengendara berusaha kabur namun berhasil anggota Satgas berhasil menghentikan laju motor.

“Curiga dengan gerak-gerik pengendara yang berusaha kabur, anggota lalu memeriksa tas yang ia bawa. Dalam pemeriksaan itu ditemukan satu pucuk pistol air soft gun beserta 7 butir amunisinya, dan 1 buah magasin,” papar Erwin.

“Dari pemeriksaan di Pos Satgas diketahui identitas pengendara yang membawa pistol air soft gun berinisial YK (24), warga Kampung Terfones, Distrik Towe, Kabupaten Keerom,” katanya menambahkan.

(Baca Juga: Satgas Pamtas Yonif 328/DGH Amankan 3 Warga Bawa Senjata Api Organik)

Penangkapan dua orang yang membawa senpi di wilayah perbatasan RI – Papua Nugini (PNG) menunjukkan maraknya peredaran senpi di wilayah Papua. Untuk mengetahui asal muasal senpi tersebut, kata Erwin, masih diselidiki lebih lanjut oleh Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 172/PWY.

“Sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, setiap warga negara dilarang memiliki, menyimpan, dan membawa senjata api secara ilegal karena membahayakan keamanan dan keselamatan warga,” ucap Erwin. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua12 jam ago

Teror Penembakan Dekat Bandar Udara Bilorai di Sugapa

SUGAPA, HaIPapua.com – Kontak tembak antara aparat dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) kembali terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Jumat...

Tanah Papua3 hari ago

Kontak Tembak Di Depan Kantor Bupati Intan Jaya

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kontak tembak antara aparat TNI-Polri dengan kelompok kriminal separatis bersenjata kembali terjadi di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya,...

Tanah Papua3 hari ago

Kodam Cenderawasih Kirim Tim Investigasi Kematian Pendeta Yeremia

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kodam XVII Cenderawasih mengirim tim investigasi ke Kabupaten Intan Jaya untuk mengusut kasus kematian Pendeta Yeremia Zanambani....

Tanah Papua4 hari ago

Kapolda Papua: Kalau Tidak Tahu Peristiwa Sesungguhnya Prihatin Saja, Jangan Memperkeruh Situasi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membantah tudingan sejumlah pihak bahwa aparat TNI-Polri yang membunuh Pendeta Yeremia...

Tanah Papua4 hari ago

Aparat dan Separatis Saling Tuding Dalam Kasus Kematian Pendeta Yeremia Zanambani

TIMIKA, HaIPapua.com – Empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius akibat aksi kekerasan bersenjata di Kabupaten intan...

Tanah Papua7 hari ago

Anggota Satgas Apter Gugur Dalam Kontak Tembak Dengan KKSB di Kampung Hitadipa

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Hitadipa, Distrik...

Tanah Papua7 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Kru Helikopter PK-USS

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi 3 kru helikopter Bell 212 PK-USS, Sabtu (19/9/2020) siang. Seperti diberitakan...

Tanah Papua1 minggu ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua1 minggu ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua1 minggu ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.