Connect with us
isidisini

Nasional

RUU Otsus Papua Diajukan ke DPR, Mendagri Minta Warga Papua Proaktif Sampaikan Aspirasi

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Pemerintah telah mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Otonomi Khusus (Otsus) Papua ke DPR RI untuk masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2020.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pengajuan RUU tersebut untuk menggantikan UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus bagi Provinsi Papua yang di dalamnya terdapat alokasi dana otsus yang akan berakhir pada 2021.

“Kami sudah mengajukan (RUU Otsus Papua) ke Komisi II (DPR RI) untuk masuk dalam Prolegnas 2020,” ujar Tito kepada wartawan usai menghadiri rapat di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

(Baca Juga: Otsus Berakhir, Kontrak dengan Pemerintah Indonesia Berakhir?)

RUU Otsus Papua yang sudah digulirkan di DPR, kata Tito, baru pada tahap pengkajian khususnya mengenai mekanisme dan teknis yang lebih lanjut. Ia berharap selama proses pembahasan RUU ini, warga Papua proaktif untuk menyampaikan aspirasi terkait kelanjutan Otsus Papua.

“Kita menggunakan mekanisme bottom up dan top down. Bottom up, kita mendengar aspirasi dari warga Papua seperti apa bentuknya. Kalau dari (pemerintah) pusat, jelas yang utama apapun aspirasi kita tampung selama dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.

Mantan Kapolda Papua 2012-2014 ini menyampaikan harapannya agar aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Misalnya, ada pemberian otonomi masalah ekonomi, perizinan, royalti, bagi hasil yang lebih besar. Aspirasi itu bisa, silahkan,” katanya menegaskan.

(Baca Juga: John Djonga: Tanpa Pengawasan, Program Jokowi di Papua Tidak akan Berhasil)

Tito mengaku belum dapat memastikan, apakah alokasi dana otsus Papua masih akan dilanjutkan atau tidak. Menurutnya, kelanjutan dana otsus Papua yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tergantung dari kemampuan fiskal Pemerintah Pusat.

“Kalau memang Pemerintah Pusat memiliki ruang fiskal yang mencukupi untuk itu, kenapa tidak. Tapi kalau seandainya tidak, apa opsi lainnya? itu masih dalam pembahasan di eksekutif, baik di tingkat lokal maupun pusat, serta nanti akan dibahas di tingkat legislatif,” paparnya.

“Yang penting kita masukkan dulu ke Prolegnas 2020, supaya pada 2021 sudah ada kepastian mengenai kelanjutan dana otsus untuk Provinsi Papua dan Papua Barat,” katanya.

Sebelumnya, pada beberapa kesempatan Tito mengungkapkan bahwa pemerintah sedang melakukan evaluasi dana otsus Papua untuk melihat sejauh mana program ini dan implementasinya bagi masyarakat Papua. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua1 minggu ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua2 minggu ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga4 minggu ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua4 minggu ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua4 minggu ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua1 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita1 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua2 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua2 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua2 bulan ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.