Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Rusuh di Distrik Fayit, Kodam Cenderawasih Kirim Tim Investigasi

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Empat orang tewas dan satu orang kritis dalam kerusuhan yang terjadi di Distrik (kecamatan) Fayit, Kabupaten Asmat, Senin (27/5/2018) siang. Kelima orang tersebut terkena tembakan ketika ratusan massa yang membawa senjata tajam menyerang Pos Ramil 1707/10 Distrik Fayit.

“Informasi yang kami terima, kelima orang itu terpaksa ditembak karena menyerang anggota dan hendak merusak Pos Ramil di Distrik Fayit,” kata Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/5/2019).

(Baca Juga: Polres Paniai Selidiki Kasus Pembakaran Kantor Polsek Waghete)

Kerusuhan ini, bermula dari ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan legislatif 2019. Calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan, John Kakaye merasa perolehan suaranya mencukupi untuk meraih satu kursi di DPRD Kabupaten Asmat. Namun dari pengumuman yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asmat, namanya digantikan oleh Fitalis Akun.

“Sekitar pukul 10.00 WIT, massa caleg yang berjumlah 350-an orang menyerang dan merusak kantor Distrik Fayit. Massa yang sebagian besar membawa senjata tajam tradisional panah ini juga merusak rumah anggota DPRD Asmat yang berada dekat kantor distrik,” ujar Aidi.

Melihat aksi perusakan tersebut, salah seorang anggota Pos Ramil, berusaha menenangkan massa dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Mendengar suara tembakan, massa justru semakin beringas. Mereka lalu mengejar anggota tersebut dan sebagian lagi berusaha menyerang ke Pos Ramil yang letaknya sekitar 50 meter dari kantor distrik.

“Saat kejadian itu, anggota yang berada di Pos Ramil terpaksa melepaskan tembakan ke arah massa yang berusaha menerobos ke Pos Ramil,” papar Aidi.

(Baca Juga: Berusaha Lerai Tawuran, Prajurit TNI Justru Dianiaya Hingga Tewas)

Situasi berangsur kondusif ketika rombongan perwakilan Pemda Asmat bersama personel TNI-Polri yang dipimpin Perwira Penghubung 1707 Agats, Mayor Czi Abdul Komar bersama Wakapolres Asmat Kompol Mursalim tiba di di Distrik Fayit sekitar pukul 15.00 WIT.

Setelah negosiasi dengan perwakilan massa, kemudian dilakukan evakuasi terhadap lima orang yang mengalami luka tembak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agats.

“Kelima orang yang dievakuasi ke RSUD Agats, yakni Jhon Tatai (25) mengalami luka tembak di lengan kanan dan kiri, Xaverius Sai (40), Nikolaus Tupa (38), Matias Amunep (16), dan Frederikus Inepi (35). Jhon masih menjalani perawatan intensif di UGD RSUD Agats, sementara ke-4 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia,” kata Aidi.

Korban luka tembak dalam kerusuhan di Distrik Fayit, Kabupaten Asmat dievakuasi ke RSUD Agats. (ist)

Mengirim Tim Investigasi

Setelah mendapat laporan kejadian, kata Aidi, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring segera berkoordinasi dengan Kapolda Papua dan Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua untuk membentuk tim investigasi.

(Baca Juga: Presiden Jokowi: Tidak Ada Ruang Bagi Perusuh dan Perusak NKRI)

Tim investigasi gabungan ini diharapkan dapat mengumpulkan informasi lengkap mengenai kerusuhan dan tertembaknya 5 orang di Distrik Fayit. “Tim investigasi ini guna mendapatkan keterangan yang akurat mengenai kejadian di Distrik Fayit,” ujar Aidi.

“Rencananya rombongan akan berangkat ke Distrik Fayit, Selasa (28/5/2019) besok, yang dipimpin Danrem 174/ATW Brigjen TNI R. Agus Abdurrauf,” kata Aidi menambahkan. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua14 jam ago

Teror Penembakan Dekat Bandar Udara Bilorai di Sugapa

SUGAPA, HaIPapua.com – Kontak tembak antara aparat dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) kembali terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Jumat...

Tanah Papua3 hari ago

Kontak Tembak Di Depan Kantor Bupati Intan Jaya

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kontak tembak antara aparat TNI-Polri dengan kelompok kriminal separatis bersenjata kembali terjadi di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya,...

Tanah Papua3 hari ago

Kodam Cenderawasih Kirim Tim Investigasi Kematian Pendeta Yeremia

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kodam XVII Cenderawasih mengirim tim investigasi ke Kabupaten Intan Jaya untuk mengusut kasus kematian Pendeta Yeremia Zanambani....

Tanah Papua4 hari ago

Kapolda Papua: Kalau Tidak Tahu Peristiwa Sesungguhnya Prihatin Saja, Jangan Memperkeruh Situasi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membantah tudingan sejumlah pihak bahwa aparat TNI-Polri yang membunuh Pendeta Yeremia...

Tanah Papua4 hari ago

Aparat dan Separatis Saling Tuding Dalam Kasus Kematian Pendeta Yeremia Zanambani

TIMIKA, HaIPapua.com – Empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius akibat aksi kekerasan bersenjata di Kabupaten intan...

Tanah Papua7 hari ago

Anggota Satgas Apter Gugur Dalam Kontak Tembak Dengan KKSB di Kampung Hitadipa

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Hitadipa, Distrik...

Tanah Papua7 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Kru Helikopter PK-USS

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi 3 kru helikopter Bell 212 PK-USS, Sabtu (19/9/2020) siang. Seperti diberitakan...

Tanah Papua1 minggu ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua1 minggu ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua1 minggu ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.