Connect with us
isidisini

Nasional

(Revisi Berita) Imigrasi Mimika: WNA Jepang Kantongi Visa Tinggal Terbatas Indeks C.314

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pengadilan Negeri (PN) Nabire menjatuhkan vonis penjara 5 bulan 15 hari dan denda Rp10 juta kepada 4 orang warga negara asing (WNA) asal Jepang karena terbukti melanggar Undang-Undang Keimigrasian.

Ke-4 WNA asal Jepang ini yakni Kaneda Hisashi, Tanaka Yoshiori, Isogaya Kazumasa, dan Hatakeyama Toru ditangkap petugas Imigrasi Kelas II TPI Kabupaten Mimika melakukan aktivitas pertambangan emas di Kabupaten Nabire pada Juli 2018 lalu.

“Dalam persidangan di PN Nabire, ke-4 WNA Jepang itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan visa kunjungan yang diberikan kepada mereka berdasarkan Pasal 122 huruf a UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” kata Kepala Imigrasi Kelas II TPI Kabupaten Mimika Jesaja Samuel Enock, Jumat (21/12/2018).

(Baca Juga: Pemerintah Resmi Ambilalih Freeport, Presiden: Papua Dapat 10 Persen)

Dalam surat resmi yang dialamatkan ke redaksi HaiPapua.com, Samuel Enock meluruskan kutipan pernyataan saksi ahli keimigrasian yang ditulis dalam berita berjudul WNA Jepang dan Korea Selatan Divonis Penjara 5 Bulan 15 Hari yang terbit pada Kamis (13/12/2018).

Pada berita itu menyebut pendapat ahli keimigrasian bahwa visa kunjungan dan visa tinggal terbatas, tidak diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan maupun membuka lahan pekerjaan di wilayah Indonesia.

“Kutipan yang tepat adalah visa tinggal terbatas indeks C.314 untuk penanaman modal/investor asing tidak diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan atau membuka lahan pekerjaan di wilayah Indonesia,” kata Samuel Enock.

Ia menjelaskan, bahwa visa tinggal terbatas yang diberikan untuk WNA dimungkinkan untuk melakukan kegiatan dalam rangka bekerja, sesuai Pasal 22 ayat (1) huruf a Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 51 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Permenkumham Nomor 24 Tahun 2016 tentang Prosedur Teknis Permohonan dan Pemberian Visa Kunjungan dan Visa Tinggal Terbatas.

Namun, ke-4 WNA Jepang tersebut mengantongi visa tinggal terbatas indeks C.314 dengan maksud tidak dalam rangka bekerja sesuai Pasal 22 ayat (3) huruf a Permenkumham Nomor 51 Tahun 2016.

“Jadi ke-4 WNA Jepang itu termasuk dalam kategori tidak dalam rangka bekerja seperti yang tertuang pada Pasal 22 ayat (1) huruf b Permenkumham Nomor 51 Tahun 2016,” ujar Samuel Enock.

(Baca Juga: WNA Polandia Anggota Sindikat Penjual Senpi Internasional?)

“Jenis visa tinggal terbatas dalam kategori tidak dalam rangka bekerja berdasarkan Pasal 22 ayat (3) yaitu melakukan penanaman modal asing, mengikuti pelatihan dan penelitian ilmiah, mengikuti pendidikan, penyatuan keluarga, repatriasi, dan wisatawan lanjut usia mancanegara,” paparnya.

Samuel berharap dengan pelurusan berita ini tidak menimbulkan anggapan yang salah di masyarakat mengenai peraturan keimigrasian terkait orang asing yang melakukan kegiatan di Tanah Air. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua9 jam ago

Anggota DPRD Mimika Soroti Dugaan Penggunaan Profil Pengusaha Asli untuk Mendapat Proyek

TIMIKA, HaIPapua.com – Anggota DPRD Mimika Den B Hagabal menyoroti dugaan penggunaan profil pengusaha asli Papua untuk mendapatkan proyek dari...

Nasional11 jam ago

Teknologi Mortar Busa untuk Konstruksi Infrastruktur di Tanah Lunak

JAKARTA, HaIPapua.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong jajarannya melakukan riset dan pengembangan bagi penyediaan...

Olahraga2 hari ago

Turnamen Persemi Cup II Resmi Bergulir

TIMIKA, HaiPapua.com – Turnamen sepak bola Persemi Cup II resmi bergulir setelah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika...

Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab
Tanah Papua3 hari ago

Pangdam Cenderawasih Lantik 465 Siswa Dikmaba

JAYAPURA, HaiPapua.com – Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab melantik 465 siswa Pendidikan Pertama Bintara...

Olahraga5 hari ago

Komisi V DPRP Memonitor Kesiapan PON XX di Timika

TIMIKA, HaiPapua.com – Setelah membentuk Panitia Kerja (Panja) PON XX/2020, Komisi V DPRD Provinsi Papua memonitor dua kabupaten sebagai cluster...

Tanah Papua5 hari ago

Kapolda Papua Imbau Kembalikan Barang Milik Korban Helikopter MI-17

TIMIKA, HaiPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau mengimbau masyarakat yang menemukan barang-barang milik korban kecelakaan helikopter MI-17 untuk...

Tanah Papua6 hari ago

Polres Mimika Akan Luncurkan “Mimika Tertib Lalu Lintas”

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika akan mengelar kegiatan bertajuk “Mimika Tertib Lalu Lintas” atau MTL. Kegiatan ini rencananya akan...

Nasional6 hari ago

Komnas HAM: Kasus Paniai Berdarah adalah Peristiwa Pelanggaran HAM Berat

JAKARTA, HaIPapua.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyimpulkan bahwa peristiwa Paniai Berdarah yang terjadi 7 –...

Tanah Papua1 minggu ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua1 minggu ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.