Connect with us
isidisini

Nasional

Presiden Persilahkan Perwakilan Guru Sampaikan Keluhan Di Depan Menteri Pendidikan

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo menegaskan keseriusan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para guru di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat bersilaturahmi dengan pengurus dan sejumlah guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) yang diadakan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1/2019) kemarin.

Pertemuan dengan perwakilan organisasi yang mewadahi para guru swasta di Indonesia ini adalah pertemuan kedua setelah peringatan Hari Guru Nasional, 1 Desember 2018 lalu.

(Baca Juga: Presiden Berjanji Akan Mengawal Persoalan yang Dihadapi Guru)

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian yang diberikan para guru untuk mendidik anak-anak bangsa tanpa pamrih. Ia menyadari bahwa pendidikan merupakan gerbang menuju sebuah kemajuan.

“Peranan bapak dan ibu sekalian dalam memberikan pendidikan kepada generasi muda sangat penting karena pendidikan adalah pintu untuk masuk menuju sebuah kemajuan. Hanya bangsa yang terdidik, cerdas, berakhlak, dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan menjadi bangsa yang maju, sejahtera, dan makmur,” ujarnya.

Di tengah sambutannya itu, Presiden Jokowi tiba-tiba menyinggung mengenai persoalan guru yang dilaporkan kepadanya oleh Ketua PGSI. Beberapa yang dilaporkan di antaranya soal sertifikasi dan penyetaraan bagi para guru non-PNS.

“Saya tidak tahu kenapa enggak rampung-rampung, masalahnya ada di mana? Mungkin ada yang bisa maju dan cerita. Blak-blakan saja. Tadi Pak Ketua kelihatannya kurang blak-blakan. Sekarang saya mau tanya biar dijawab,” ucap Presiden.

Presiden mendengarkan keluhan yang disampaikan Megayanti, dalam silaturahmi PGSI dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1/2019). (Biro Pers Setpres)

Megayanti, seorang guru dari Pemalang yang telah 10 tahun mengajar kemudian maju ke hadapan Presiden. Sebagaimana yang diinginkan Presiden, ia menyampaikan sejumlah keluhan dan kesulitan yang dihadapi.

“Tujuh tahun mengajar honor saya Rp50 ribu. Tiga tahun belakangan honor kami Rp150 ribu. Alhamdulillah, Pak Presiden. Kami ke sini sangat bahagia sekali, mungkin kami dapat menyampaikan aspirasi guru-guru seluruh Indonesia,” tuturnya.

(Baca Juga: Presiden: Peran Guru Sangat Krusial Dalam Pembangunan SDM Indonesia)

Dari Megayanti inilah Presiden Joko Widodo mendapatkan banyak informasi seputar keluhan-keluhan yang dihadapi. Melalui penuturannya, diketahui bahwa banyak guru yang kesulitan memperoleh sertifikasi akibat berbelitnya birokrasi dan syarat kebijakan yang ada.

Padahal, melalui sertifikasi guru, para guru memiliki akses untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi yang berujung pada peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, kesejahteraan para guru juga makin meningkat.

Dalam diskusi tersebut, Megayanti dan para guru yang hadir dalam acara itu menyampaikan sejumlah masalah lain yang dihadapi seperti kuota sertifikasi hingga pembatasan usia pengajar sebagai syarat memperoleh sertifikasi.

Presiden bersilaturahmi dengan pengurus dan sejumlah guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) yang diadakan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1/2019). (Biro Pers Setpres)

Setelah mendengarkan secara terbuka keluhan para guru, Presiden mengaku telah mengetahui dan memahami persoalan yang ada di lapangan dan segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan jajaran terkait.

“Yang penting yakinlah bahwa pemerintah akan terus bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan para guru di seluruh Indonesia,” ucap Presiden. (Fox)

Advertisement

Berita terbaru

Penyerahan APD dan uang Rp2 miliar Penyerahan APD dan uang Rp2 miliar
Pesona Papua38 menit ago

YPMAK Bantu RP2 Miliar fan APD Untuk Penanganan Covid-19 di Mimika

PenTIMIKA, HaiPapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) kepada Tim Gugus...

Puluhan karton minuman yang disita anggota Polres Mimika pada Jumat (29/03/2020) Puluhan karton minuman yang disita anggota Polres Mimika pada Jumat (29/03/2020)
Tanah Papua1 hari ago

Polisi Sita Minuman Beralkohol Yang Dijual di Luar Jam Yang Ditentukan

TIMIKA, HaiPapua.com – Jajaran Polres Mimika menyita puluhan karton minuman keras beralkohol dari penjual yang masih berjualan di luar waktu...

Tanah Papua4 hari ago

Kepala Kampung Nawaripi Inisiatif Sediakan Tempat Cuci Tangan

TIMIKA, HaiPapua.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19, Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi, Distrik Wania menginisiasi...

Tanah Papua6 hari ago

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemda Papua Akan Tutup Bandar Udara, Pelabuhan, dan PLBN

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Papua akan menutup penerbangan, pelayaran kapal penumpang, dan perlintasan batas negara di pintu...

Nasional6 hari ago

Kasus Covid-19 Bertambah 107 Kasus, Tambahan 1 Kasus dari Papua

JAKARTA, HaIPapua.com – Jumlah warga yang terpapar virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Tanah Air bertambah 107 kasus....

Tanah Papua6 hari ago

PT Freeport Mulai Batasi Perjalanan ke Area Tambang di Dataran Tinggi

TIMIKA, Haipapua.com – PT Freeport Indonesia mulai membatasi perjalanan ke area proyek PTFI dan dataran tinggi. Pembatasan tersebut mulai diberlakukan...

Tanah Papua1 minggu ago

DPC PSI Bagikan 1.500 Masker Gratis Kepada Warga Timika

TIMIKA, HaiPapua.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Solidaritas Indonesia (DPC PSI) Kabupaten Mimika membagikan sebanyak 1.500 masker gratis kepada warga...

Tanah Papua1 minggu ago

Wartawan Timika Polisikan Oknum STIE Jambatan Bulan

TIMIKA, HaiPapua.com – Gabungan wartawan Timika, Kabupaten Mimika, Papua akhirnya memolisikan oknum STIE Jambatan Bulan ke Polres Mimika pada Jumat...

Tanah Papua2 minggu ago

KPID Imbau Lembaga Penyiaran di Papua Dukung Pemda Cegah Persebaran Covid-19

JAYAPURA, HaIPapua.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Papua mengimbau lembaga penyiaran, televisi maupun radio untuk menyosialisasikan secara baik...

Nasional2 minggu ago

Virus Corona dan Penularannya

JAKARTA, HaIPapua.com – Pemerintah telah menetapkan status keadaan tertentu darurat bencana menyusul penyebaran wabah penyakit akibat virus corona atau yang...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.