Connect with us
isidisini

Nasional

Presiden: Pengalaman Panjang Para Pensiunan Sebagai Potensi Besar

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo menyambut baik kerja sama yang dilakukan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dengan para pensiunan PNS yang bernaung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).

Sebelumnya, Ketua Umum PB PWRI Haryono Suyono, dalam laporannya mengatakan bahwa para pensiunan PNS berharap untuk tetap dapat bermanfaat dalam pembangunan yang dilakukan negara.

“Mereka ingin tetap diperhitungkan sebagai kekuatan pembangunan baik di desa maupun di kota,” ujarnya dalam acara pembukaan Pekan Purnabakti Indonesia 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

(Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan Gaji ke-13 dan THR Tahun Ini Diterima PNS)

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyebut bahwa para pensiunan PNS sesungguhnya masih memiliki potensi yang dapat berguna bagi masyarakat sekitar. Pengalaman panjang yang mereka miliki dalam birokrasi menjadi sebuah keunggulan tersendiri.

“Saya tahu bapak, ibu masih memiliki potensi yang besar karena memiliki pengalaman yang panjang dalam birokrasi,” kata Presiden.

Dalam hal pembangunan desa, Presiden menyebut bahwa kerja sama antara para anggota PWRI dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dapat diwujudkan dalam banyak hal. Salah satunya soal laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat.

“Kementerian Desa ini agak kewalahan dalam hal mempersiapkan kepala desa untuk menyiapkan laporan-laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat. Banyak yang belum siap membuat laporan yang benar itu seperti apa,” tuturnya.

Hal itu erat kaitannya dengan program dana desa dan padat karya tunai yang saat ini dijalankan pemerintah. Apalagi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi juga memerlukan pengawasan terkait penggunaan dana desa yang tiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan alokasi.

“Karena dana desa sejak 2015 meningkatnya sangat tajam: Rp20,7 triliun, Rp47 triliun, Rp60 triliun, dan Rp60 triliun. Totalnya sudah Rp187 triliun. Tahun depan mungkin meningkat kurang lebih Rp73 triliun, sebuah angka yang sangat besar. Kalau tidak ada pengawasan akan sangat berbahaya uang-uang sebesar itu,” ucap Presiden.

(Baca Juga: Banyak Dikeluhkan, Presiden Janji Sederhanakan Format SPJ Dana Desa)

Oleh karenanya, Presiden berharap kepada para pensiunan PNS yang bernaung dalam PWRI untuk tetap bergerak dinamis membangun negara ini, khususnya di pedesaan. Kerja sama yang dilakukan kedua pihak itu diharapkan dapat bermanfaat bagi para penduduk desa.

“Kementerian Desa membuka ruang yang sebesar-besarnya bagi kegiatan-kegiatan PWRI yang berkaitan untuk membangun negara ini,” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gumiwang, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua1 hari ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua2 hari ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua2 hari ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua2 hari ago

Helikopter PT NUH Hilang Kontak di Kabupaten Nabire

JAYAPURA, HaIPapua.com – Helikopter Bell 212 nomor registrasi PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) hilang kontak dalam penerbangan dari...

Tanah Papua2 hari ago

Anggota Babinsa dan Pengemudi Ojek Tewas Dibantai KKSB

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI dan seorang warga sipil dibunuh secara biadab oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua3 hari ago

TNI Tanggung Biaya Pengobatan 2 Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menanggung biaya pengobatan dan membantu membiayai keluarga dua warga sipil korban penyerangan...

Tanah Papua5 hari ago

Dua Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua warga korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Intan Jaya dievakuasi ke Timika, Kabupaten...

Tanah Papua1 minggu ago

Bebas Covid-19, Warga Ilaga Syukuri Dengan Bakar Batu dan Makan Bersama

Ilaga, HaiPapua.com – Kabupaten Puncak Ilaga masih termasuk dalam Zona hijau  Covid-19. Dengan kondisi tersebut pemerintah daerah dan warga mensyukuri...

Tanah Papua3 minggu ago

Mogok Kerja Kerap Berujung PHK, DPRD Mimika Imbau PTFI Pertimbangkan Sisi Kemanusiaan

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika mengimbau manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak melakukan pemutusan hubungan...

Tanah Papua3 minggu ago

Tuntutan Dipenuhi Manajemen PTFI, Blokade Jalan Tambang Berakhir

TIMIKA, HaIPapua.com – Ribuan pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya membuka blokade jalan tambang setelah manajemen PTFI menjawab tuntutan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.