Connect with us

Nasional

Presiden Jokowi Komitmen Membangun Birokrasi Bersih dan Modern

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Pakar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia Prof Dr Jimly Asshiddiqie menegaskan bahwa kebijakan meritokrasi di internal birokrasi saat ini sudah berada di jalur yang benar dan tepat. Namun, dia mengakui masih terjadi banyak penyimpangan dalam implementasinya di antaranya jual beli jabatan.

Pendapat tersebut merujuk pada sejumlah kasus suap jual beli jabatan yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan yang terbaru tertangkapnya salah seorang petinggi partai diduga terkait kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama.

“Hal ini harus kita jadikan momentum penindakan dan perbaikan yang lebih serius. Kita perkuat kerja sama dan koordinasi antara KPK, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menegakkan aturan hukum dan etika dalam seleksi jabatan pimpinan tinggi,” ujar Jimly dalam diskusi bertema “Teguh Membangun Pemerintah Bersih dan Modern” yang diadakan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di Bina Graha, Jakarta, pekan lalu.

(Baca Juga: Deregulasi dan Debirokrasi Bagian dari Upaya Pencegahan Korupsi)

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho mengatakan, saat ini birokrasi kita terus bergerak maju, walaupun kualitas layanan publik masih harus terus ditingkatkan.

“Hal ini dapat dilihat dari skor Government Effectiveness Index Indonesia tahun 2017 sebesar 54,8 dari skala 100. Ini menjadi skor terbaik yang pernah kita raih sepanjang sejarah penilaian yang dilakukan Bank Dunia terhadap kinerja birokrasi Indonesia sejak 1996,” kata Yanuar.

Menurut Yanuar, peningkatan skor Indeks Efektivitas Pemerintah ini tak lepas dari perhatian serius yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo terhadap reformasi birokrasi.

“Dalam setiap rapat terbatas mengenai manajemen ASN, Presiden telah menginstruksikan penguatan pengawasan sistem merit ASN untuk mencegah jual beli jabatan, serta penguatan skor Indeks Efektivitas Pemerintah, dan peningkatan kualitas layanan publik sampai ke pelosok daerah,” papar Yanuar.

Reformasi Birokrasi

Dalam diskusi itu, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji mengungkapkan langkah pemerintah dalam melakukan reformasi birokrasi dengan melakukan perubahan mendasar dalam proses perencanaan, rekrutmen, dan penempatan ASN.

“Pemerintah telah membuat sistem informasi yang terintegrasi dalam proses perencanaan, rekrutmen, dan penempatan ASN yang menjamin fairness dan akuntabilitas,” kata Dwi.

(Baca Juga: Rekrutmen Tenaga Honorer Dihentikan, Seleksi Berbasis Merit Solusi Pembenahan Birokrasi)

Dwi mengatakan penerapan sistem informasi ini sudah diberlakukan untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 dan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) 2019.
Sistem ini juga, kata Dwi, dipakai untuk menyelesaikan permasalahan tenaga honorer.

“Rekrutmen CPNS bagi TH-K2 untuk fungsional guru dan tenaga kesehatan berusia di bawah 35 tahun sudah lulus sebanyak 6.811 orang. Untuk rekrutmen 43.243 tenaga kesehatan PTT untuk dokter umum, dokter gigi, dan bidan desa yang berbasis seleksi dan uji kompetensi. Sementara untuk rekrutmen CPPPK 2019 tahap I bagi fungsional guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian sudah lulus sebanyak 51 ribu orang atau sekitar 70 persen dari total pendaftar,” papar Dwi.

Komitmen penguatan pengawasan sistem merit ASN juga disampaikan Ketua KASN, Sofian Effendi. Ia mencontohkan implementasi sistem seleksi jabatan pimpinan tinggi (SIJAPTI) dan sistem informasi penilaian mandiri penerapan sistem merit (SIPINTER) berbasis teknologi informasi.

“Aplikasi ini dibuat untuk mengefektifkan pengawasan seleksi jabatan pimpinan tinggi ASN,” ujar Sofian.

(Baca Juga: Apa Kabar Reformasi Birokrasi?)

Selain penerapan sistem pengawasan, kata Sofian, pemerintah juga telah menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian dengan tidak hormat kepada 1.153 orang dari total 2.357 orang ASN yang terlibat kasus tindak pidana korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

“Kedua hal ini dilakukan untuk menjamin penerapan sistem merit dalam manajemen ASN dan mencegah terjadinya kasus jual beli jabatan di birokrasi pemerintah pusat dan daerah agar tidak terjadi lagi di kemudian hari,” kata Sofian.

Birokrasi Bebas dari Intervensi Politik

Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mengungkapkan cara untuk mencegah jual beli jabatan dengan mensterilkan birokrasi dari intervensi politik sehingga bisa menjalankan fungsinya secara maksimal.

“Oleh karena itu KASN harus diperkuat kewenangan dan rekomendasinya. Jangan seperti usulan DPR yang ingin membubarkan KASN,” kata Adnan.

Selain itu, Adnan menekankan aspek penegakan kode etik dan kode perilaku bagi PNS yang harus punya efek jera. “Jadi kalau ASN sudah terbukti korupsi, ya harus segera dipecat,” kata dia. (Fox)

Advertisement

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua3 hari ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua3 hari ago

Tim SAR Temukan 12 Jenazah Di Antara Puing Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi puing Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 pada Jumat (14/2/2020) siang, sekitar pukul...

Tanah Papua4 hari ago

DKPP Berhentikan Anggota KPU Mimika Dedy Nataniel Mamboay

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Dedy Nataniel Mamboay selaku anggota Komisi Pemilihan...

Tanah Papua4 hari ago

Norman Ditubun Menggagas Pendirian Perpustakaan Kampung Nawaripi

TIMIKA, HaIPapua.com – Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi, distrik Wania, Mimika, Papua menggagas berdirinya perpustakaan di kampung Nawaripi. Norman yang...

Tanah Papua4 hari ago

Satu SST Tim Evakuasi Diterjunkan Dekat Lokasi Kecelakaan Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya memulai proses evakuasi terhadap kru dan penumpang Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138, Kamis (13/2/2020)...

Tanah Papua5 hari ago

Danrem 172: Cuaca Ekstrem Jadi Kendala Utama Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR terus mematangkan persiapan evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 yang jatuh di Pegunungan Mandala, Distrik (kecamatan)...

Nasional5 hari ago

Kecam Aksi Intoleransi, Presiden Perintah Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleran

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait kasus intoleransi yang terjadi di Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung...

Nasional5 hari ago

Presiden Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Sebagai Kepala Bakamla

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla). Pelantikan tersebut...

Tanah Papua5 hari ago

Polres Pegunungan Bintang Siapkan Satu Peleton Dukung Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Polres Pegunungan Bintang menyiapkan satu peleton personel untuk mendukung evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138. Seperti diberitakan sebelumnya,...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.