Connect with us

Nasional

Presiden Jokowi: APBN 2019, Pemerintah Fokus untuk Pembangunan SDM

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Pemerintah akan fokus mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2019 untuk sektor pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Selama 3,5 tahun ini, kata Presiden Jokowi, Pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur dengan alokasi anggaran yang terus bertambah secara signifikan yakni sekitar Rp170 triliun di akhir 2014 menjadi Rp370 triliun pada 2017.

“Peningkatan anggaran infrastruktur selama 3,5 tahun ini dapat dirasakan dengan betapa masifnya pembangunan di bidang infrastruktur. Baik berupa jalan, pelabuhan, jalan tol, jalur kereta api, bandar udara dan lainnya,” kata Presiden Jokowi pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4/2018) kemarin.

(Baca Juga: Ini 7 Pesan Jokowi untuk Pengelolaan APBN/APBD Tahun Anggaran 2018)

Pada pengantar Sidang Paripurna, Presiden menegaskan kepada jajarannya untuk lebih fokus memprioritaskan alokasi anggaran APBN untuk hal-hal yang bersifat strategis. Apalagi APBN hanya memiliki kontribusi sekitar 15 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Terkait rencana Pemerintah tersebut, Presiden Jokowi meminta agar program-program yang berkaitan dengan pembangunan SDM mulai disiapkan, didukung, dan ditopang dengan baik.

“Saya tidak ingin nanti hanya ada tambahan anggaran tetapi tidak kelihatan masif, tidak kelihatan ada perubahan pergeserannya. Oleh sebab itu setiap kementerian harus betul-betul menyusun programnya,” kata Presiden Jokowi pada Sidang Kabinet Paripurna membahas tentang ketersediaan anggaran dan pagu indikatif serta prioritas nasional 2019.

Dalam rapat itu, Presiden kembali mengingatkan agar penggunaan anggaran selalu fokus dan hasilnya terasa. Sebagai contoh, anggaran yang dialokasikan Pemerintah untuk menggelar pameran atau promosi yang ada di 17 kementerian. Menurut Presiden, jika anggaran tersebut dikumpulkan dalam satu kementerian, ia yakin akan menghasilkan promosi yang lebih bermanfaat.

“Kalau kecil-kecil, di ecer-ecer di 17 kementerian, anggarannya juga kecil-kecil. Mau mengadakan pameran yang gede tidak bisa, akhirnya pamerannya yang kecil-kecil. Kita ikut di Dubai, Koln, Shanghai, di Amerika, pamerannya hanya satu dua stan, kemudian dekat toilet, untuk apa? malah menurunkan brand negara kita,” kata Presiden.

Presiden juga menyinggung anggaran yang dialokasikan untuk penelitian dan riset sebesar Rp24,9 triliun yang hingga kini belum dirasakan manfaatnya. “Apa hasilnya Rp24,9 triliun, saya mau tanya,” ucap Presiden.

Presiden Jokowi menekankan bahwa kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ada di ekspor dan investasi. Oleh karena itu, setiap kementerian dan lembaga yang terkait dengan ekspor dan investasi harus fokus memperbaiki iklim usaha dan daya saing.

“Saya nanti mau minta laporan setiap kementerian, sudah berapa regulasi, peraturan, izin-izin yang sudah dipotong,” kata Presiden.

(Baca Juga: Reforma Agraria dan Perhutan Sosial untuk Mengatasi Kesenjangan Kepemilikan Lahan)

Kepala Negara juga menekankan agar kementerian dan lembaga harus terus membangun koordinasi dan konsolidasi sehingga dapat menghasilkan kebijakan yang solid.

“Hilangkan ego sektoral, apalagi ego kementerian, ego kepala lembaga. Kebijakan atau program yang bersifat lintas lembaga/kementerian maupun terkait daerah harus dibicarakan bersama, dikoordinasikan bersama sehingga keluarnya dalam bentuk kebijakan yang sudah solid dan berguna untuk kemajuan bangsa dan negara,” kata Presiden. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua3 minggu ago

Presiden dan Ibu Negara Menikmati Senja di Kaimana

KAIMANA, HaIPapua.com – Ribuan warga tumpah ruah menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, Minggu (27/10/2019)....

Tanah Papua3 minggu ago

Presiden Komitmen Bangun Infrastruktur di Kabupaten Pegunungan Arfak

MANOKWARI, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo berjanji akan membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. Hal...

Nasional4 minggu ago

Presiden dan Ibu Negara Bertolak ke Papua Barat

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana bertolak menuju Provinsi Papua Barat guna melakukan kunjungan kerja. Pesawat...

Tanah Papua4 minggu ago

Dua Korban Penyerangan Kelompok Tak Dikenal di Yahukimo Dievakuasi ke Jayapura

JAYAPURA, HaIPapua.com – Dua korban penyerangan sekelompok orang tak dikenal di Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke Jayapura, Sabtu (26/10/2019) pagi. Dari Bandar...

Nasional4 minggu ago

Presiden Lantik 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik para wakil menteri (wamen) yang akan membantu kerja sejumlah menteri di Kabinet Indonesia...

Nasional4 minggu ago

Presiden Jokowi Memperkenalkan Para Wakil Menteri

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin memperkenalkan 12 figur yang akan mengisi jabatan wakil menteri...

Nasional4 minggu ago

Presiden Ungkap Alasan Memilih Yasonna, ST Burhanuddin, dr Terawan, dan Tito Karnavian

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo telah mengumumkan dan melantik menteri negara dan pejabat setingkat menteri yang akan membantunya 5...

Nasional4 minggu ago

Presiden Ajukan Komjen Pol Idham Azis sebagai Kapolri

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo mengajukan nama Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Idham Azis sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik...

Nasional4 minggu ago

Tak Ada Program 100 Hari, Presiden Minta Menteri Lanjutkan Program Sebelumnya

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa para menteri Kabinet Indonesia Maju yang sudah dilantik untuk segera bekerja. Hal...

Nasional4 minggu ago

Presiden Lantik Menteri Kabinet Indonesia Maju 2019-2024

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik para menteri negara yang duduk dalam Kabinet Indonesia Maju beserta pejabat setingkat menteri...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.