Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Polres Mimika Ungkap Kasus Curas di Toko Gracia, Satu Pelaku Berstatus DPO

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Satuan Reskrim Polres Mimika berhasil membekuk dua dari tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di sebuah toko sembako di Jalan Cenderawasih, Timika, Kabupaten Mimika yang terjadi 23 Juni 2018 lalu.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Anantha Pratama mengatakan pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan polisi (LP) Nomor 485/VI/2018/Papua/Tes Mimika tertanggal 24 Juni 2018.

“Kasus tindak pidana curas ini terjadi di toko Gracia pada 23 Juni lalu. Dari penyelidikan diketahui pelaku curas berjumlah 3 orang, masing-masing berinisial HS, AK, dan R,” ujar Gusti Anantha dalam konferensi pers pengungkapan kasus curas ini, di Sentra Pelayanan Polres Mimika, Kabupaten Mimika, Sabtu (25/8/2018) kemarin.

(Baca Juga: Kapolres Mimika Perintahkan Jajarannya Tembak di Tempat Pelaku Begal)

Menurut Gusti Anantha, kasus ini terungkap setelah salah seorang pelaku berinisial HS berhasil dibekuk beberapa hari setelah kejadian. HS ditangkap berdasarkan keterangan para saksi dan bukti yang ditemukan di TKP.

“Barang bukti yang ditemukan di TKP berupa celana panjang, satu buah jaket, sari lilitan lakban yang digunakan untuk menyekap korban yang masih ada rambut korban, dan satu buah sangkur yang sudah tidak ada isinya. Dari penyelidikan barang bukti dan keterangan saksi akhirnya mengarah kepada HS yang diamankan beberapa saat kemudian,” kata Gusti Anantha.

Sementara dua pelaku lainnya, yakni AK dan R berhasil kabur menggunakan kapal laut ke Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Dari keterangan HS, Satreskrim Polres Mimika lalu berkoordinasi dengan Polres Dobo untuk melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

“Hasilnya dari pengejaran bersama Polres Dobo akhirnya berhasil menangkap salah seorang pelaku berinisial AK di Dobo, sedangkan pelaku berinisial R saat ini masih berstatus DPO,” kata Gusti Anantha.

Motif Ekonomi

Dari pemeriksaan, kata Gusti Anantha, para tersangka mengaku mencuri karena faktor ekonomi lantaran tidak punya uang untuk ongkos pulang kampung ke Dobo.

“Aksi mereka di toko Gracia adalah pengalaman pertama mereka mencuri, karena itu mereka tidak segan untuk melakukan tindak kekerasan terhadap korbannya,” katanya.

Sebelum melakukan aksinya, mereka berulang kali memantau aktivitas di toko itu dengan cara berbelanja. Mereka juga beberapa kali mengitari bangunan toko untuk melihat situasi sekeliling.

“Mereka lalu melakukan aksinya pada malam hari dengan melompat pagar belakang. Agar mereka tidak dikenali mereka menggunakan topeng. Kebetulan saat itu, ibu pemilik toko membuka pintu belakang dan langsung mereka tangkap lalu diikat dan sekap menggunakan lakban di kamar belakang,” ujar Gusti Anantha menceriterakan pengakuan para tersangka.

“Selanjutnya ketiga pelaku masuk ke kamar pasangan suami-istri pemilik toko dan langsung menyekap keduanya. Dengan cara mengancam dan nyaris memerkosa istri pemilik toko, mereka berhasil menggasak perhiasan milik korban beserta uang tunai sebesar Rp30 juta,” kata Gusti Anantha menambahkan.

(Baca Juga: Sebar Hoax, Oknum Pegawai Lapas Timika Diamankan Satreskrim Polres Mimika)

Gusti Anantha mengatakan kasus perampokan dan penyekapan ini akhirnya diketahui keesokan harinya setelah pegawai di toko itu datang ke toko dan mendapati pemilik toko dalam keadaan terikat dan disekap dalam kamar.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polres Mimika, sementara kedua pelaku berhasil melarikan diri ke Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru menggunakan kapal laut menggunakan hasil rampokan mereka.

“Para pelaku ini disangkakan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang melanggar Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,” kata Gusti Anantha didampingi Kasi Humas Polres Mimika Aiptu Hempi Ona. (Rex)

Berita terbaru

Berita3 hari ago

Linmas Nawaripi Perketat Pengawasan ‘Social Distancing’ Pada Malam Hari

TIMIKA, HaiPapua.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing di Timika, aparat kampung Nawaripi mulai membatasi kerumunan warga...

Berita7 hari ago

Bupati Mimika Minta Pengadaan Alkes Melalui Perusahaan Swasta

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta Menteri Dalam negeri Tito Karnavian untuk mengizinkan pengadaan alat kesehatan dalam rangka...

Berita7 hari ago

Wabup Mimika Minta Warga Manfaatkan Waktu Dengan Baik Di Tengah Pendemi Covid-19

TIMIKA, HaiPapua.com – Wakil Bupati Mimika Yohannis Rettob mengimbau masyarakat kabupaten Mimika secara khusus di wilayah kota Timika agar memanfaatkan...

Berita7 hari ago

Bupati Mimika Perpanjang Masa Karantina Wilayah Hingga 23 April

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Timika, Jumat (03/04/2020) mengumumkan perpanjangnan waktu karantina wilayah di kabupaten Mimika hingga...

Tanah Papua1 minggu ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita1 minggu ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua1 minggu ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua2 minggu ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.