Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Polres Keerom Selidiki Keterlibatan EST Dalam Sindikat Pengedar Narkoba di Jayapura

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Satuan Reskrim Polres Keerom masih memeriksa pria berinisial EST (23) warga Abepura yang ditangkap membawa 19 paket ganja kering seberat 625,1 gram oleh Satgas Pamtas Batalyon Para Raider 501 Kostrad di depan Pos Skanto, Minggu (9/9/2018) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan setelah diamankan oleh anggota Satgas Pamtas Yonif 501 Kostrad Pos Skanto, selanjutnya diserahkan ke Polres Keerom untuk penanganan hukum lebih lanjut.

“EST (23) sudah diamankan di Mapolres Keerom untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari penangkapan itu, juga diamankan barang bukti 19 paket ganja kering beserta satu motor Honda Beat warna biru putih tanpa nomor polisi,” kata Kamal dalam keterangan tertulis, Senin (10/9/2018).

(Baca Juga: Satgas Pamtas Yonif 501 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 2 Kilogram Ganja dari PNG)

Satreskrim Polres Keerom, kata Kamal, masih menyelidiki kepemilikan 19 paket ganja yang dibawa oleh EST (23) tersebut. Selain itu, pihaknya juga masih mengembangkan terkait kemungkinan EST (23) bagian dari sindikat pengedar narkoba di Jayapura.

“Kepolisian masih menyelidiki, apakah 19 paket ganja itu milik EST (23) atau hanya sebagai kurir. Selain itu, dilakukan pengembangan terkait kemungkinan yang bersangkutan ada anggota sindikat pengedar narkoba di Jayapura,” ujar Kamal.

Menurut Kamal, EST (23) diamankan oleh anggota Satgas Pamtas Yonif 501 Kostrad Pos Skamto, saat menggelar razia rutin di jalan Trans Papua, Arso – Abepura. Saat diperiksa, EST (23) kedapatan membawa minuman beralkohol merk mansion yang langsung disita anggota Satgas lalu ditumpahkan di jalan.

Setelah pemeriksaan itu, EST (23) diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke arah Koya. Berselang beberapa saat kemudian, EST (23) kembali berbalik arah kembali ke Arso. Curiga dengan gelagatnya, anggota Satgas lalu membuntuti di belakang dan melihat EST (23) membuang kantong plastik hitam di pinggir jalan.

“Anggota Satgas yang membuntuti lalu memeriksa kantong plastik yang mencurigakan itu. Mengetahui kantong plastik berisi ganja, anggota selanjutnya melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan EST (23) di Arso 1. Ia selanjutnya diamankan anggota Satgas ke Pos Skanto dan selanjutnya diserahkan ke Polres Keerom,” kata Kamal.

Satgas Pamtas Yonif Para Raider 501 Kostrad Pos Yetti berhasil menggagalkan transaksi ganja di wilayah perbatasan RI-PNG, Jumat (7/9/2018). (ist)

Gagalkan Transaksi Narkoba di Kampung Perbatasan

Sebelumnya, Jumat (7/9/2018) lalu, Satgas Yonif 501 Kostrad Pos Yetti, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom juga berhasil menggagalkan transaksi narkoba di hutan perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) di Kampung Yetti.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 501 Kostrad Letkol Inf Eko Antoni Chandra menceriterakan keberhasilan anggota Satgas menggagalkan transaksi narkoba tersebut berkat laporan warga setempat.

“Ada warga Kampung Yetti yang melaporkan ke Pos, melihat orang mencurigakan membawa karung menuju ke hutan perbatasan PNG. Dari laporan itu, anggota Satgas lalu mempersiapkan pemeriksaan terkait informasi warga tersebut,” kata Eko Antoni melalui keterangan tertulisnya.

Anggota Satgas yang melakukan pengejaran berhasil melihat dua orang berada di gubuk yang terletak di tengah hutan. Salah seorang dari 2 orang tersebut, memiliki ciri sama dengan yang dilaporkan warga kampung.

“Mengetahui keberadaan anggota, kedua orang tersebut yang di antaranya warga negara PNG lalu kabur ke wilayah PNG. Dari lokasi anggota mendapati 10 paket ganja kering seberat 400 gram dan 1 bungkus biji ganja siap tanam,” papar Eko Antoni.

(Baca Juga: Satgas Pamtas Yonif 501 Kostrad Gelar Patroli Kesehatan di Kampung Pitewi)

Karena tidak bisa melakukan pengejaran ke wilayah PNG, kata Eko Antoni, anggota Satgas lalu mengamankan barang bukti ke Pos Komando Taktis Satgas Pamtas 501 Kostrad di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

“Keberhasilan menggagalkan transaksi narkoba ini, berkat dukungan dan kepercayaan dari masyarakat yang mulai percaya kepada anggota TNI yang bertugas di wilayah perbatasan. Ini juga tak lepas dari berbagai kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan anggota Satgas bersama warga di wilayah perbatasan,” ujar Eko Antoni.

“Kami sangat berharap kemanunggalan TNI bersama rakyat ini akan terus berlanjut untuk membantu membendung berbagai kegiatan ilegal dan melanggar hukum di wilayah perbatasan RI-PNG,” kata Eko Antoni menambahkan. (Rex)

Berita terbaru

Berita2 hari ago

Linmas Nawaripi Perketat Pengawasan ‘Social Distancing’ Pada Malam Hari

TIMIKA, HaiPapua.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing di Timika, aparat kampung Nawaripi mulai membatasi kerumunan warga...

Berita6 hari ago

Bupati Mimika Minta Pengadaan Alkes Melalui Perusahaan Swasta

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta Menteri Dalam negeri Tito Karnavian untuk mengizinkan pengadaan alat kesehatan dalam rangka...

Berita6 hari ago

Wabup Mimika Minta Warga Manfaatkan Waktu Dengan Baik Di Tengah Pendemi Covid-19

TIMIKA, HaiPapua.com – Wakil Bupati Mimika Yohannis Rettob mengimbau masyarakat kabupaten Mimika secara khusus di wilayah kota Timika agar memanfaatkan...

Berita6 hari ago

Bupati Mimika Perpanjang Masa Karantina Wilayah Hingga 23 April

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Timika, Jumat (03/04/2020) mengumumkan perpanjangnan waktu karantina wilayah di kabupaten Mimika hingga...

Tanah Papua1 minggu ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita1 minggu ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua1 minggu ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua1 minggu ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.