Connect with us

Tanah Papua

Polda Papua Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bentrok Aparat dengan Massa AMP

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian Daerah Papua menetapkan 5 orang tersangka dalam bentrokan antara aparat dengan massa Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Expo Waena, Kota Jayapura, Senin (23/9/2019) kemarin.

Dalam insiden itu, 1 prajurit TNI gugur, 3 warga sipil meninggal dunia, dan 6 anggota Brimob serta seorang warga mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan pasca-bentrokan itu pihaknya mengamankan 733 orang sejak kemarin.

“Setelah menggelar pemeriksaan maraton terhadap 733 orang tersebut, penyidik Polda Papua menetapkan 7 orang tersangka,” ujar Kamal di Jayapura, Selasa (24/9/2019).

(Baca Juga: Massa Aliansi Mahasiswa Papua Serang Aparat, 4 Orang Meninggal Dunia)

Dari 7 tersangka itu, kata Kamal, 5 orang di antaranya terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap prajurit TNI dan anggota Brimob. Kelima tersangka yang masih berstatus mahasiswa itu masing-masing berinisial YW, CK, YK, EP, dan MK.

“Mereka disangkakan melanggar Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun,” kata Kamal.

Untuk 2 tersangka lainnya yang berinisial AA dan AD, kata Kamal, terkait unjuk rasa yang terjadi pada 19 dan 29 Agustus lalu. Sangkaan terhadap keduanya diperkuat oleh keterangan para saksi-saksi.

“Keduanya disangkakan melanggar Pasal 106 KUHP tentang makar dengan ancaman pidana penjara paling lama dua puluh tahun,” papar Kamal.

Dipulangkan

Sementara itu, 726 orang lainnya yang dinyatakan tidak terlibat tindak kriminal sudah dipulangkan ke tempat tinggal mereka.

“Pada pukul 13.30 WIT, mereka sudah diantar pulang oleh anggota Brimob ke tempat tinggal mereka,” tutur Kamal.

(Baca Juga: Temuan Jasad di Puing Kebakaran, Korban Tewas Kerusuhan Wamena 22 Orang)

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan massa AMP yang merupakan gabungan mahasiswa yang pulang kampung dari sejumlah kota studi menggelar unjuk rasa di Rektorat Universitas Cenderawasih, Senin (23/9/2019).

Mereka bermaksud mendirikan posko mahasiswa eksodus di kampus itu, namun ditolak oleh pihak Rektorat Universitas Cenderawasih. Massa pengunjuk rasa kemudian dipulangkan ke Waena dengan pengawalan aparat kepolisian.

Setiba di Waena, massa menjadi beringas menyerang aparat kepolisian. Akibat bentrokan itu 4 orang meninggal dunia, di antaranya Praka Anumerta Zulkifli, prajurit Yonif RK 751/VJS yang bertugas BKO ke Polda Papua.

Selain itu ada 6 anggota Brimob yang mengalami luka berat dan seorang warga yang terkena panah. Mereka saat ini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kotaraja, Kota Jayapura. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua2 minggu ago

Situasi Skouw Kondusif, PLBN Buka Pintu Perlintasan Perbatasan RI-PNG

JAYAPURA, HaIPapua.com – Wakil Wali Kota Jayapura Rustam Saru memastikan situasi di area Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw dalam...

Tanah Papua2 minggu ago

Teror Penembakan di Area PLBN Skouw, Satgas Pamtas Siaga Satu

JAYAPURA, HaIPapua.com – Teror penembakan terjadi di area Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw, Distrik (kecamatan) Muara Tami, Kota...

Nasional3 minggu ago

Kerusuhan Wamena Bukan Konflik Etnis, Tapi Dipicu KKSB untuk Meresahkan Masyarakat

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo mengucapkan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya,...

Tanah Papua3 minggu ago

Kecam Pembunuhan Dokter, PDEI dan MHKI Desak Pemerintah Jamin Keamanan Petugas Kesehatan

JAKARTA, HaIPapua.com – Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) dan Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) mengecam terbunuhnya dr Soeko Marsetiyo dalam...

Tanah Papua3 minggu ago

Tim SAR Berhasil Temukan Black Box Pesawat Twin Otter PK-CDC

TIMIKA, HaIPapua.com – Tim SAR dari Indonesian Vertical Rescue berhasil menemukan dan mengangkat black box pesawat Twin Otter PK-CDC, pada...

Tanah Papua3 minggu ago

Jenazah Korban Penembakan KKSB Akan Dimakamkan di Takalar dan Buton

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua jenazah korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Puncak diterbangkan ke Timika, Kabupaten Mimika,...

Tanah Papua3 minggu ago

Dua Pengemudi Ojek Tewas Ditembak KKSB di Kabupaten Puncak

ILAGA, HaIPapua.com – Dua pengemudi ojek ditemukan tewas dengan luka tembak di Kampung Amungi, Distrik (kecamatan) Ilaga Utara, Kabupaten Puncak,...

Tanah Papua3 minggu ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 4 Jenazah Awak Pesawat Twin Otter PK-CDC

TIMIKA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi 4 jenazah awak pesawat Twin Otter PK-CDC di daerah pegunungan di...

Tanah Papua3 minggu ago

Bekas Kantor Bupati Yalimo Dibakar OTK, Ratusan Warga Mengungsi ke Koramil

JAYAPURA, HaIPapua.com – Gedung bekas Kantor Bupati Kabupaten Yalimo di Distrik Elelim hangus dilalap si jago merah, Selasa (24/9/2019) malam....

Tanah Papua3 minggu ago

Kantor Imigrasi Mimika Deportasi Warga Negara Kamerun

TIMIKA, HaIPapua.com – Kantor Imigrasi Mimika mendeportasi warga negara asing (WNA) asal Kamerun Nguetse Zangue Elvige Flore, Selasa (24/9/2019). Nguetse...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.