Connect with us

Tanah Papua

Polda Papua: Korban Penembakan OTK akan Dikebumikan di Probolinggo

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian Daerah Papua membenarkan insiden penembakan yang menewaskan seorang penjaga kios di Kampung Wuyukwi, Distrik (Kecamatan) Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (2/2/2019) kemarin.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan insiden penembakan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) itu terjadi sekitar pukul 17.49 WIT.

Dari keterangan saksi, kata Kamal, penjaga toko bernama Sugeng Efendi (25) saat itu sedang menunggu pembeli sambil menonton video di telepon genggamnya. Tak lama berselang, terdengar letusan tembakan dan tubuh Sugeng (25) terkapar bersimbah darah.

“Sugeng (25) lalu meminta tolong kepada rekannya Alfan Musofan (20) yang berbaring dibelakangnya, bahwa ia terkena tembakan,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/2/2019) pagi.

(Baca Juga: Penjaga Kios Tewas Ditembak OTK di Puncak Jaya

Setelah mengamankan korban, Alfan (20) lalu mengabarkan kejadian ini kepada Nendi Telenggen, pemilik kios yang tinggal di belakang kios. Ia meminta agar korban diantar ke Rumah Sakit.

Nendi lalu melaporkan kejadian ini ke Pos TNI terdekat dan sekitar pukul 18.40 WIT, personel Kodim 1714 Puncak Jaya datang mengevakuasi Sugeng (25) ke RSUD Mulia.

“Setelah tiba di RSUD Mulia 10 menit kemudian, saat hendak mendapat pertolongan medis dari pihak dokter menyebut korban sudah meninggal dunia,” ujar Kamal.

(Baca Juga: Mobil Dokter RS Banti Dibakar OTK)

Menurut Kamal, jenazah kemudian disemayamkan di Masjid Mujahidin Mulia dan rencananya akan dikirim ke kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur untuk dimakamkan. Pasca insiden penembakan itu, kata Kamal, aparat TNI-Polri mengetatkan penjagaan di sekitar lokasi kejadian.

“Di lokasi kejadian ditemukan selongsong peluru kaliber 9 milimeter. Untuk menindaklanjuti kejadian ini, Polres Puncak Jaya mengumpulkan keterangan dari para saksi dan hasil visum dari RSUD Mulia,” tutur Kamal.

Ganggu Persiapan Pemilu 2019

Polda Papua, kata Kamal, menyayangkan insiden penembakan yang menewaskan warga sipil di Puncak Jaya tersebut. Terlebih karena kejadian ini berlangsung jelang pesta demokrasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar April 2019 mendatang.

“Aksi kriminal dari kelompok bersenjata ini jelas ingin merusak persiapan pelaksanaan Pemilu 2019. Kami sangat menyayangkan kejadian ini, disaat kita akan memilih pemimpin-pemimpin yang akan membangun di segala bidang demi kesejahteraan warga, khususnya di Papua,” kata Kamal. (Rex)

Berita terbaru

Tanah Papua3 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua3 hari ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua4 hari ago

Tim SAR Temukan 12 Jenazah Di Antara Puing Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi puing Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 pada Jumat (14/2/2020) siang, sekitar pukul...

Tanah Papua4 hari ago

DKPP Berhentikan Anggota KPU Mimika Dedy Nataniel Mamboay

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Dedy Nataniel Mamboay selaku anggota Komisi Pemilihan...

Tanah Papua5 hari ago

Norman Ditubun Menggagas Pendirian Perpustakaan Kampung Nawaripi

TIMIKA, HaIPapua.com – Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi, distrik Wania, Mimika, Papua menggagas berdirinya perpustakaan di kampung Nawaripi. Norman yang...

Tanah Papua5 hari ago

Satu SST Tim Evakuasi Diterjunkan Dekat Lokasi Kecelakaan Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya memulai proses evakuasi terhadap kru dan penumpang Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138, Kamis (13/2/2020)...

Tanah Papua5 hari ago

Danrem 172: Cuaca Ekstrem Jadi Kendala Utama Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR terus mematangkan persiapan evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 yang jatuh di Pegunungan Mandala, Distrik (kecamatan)...

Nasional5 hari ago

Kecam Aksi Intoleransi, Presiden Perintah Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleran

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait kasus intoleransi yang terjadi di Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung...

Nasional6 hari ago

Presiden Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Sebagai Kepala Bakamla

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla). Pelantikan tersebut...

Tanah Papua6 hari ago

Polres Pegunungan Bintang Siapkan Satu Peleton Dukung Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Polres Pegunungan Bintang menyiapkan satu peleton personel untuk mendukung evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138. Seperti diberitakan sebelumnya,...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.