Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Pleno Rekapitulasi Suara Berlangsung Tertutup, Wartawan Diusir ke Luar Gedung

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Sejumlah wartawan media cetak, televisi, dan online diperintahkan ke luar dari ruang saat hendak meliput rapat pleno rekapitulasi suara tingkat distrik (kecamatan) di gedung Eme Neme Yauware Timika, Sabtu (20/4/2019).

Berdasarkan pantauan, para penyelenggara beralasan pelaksanaan pleno rekapitulasi untuk kecamatan Kwamki Narama dan Mimika Baru akan diadakan secara tertutup. Salah seorang wartawan yang berusaha menanyakan alasan rekapitulasi berlangsung tertutup, tapi tidak ditanggapi dan langsung mengusir semua wartawan yang sudah berada di dalam gedung.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika Dedy Nataniel Mambuay saat ditemui awak media mengaku belum mengetahui alasan pengusiran wartawan ini.

“Saya coba koordinasikan dengan Ketua KPU (Mimika) supaya teman-teman media bisa masuk. Saya juga tidak punya kewenangan, karena ini kan ranahnya Panitia Pemilihan Distrik (PPD). Kalau bisa koordinasikan dengan pihak PPD,” kata Dedy.

Pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kecamatan Mimika Baru sedianya dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIT, namun molor hingga pukul 13.00 WIT. Sejumlah wartawan lain yang belum mengetahui pengusiran wartawan dan hendak masuk ke dalam ruang gedung Eme Neme Yauware ditahan oleh anggota Brimob yang berjaga.

“Mas dari mana, wartawan belum bisa masuk. Kami hanya jalankan tugas, tolong koordinasi dengan pihak KPU,” ujar salah seorang anggota Brimob BKO dari Polda Maluku Utara.

Seperti diketahui, gedung Eme Neme Yauware Timika menjadi pusat pengumpulan logistik dan surat suara hasil pemungutan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Kabupaten Mimika. Gedung ini mendapat penjagaan berlapis dari aparat TNI-Polri dan pihak penyelenggara.

Bahkan pengunjung yang hendak memasuki kompleks gedung ini juga harus menjalani pemeriksaan dari aparat TNI-Polri.

Tidak Transparan

Salah seorang wartawan media nasional menyayangkan pengusiran wartawan ini. Menurutnya, para penyelenggara mulai bermain api dengan melakukan pleno tertutup yang jelas menyalahi etika penyelenggara pemilu yang harus transparan.

“Ini pasti ada apa-apanya, kenapa wartawan harus diusir. Bukan rahasia lagi, berdasarkan pengalaman pemilu di Kabupaten Mimika, kecamatan yang banyak pemilihnya seperti Kwamki Narama dan Mimika Baru kerap menjadi sasaran permainan suara,” kata wartawan yang enggan disebut namanya.

Mengacu pada hasil Pemilu 2014 lalu, anggota DPRD Mimika terpilih nyaris tanpa legalitas menyusul adanya permainan suara yang berakibat KPU Kabupaten Mimika mengeluarkan 4 Surat Keputusan (SK) berbeda untuk calon anggota legislatif terpilih. (Rex)

Berita terbaru

Tanah Papua1 hari ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua2 hari ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua2 hari ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua2 hari ago

Helikopter PT NUH Hilang Kontak di Kabupaten Nabire

JAYAPURA, HaIPapua.com – Helikopter Bell 212 nomor registrasi PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) hilang kontak dalam penerbangan dari...

Tanah Papua2 hari ago

Anggota Babinsa dan Pengemudi Ojek Tewas Dibantai KKSB

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI dan seorang warga sipil dibunuh secara biadab oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua3 hari ago

TNI Tanggung Biaya Pengobatan 2 Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menanggung biaya pengobatan dan membantu membiayai keluarga dua warga sipil korban penyerangan...

Tanah Papua5 hari ago

Dua Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua warga korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Intan Jaya dievakuasi ke Timika, Kabupaten...

Tanah Papua1 minggu ago

Bebas Covid-19, Warga Ilaga Syukuri Dengan Bakar Batu dan Makan Bersama

Ilaga, HaiPapua.com – Kabupaten Puncak Ilaga masih termasuk dalam Zona hijau  Covid-19. Dengan kondisi tersebut pemerintah daerah dan warga mensyukuri...

Tanah Papua3 minggu ago

Mogok Kerja Kerap Berujung PHK, DPRD Mimika Imbau PTFI Pertimbangkan Sisi Kemanusiaan

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika mengimbau manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak melakukan pemutusan hubungan...

Tanah Papua3 minggu ago

Tuntutan Dipenuhi Manajemen PTFI, Blokade Jalan Tambang Berakhir

TIMIKA, HaIPapua.com – Ribuan pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya membuka blokade jalan tambang setelah manajemen PTFI menjawab tuntutan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.