Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Permohonan Paslon JOSUA Ditolak MK, LUKMEN Kembali Pimpin Papua

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Petahana Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe – Klemen Tinal (LUKMEN) dipastikan kembali memimpin Provinsi Papua periode 2018-2023 setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Papua yang diajukan pasangan calon (paslon) John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae (JOSUA).

Dalam Amar Putusan Nomor 48/PHP.GUB-XVI/2018 yang dibacakan Anwar Usman selaku Ketua Panel di Ruang Sidang MK, Kamis (9/8/2018), menerima eksepsi KPU Provinsi Papua selaku termohon dan kuasa hukum pasangan LUKMEN selaku pihak terkait berkaitan dengan kedudukan hukum paslon JOSUA.

(Baca Juga: Sengketa Pilkada Serentak 2018 di MK, Terbanyak dari Papua)

Rapat Permusyawaratan Hakim yang diikuti oleh 9 Hakim Konstitusi menyatakan paslon JOSUA selaku pemohon tidak memiliki kedudukan hukum dalam sengketa Pilkada Papua.

“Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima,” kata Anwar Usman selaku Ketua Panel Sidang Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Papua, di Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Putusan MK Nomor 48/PHP.GUB-XVI/2018 diputuskan melalui Rapat Permusyawaratan Hakim Konstitusi yang ditandatangani oleh Anwar Usman selaku Ketua, dengan Hakim Anggota yakni, Aswanto, Saldi Isra, Manahan MP Sitompul, Arief Hidayat, I Dewa Gede Palguna, Maria Farida Indrati, Suhartoyo, dan Wahiduddin Adams.

Kedudukan Hukum (Legal Standing)

Dalam pertimbangan hukum putusan ini, Rapat Permusyawaratan Hakim Konstitusi menegaskan bahwa paslon JOSUA memenuhi syarat berdasarkan Pasal 2 dan Pasal 3 ayat (1) huruf a Peraturan MK Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

“Pada Pasal 3, Pemohon yakni paslon JOSUA adalah peserta Pilgub Papua berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Papua Nomor 28/PL.03.1/91/Kpt/Prov/II/2018,” kata Anwar Usman.

Namun, paslon JOSUA tidak memenuhi syarat berdasarkan Pasal 158 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 juncto Pasal 7 ayat (2) PMK 5/2017 pemohon yang mengajukan permohonan pembatalan penetapan perolehan suara tahap akhir Pilkada Papua dengan ketentuan selisih perolehan suara harus 1,5 persen, mengacu pada jumlah penduduk Provinsi Papua yang berada diantara 2 juta hingga 6 juta jiwa.

“Perolehan suara paslon JOSUA selaku pemohon adalah 932.008 suara, sedang perolehan suara pihak terkait paslon LUKMEN sebanyak 1.939.539 suara. Artinya selisih perolehan suara adalah 1.007.531 suara. Sementara ketentuan batas perolehan suara yang berhak mengajukan permohonan adalah paling banyak 1,5 persen x 2.871.547 (total suara sah) adalah 43.073,” kata Anwar Usman.

(Baca Juga: Kuasa Hukum KPUD Mimika dan OMTOB Bantah Tuduhan 5 Paslon di MK)

Sebelumnya, kuasa hukum KPU Provinsi Papua dan paslon LUKMEN dalam sidang sebelumnya mengajukan keberatan bahwa paslon JOSUA tidak memiliki kedudukan hukum karena tidak memenuhi syarat minimal untuk mengajukan sengketa hasil Pilgub Papua berdasarkan Pasal 158 ayat (1) UU No 10/2016 juncto Pasal 7 ayat (2) PMK 5/2017.

“Menimbang bahwa oleh karena keberatan (eksepsi) termohon dan pihak terkait mengenai kedudukan hukum pemohon beralasan menurut hukum, maka eksepsi lain dari termohon dan pihak terkait serta pokok permohonan tidak dipertimbangkan,” ucap Anwar Usman. (Fox)

Berita terbaru

Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia
Tanah Papua2 minggu ago

Danbrigif 20/3 Kostrad Lepas 330 Prajurit Lattuk Raider

Timika, Haipapua.com – Komandan Batalyon Infanteri 755/20/3 Kostrad Mayor Inf Afrianto Dolly beserta 330 orang prajurit jajaran Brigif 20/3 Kostrad dilepas...

Tanah Papua1 bulan ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua1 bulan ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga2 bulan ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua2 bulan ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua2 bulan ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua2 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita2 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua2 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua2 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.