Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Perekaman e-KTP Hanya 36 Persen, Pjs Gubernur Desak Disdukcapil Proaktif

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.comPenjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua Soedarmo mengintruksikan kepada Dinas Sosial, Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Papua serta  bupati/walikota se-Papua untuk mempercepat perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Soedarmo meminta agar Pemerintah Daerah lebih proaktif mempermudah warga mengurus e-KTP, misalnya dengan menyiapkan perekaman e-KTP mobile.

“Ketersediaan peralatan perekaman mobile sehingga masyarakat tidak harus ke kantor distrik, tetapi petugas Disdukcapil bisa ke wilayah atau daerah yang memang jauh dari kota,” ujar Soedarmo pada Rapat Kerja Percepatan Penyelesaian Perekaman e-KTP dan Bimbingan Teknis Administrator (ADB) di Jayapura, pekan lalu.

(Baca Juga: Mendagri: Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 Semakin Dekat, Ayo Rekam Data e-KTP)

Ia pun meminta agar bupati/walikota melibatkan tokoh agama dan tokoh adat di wilayah masing-masing untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat guna mempercepat perekaman e-KTP.

“Sebab e-KTP ini murni untuk mendapatkan data-data yang valid, bukan untuk hal-hal yang sifatnya bertentangan dengan agama. Makanya, perlu melibatkan para tokoh agama supaya ikut memberikan pencerahan kepada umatnya,” kata Soedarmo.

Menurut Soedarmo, Provinsi Papua menjadi salah satu daerah dengan tingkat perekaman e-KTP terendah di Indonesia. Ia berharap melalui rapat kerja itu bisa mempercepat proses perekaman e-KTP di seluruh kabupaten/kota di Papua dan sangat strategis guna mendukung pencapaian perekaman kependudukan secara nasional.

“Akhir April mendatang, saya minta ada evaluasi pada setiap pergerakan perekaman sebagai tindaklanjut dari kegiatan raker ini,” kata Soedarmo.

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arief Fakrulloh mengatakan total perekaman secara nasional saat ini mencapai 97 persen. Sementara untuk Provinsi Papua, kata Zudan, jumlah penduduk yang melakukan perekaman baru 1,1 juta jiwa atau sekitar 36 persen dari jumlah wajib KTP di Papua.

“Ini perlu kerja keras untuk mencapai target dan harus melakukan jemput bola,” kata Zudan.

Erat Kaitan dengan Pemilu

Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Papua Ribka Haluk berharap melalui raker tersebut, para kepala daerah di Papua berkomitmen untuk mempercepat perekaman e-KTP. Ia pun berharap para bupati/walikota mendukung kegiatan ini dengan mengalokasikan anggaran mengingat pentingnya data kependudukan untuk mendukung pelaksanaan pilkada, pemilu legislatif dan pilpres.

“Perekaman e-KTP erat kaitannya dengan keikutsertaan masyarakat pada pilkada, karena itu diharapkan dukungan dari kepala daerah. Teman-teman Disdukcapil kabupaten/kota siap bekerja namun terkendala sarana dan prasarana yang sangat minim. Terlebih karena pemerintah daerah di Papua tidak mengalokasikan anggaran untuk perekaman e-KTP,” kata Ribka.

(Baca Juga: Akhirnya Permainan Kotor KPUD Mimika Terbongkar)

Ribka mengakui perekaman e-KTP di Papua masih sangat rendah, dan rata-rata perekaman di tingkat kabupaten belum mencapai 50 persen. Padahal, kata Ribka, target secara nasional perekaman data kependudukan melalui e-KTP pada akhir 2018.

“Sesuai laporan yang saya terima, perekaman belum mencapai 50 persen, contohnya Kabupaten Mimika, baru 47 persen. Saya harap pemerintah daerah serius menindaklanjuti perekaman e-KTP ini,” kata Ribka. (Mas)

Berita terbaru

Tanah Papua1 hari ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua2 hari ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua2 hari ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua2 hari ago

Helikopter PT NUH Hilang Kontak di Kabupaten Nabire

JAYAPURA, HaIPapua.com – Helikopter Bell 212 nomor registrasi PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) hilang kontak dalam penerbangan dari...

Tanah Papua2 hari ago

Anggota Babinsa dan Pengemudi Ojek Tewas Dibantai KKSB

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI dan seorang warga sipil dibunuh secara biadab oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua3 hari ago

TNI Tanggung Biaya Pengobatan 2 Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menanggung biaya pengobatan dan membantu membiayai keluarga dua warga sipil korban penyerangan...

Tanah Papua5 hari ago

Dua Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua warga korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Intan Jaya dievakuasi ke Timika, Kabupaten...

Tanah Papua1 minggu ago

Bebas Covid-19, Warga Ilaga Syukuri Dengan Bakar Batu dan Makan Bersama

Ilaga, HaiPapua.com – Kabupaten Puncak Ilaga masih termasuk dalam Zona hijau  Covid-19. Dengan kondisi tersebut pemerintah daerah dan warga mensyukuri...

Tanah Papua3 minggu ago

Mogok Kerja Kerap Berujung PHK, DPRD Mimika Imbau PTFI Pertimbangkan Sisi Kemanusiaan

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika mengimbau manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak melakukan pemutusan hubungan...

Tanah Papua3 minggu ago

Tuntutan Dipenuhi Manajemen PTFI, Blokade Jalan Tambang Berakhir

TIMIKA, HaIPapua.com – Ribuan pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya membuka blokade jalan tambang setelah manajemen PTFI menjawab tuntutan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.