Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Pdt Lipius Biniluk Apresiasi Langkah Kodam Cenderawasih Memerangi Miras di Papua

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Pdt Lipius Biniluk mengapreasiasi jajaran Kodam XVII Cenderawasih dalam memerangi peredaran minuman beralkohol atau minuman keras (miras) di Provinsi Papua.

Pdt Lipius mencontohkan keberhasilan jajaran Kodam Cenderawasih menahan dua kontainer miras di Pelabuhan Jayapura, pada 21 Juni lalu.

“Saya hormat dan bangga kepada Pangdam Cenderawasih yang telah bertindak cepat untuk menyelamatkan warga Papua terutama generasi muda Papua dari racun miras,” kata Pdt Lipius di Jayapura, Selasa (24/7/2018).

(Baca Juga: Gubernur Papua Minta Pimpinan MRP Buat Peraturan Untuk Memproteksi OAP)

Menurut Pdt Lipius, jika dua kontainer miras tersebut dibiarkan beredar di Papua berpotensi mengakibatkan kerusakan moral warga Papua. Rohaniawan GIDI sekaligus tokoh masyarakat Papua ini mengungkapkan banyaknya tindak kriminalitas yang berujung kematian di Papua akibat miras.

“Bayangkan 9.000 liter lebih minuman keras akan dikonsumsi dan meracuni masyarakat Papua,” ujar Pdt Lipius.

Pada 2016 silam, kata Pdt Lipius, Gubernur Papua Lukas Enembe bersama jajaran Forkompimda Provinsi Papua dan diikuti para kepala daerah se-Papua telah membuat kesepakatan dan menandatangani pakta integritas terkait larangan peredaran, produksi, dan penjualan miras di Provinsi Papua.

Ia mengaku heran meski sudah ada pakta integritas pelarangan miras, namun tetap saja miras banyak beredar di masyarakat dan bahkan kini ditemukan dalam jumlah yang sangat banyak.

“Dalam hal ini, Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit sangat berkomitmen terhadap pakta integritas pelarangan miras tersebut,” kata Pdt Lipius.

Jika ada pihak yang mempermasalahkan penangkapan 2 kontainer miras tersebut dengan alasan memiliki izin resmi, menurut Pdt Lipius, pejabat tersebut telah mengingkari komitmennya saat menandatangani pakta integritas.

Ia mendesak Pangdam Cenderawasih agar 2 kontainer miras tersebut tidak dilepas dengan alasan apapun dan harus segera dimusnahkan.

“Saya minta kepada Pangdam, demi keselamatan umat, demi moral generasi muda, dan masyarakat Papua agar miras tersebut jangan dilepas, apapun alasannya. Dua kontainer miras itu harus dimusnahkan,” kata Pdt Lipius.

“Kita jangan menghancurkan masyarakat hanya karena mementingkan keuntungan pribadi. Saya juga minta kepada seluruh lapisan masyarakat agar mendukung upaya Pangdam, Pemerintah dan seluruh penegak hukum dalam memberantas peredaran miras di Tanah Papua,” kata Pdt Lipius menambahkan.

(Baca Juga: Satgas Para Raider 501 Kostrad Gagalkan Pesta Ganja dan Miras di Kampung Nafri)

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan dua kontainer miras tersebut saat ini masih ditahan di Mako Polisi Militer Kodam (Pomdam) Cenderawasih. Dari hasil penyelidikan, kata Aidi, dua kontainer miras itu milik salah satu pengusaha di Kota Jayapura.

“TNI tidak punya kewenangan melakukan penyidikan dan keberadaan dua kontainer miras ini sudah dilaporkan kepada pihak-pihak terkait. Namun sejauh ini belum ada penjelasan apakah miras ini ilegal atau legal, karena masih ditahan di Mako Pomdam,” kata Aidi.

“Penangkapan ribuan botol miras berbagai merk ini sebagai komitmen Kodam Cenderawasih membantu Pemerintah Daerah dalam melakukan pengendalian peredaran miras sesuai komitmen dalam pakta integritas pelarangan miras dari Gubernur Papua,” kata Aidi menambahkan. (Ong)

Berita terbaru

Berita2 hari ago

Linmas Nawaripi Perketat Pengawasan ‘Social Distancing’ Pada Malam Hari

TIMIKA, HaiPapua.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing di Timika, aparat kampung Nawaripi mulai membatasi kerumunan warga...

Berita6 hari ago

Bupati Mimika Minta Pengadaan Alkes Melalui Perusahaan Swasta

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta Menteri Dalam negeri Tito Karnavian untuk mengizinkan pengadaan alat kesehatan dalam rangka...

Berita6 hari ago

Wabup Mimika Minta Warga Manfaatkan Waktu Dengan Baik Di Tengah Pendemi Covid-19

TIMIKA, HaiPapua.com – Wakil Bupati Mimika Yohannis Rettob mengimbau masyarakat kabupaten Mimika secara khusus di wilayah kota Timika agar memanfaatkan...

Berita6 hari ago

Bupati Mimika Perpanjang Masa Karantina Wilayah Hingga 23 April

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Timika, Jumat (03/04/2020) mengumumkan perpanjangnan waktu karantina wilayah di kabupaten Mimika hingga...

Tanah Papua7 hari ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita1 minggu ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua1 minggu ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua1 minggu ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.