Connect with us
isidisini

Nasional

Mensos Idrus Marham: Penanganan KLB Asmat Harus Sampai Tuntas

Published

on

AGATS, HaIPapua.com – Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham meminta agar kasus gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat harus tertangani seluruhnya dengan baik. Mensos berharap Tim Terpadu yang sudah bekerja bisa menangani para korban secepatnya.

“Yang perlu diperhatikan satu bulan sejak pertama ditangani bahwa perawatan anak-anak ini harus tuntas. Sebab kalau tidak dikhawatirkan akan kembali terulang,” kata Idrus di Agats, Kabupaten Asmat, Sabtu (20/01/2018).

Usai mengecek kerja tim terpadu penanggulangan KLB di lapangan, Idrus mengungkapkan para dokter dan tenaga kesehatan sudah bekerja dengan baik. “Saya maklum bisa saja ada beberapa warga yang belum tersentuh pelayanan kesehatan karena kontur medan di Asmat yang sangat sulit,” ujar Idrus.

Kemensos, kata Idrus, sudah memberikan bantuan berupa beras sebanyak 3 ton dan makanan tambahan untuk anak-anak sebanyak 25 ribu paket. Ia berharap agar bantuan tersebut dapat disalurkan dengan baik melalui posko bantuan yang sudah didirikan. “Pastikan agar bantuan ini sudah terdistribusi dengan baik melalui posko bantuan,” katanya.

(Baca Juga: Mensos Idrus Marham Kunjungi Asmat)

 

Kemensos Perkuat Bantuan untuk Asmat

Menurut Idrus Marham, sudah lebih dari 7 tahun Kemensos memberikan program Komunitas Adat Terpencil (KAT) di 4 desa. Ia mengaku ke depan program ini bisa dikembangkan lebih luas lagi. “Ke depan ini bisa ditingkatkan,” kata Idrus Marham.

Untuk memudahkan identifikasi bencana sosial cepat terpantau, Idrus mengaku akan memperkuat koordinasi dengan kementerian lain, khususnya Kementerian Dalam Negeri.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat mengatakan  Kemensos akan membantu Kabupaten Asmat dengan memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Diantaranya, kata Harry, dengan meningkatkan kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) dari 391 keluarga menjadi 13.000 keluarga.

“Untuk PKH nantinya tidak  hanya dalam bantuan  uang, namun juga menerjunkan pendamping PKH. Saat ini baru ada 10 pendamping, dari  yang dibutuhkan sebanyak 56 dengan rasio 1 pendamping terhadap 300 keluarga,” kata Harry.

Menurut Harry, Kemensos juga akan memperkuat pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) bersinergi dengan Tagana.  Program 1000 hari pertama kehidupan, kata Harry, menjadi bukti Pemda Asmat sudah baik dalam pemahaman kesehatan warga.

“Program 1000 hari kehidupan pertama manusia jadi bukti Pemda Asmat memberikan perhatian untuk penanganan kesehatan dan kecukupan gizi ibu hamil serta bayinya. Namun tantangan alam yang menjadi kendala sehingga program yang baik ini tidak terlaksana dengan baik,” kata Harry. (Rex)

Berita terbaru

Tanah Papua5 hari ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua1 minggu ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga4 minggu ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua4 minggu ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua4 minggu ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua1 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita1 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua1 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua2 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua2 bulan ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.