Connect with us

Nasional

Lima Rapor Ekonomi Jokowi Positif, KSP Ajak Mahasiswa Optimis Tatap Masa Depan

Published

on

BANJARMASIN, HaIPapua.com – Parameter perekonomian dan hasil-hasil pembangunan yang dicapai secara positif dalam empat tahun pemerintahan Jokowi-JK layak membuat anak muda Indonesia optimistis.

Hal tersebut disampaikan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho saat tampil sebagai pembicara dalam Diskusi Publik ‘Pembangunan, Inovasi dan Sumber Daya Lokal’ di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (5/3/2019).

“Tugas negara memberi harapan, memberi rasa, dan memberi optimisme bahwa anda punya masa depan. Melihat masa depan dengan kepala tegak,” kata Yanuar.

(Baca Juga: Perekonomian Indonesia 2018 Tumbuh Signifikan Di Tengah Ketidakpastian Global)

Di depan ratusan mahasiswa ULM, Deputi Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yang membidangi kajian dan pengelolaan isu-isu sosial, ekologi, dan budaya strategis itu menekankan bahwa saat ini dunia sedang berubah.

“Ayo, mulai pikirkan apa yang anda sasar. Setelah lulus ngapain. Mau kerja, jadi wirausahawan, semua terbuka lebar,” ujarnya.

Doktor inovasi teknologi dan perubahan sosial Manchester Business School ini mengungkapkan alasan mengapa masa depan Indonesia amat cerah. Lima parameter rapor yang menjadi tolak ukur sebagai negara semuanya baik yakni pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, kesenjangan, inflasi, dan tingkat pengangguran.

“Angka pengangguran kita saat ini terendah selama 20 tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi kita stabil, inflasi terjaga rendah, dan tingkat kemiskinan turun menjadi 1 digit yaitu 9,66 persen, terendah sepanjang sejarah republik ini,” paparnya.

Yanuar menggarisbawahi, lima parameter ekonomi itu jadi modal terkuat Indonesia untuk maju. “Sebagai mahasiswa dari salah satu kampus terbaik di Kalimantan, pikiran anda harus yakin bahwa masa depan terbuka lebar dan cerah,” ucapnya.

(Baca Juga: Konektivitas dan Ekonomi Digital Buka Peluang Percepatan Pembangunan Desa

Pada kesempatan itu, ia menjawab pertanyaan Rahmatullah, mahasiswa Fakultas Ekonomi ULM tentang pengembangan produk unggulan lokal. Rahmatullah mencontohkan Itik Alabio, salah satu rumpun itik khas yang sebaran aslinya ada di Kalimantan Selatan.

Menurut Yanuar, seharusnya potensi Itik Alabio bisa dioptimalkan sebagai komoditas andalan Kalimantan Selatan sehingga produknya berkembang pesat seperti Empek-Empek Palembang, Rendang Padang, atau Gudeg Jogja.

“Kalau dikembangkan citarasanya dan dikemas dengan baik, bukan tak mungkin Itik Alabio go internasional. Seperti rendang yang kini dikemas dalam kaleng dan jadi produk ekspor andalan,” ujar Yanuar.

“Palembang saja dalam sehari mengekspor tujuh ton empek-empek ke luar Sumatera Selatan, termasuk ke negara-negara tetangga. Saya yakin, Itik Alabio pasti bisa,” kata Yanuar menambahkan.

Bangun SDM Lewat Bidikmisi

Dalam forum diskusi yang sama, Menristekdikti Mohamad Nasir menekankan bahwa nilai daya saing Indonesia selalu naik dalam Global Competitiveness Index. “Jangan berkecil hati pada pembangunan SDM kita,” kata Nasir.

Menurutnya, saat ini negara membuka kesempatan luas bagi anak muda untuk maju. Salah satunya dengan pemberian Beasiswa ‘Bidikmisi’ sebagai bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa tidak mampu .

“Dengan Beasiswa Bidikmisi seperti ini, semua orang bisa mendapat kesempatan luas untuk maju. Anda anak petani bisa jadi pemimpin. Saya pun anak petani, bisa jadi Menteri Kemristekdikti,” kata pria asal Ngawi, Jawa Timur itu.

(Baca Juga: Pemerintah Genjot Daya Saing Lewat Vokasi dan Seribu Start Up)

Menteri Nasir mengatakan, ada 5.039 anak penerima Beasiswa ‘Bidikmisi’ termasuk dari kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar. “Di Kalimantan Selatan ada 109 mahasiswa penerima Beasiswa ‘Bidikmisi’,” ucap Nasir.

Pembicara lain dalam diskusi ini yakni Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika Septriana Tangkary, Kepala Balitbangda Pemprov Kalimantan Selatan H. M. Amin, Akademisi ULM Dr. Aminuddin Prahatama Putra.

Septriana mengatakan, bukan mimpi Indonesia akan jadi bangsa besar. “Sesuai visi Presiden Jokowi, Indonesia jadi ibukota digital di Asia,” katanya.

Ia memaparkan bahwa saat ini pemerintah bekerja untuk mewujudkan pemerataan ekonomi, termasuk di antaranya dalam pembangunan ICT secara merata. Untuk itu, di tengah derasnya perkembangan ‘internet of things’, ia mengajak anak muda menggunakan media sosial dengan bijak.

“Gunakan gawai yang kita miliki untuk menghasilkan konten-konten positif dan mencerahkan,” pesannya.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat Bpk. Prof. Dr. H. Sutarto Hadi sangat mengapresiasi digelarnya diskusi publik di ULM. “Mahasiswa ULM bisa mereguk ilmu dari para pembicara hebat, dan melangkah menuju masa depan dengan penuh optimisme,” kata Sutarto Hadi. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua1 minggu ago

Korban Banjir Bandang Terus Bertambah, 93 Jiwa Meninggal Dunia dan 8.773 Jiwa Mengungsi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus bekerja keras untuk mencari dan menolong...

Tanah Papua1 minggu ago

Polda Papua Libatkan Anjing Pelacak Membantu Pencarian Korban Banjir Bandang

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian Daerah Papua menerjunkan Tim K-9 atau anjing pelacak untuk membantu pencarian korban bencana banjir bandang di...

Tanah Papua1 minggu ago

Kepala BNPB Minta Penanganan Pengungsi Harus Maksimal

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo meminta agar upaya pencarian dan pertolongan terhadap...

Tanah Papua1 minggu ago

Korban Banjir Bandang, 72 Jiwa Meninggal Dunia dan 4.738 Jiwa Mengungsi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Jumlah korban banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura terus bertambah. Saat ini Tim SAR gabungan dari...

Tanah Papua1 minggu ago

Denzipur X/KYD Bantu Pembersihan Jalan Pascabanjir Bandang

JAYAPURA, HaIPapua.com – Dua SST prajurit Detasemen Zipur X/KYD yang diterjunkan untuk membantu penanganan pasca banjir bandang di Sentani, Kabupaten...

Tanah Papua1 minggu ago

Kepala BNPB Tinjau Langsung Penanganan Pascabanjir Bandang di Kabupaten Jayapura

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo meninjau Kabupaten Jayapura pasca bencana banjir bandang....

Tanah Papua1 minggu ago

Korban Banjir Bandang di Sentani, 66 Orang Meninggal Dunia dan 4.153 Warga Mengungsi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Jayapura, Basarnas, aparat TNI-Polri dan relawan terus berupaya menolong korban bencana...

Tanah Papua1 minggu ago

Sejumlah Rumah Tertimbun Longsor di Jayapura Selatan, 7 Orang Meninggal Dunia

JAYAPURA, HaIPapua.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jayapura sejak Sabtu (16/3/2019) sore juga berdampak di wilayah Kota Jayapura. Bencana...

Tanah Papua1 minggu ago

Banjir Bandang Terjang Sentani, Puluhan Orang Meninggal dan Ribuan Mengungsi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jayapura menyebabkan banjir bandang di Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada...

Nasional2 minggu ago

Pemerintah Terus Berupaya Tingkatkan Kapasitas dan Kesejahteraan Guru

JAKARTA, HaIPapua.com – Pemerintah terus berupaya meningkatkan martabat tenaga pendidik melalui peningkatan kesejahteraan, memajukan profesi guru, dan mendorong peningkatan mutu...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.