Connect with us

Nasional

Laode Syarif: Perpres 54/2018 Perkuat Kolaborasi Pencegahan Korupsi

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK) mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang dinilai akan memperkuat kolaborasi pencegahan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Syarif pada pertemuan Kick Off Teknis menindaklanjuti pelaksanaan Stranas PK yang diikuti Timnas PK diantaranya KPK, Kantor Staf Presiden (KSP), Bappenas, Kemendagri, dan MenPANRB di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

“Ini suatu terobosan baru yang dibutuhkan untuk semakin memperkuat upaya pencegahan korupsi dan mencapai target peningkatan Indeks Persepsi Korupsi,” ujar Laode Syarif.

(Baca Juga: Perpres 54/2018 Perkuat Komitmen Pemerintah Dalam Pencegahan Korupsi)

Hal, senada disampaikan Basaria Panjaitan yang menilai Perpres 54/2018 menyatukan langkah Pemerintah untuk melakukan kolaborasi pencegahan korupsi di pemerintahan.

“Selama ini upaya pencegahan (korupsi) yang kita laksanakan masing-masing, terpisah, dan membuat bingung Kementerian dan Pemerintah Daerah. Perpres 54/2018 ini telah menyatukan kita dalam kolaborasi yang semakin kuat untuk pencegahan korupsi,” ujar Basaria menambahkan.

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho mengatakan Perpres 54/2018 merupakan revisi dan penguatan dari Perpres 55/2012 tentang Strategi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (Stranas PPK) yang diarahkan untuk lebih fokus pada pencegahan korupsi di sektor prioritas Pemerintah antara lain Perizinan dan Tata Niaga, Keuangan Negara, serta Penegakan Hukum, dan Reformasi Birokrasi.

Selain itu, kata Yanuar, Perpres 54/2018 ini juga menekankan sinergi dan kolaborasi antara upaya pencegahan yang dilaksanakan oleh KPK dengan upaya yang ada di Kementerian/Lembaga/Daerah, yang selama ini terlaksana terpisah.

“Bersama-sama kita pastikan keterlibatan Kementerian, Lembaga, dan Daerah dalam aksi penguatan pencegahan korupsi dengan adanya terobosan kolaborasi ini,” kata Yanuar.

(Baca Juga: Presiden: Jangan Main-Main Dengan Korupsi Karena Tiap Bulan Ada OTT KPK)

Menurutnya, Timnas PK akan segera membentuk Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi sebagai pelaksana teknis dari Stranas dan akan bekerja di Gedung Merah Putih KPK.

“Untuk penyelesaian tata laksana atua mekanisme terkait kerja tim dan peluncuran aksi pencegahan korupsi segera dilaksanakan sebagaimana dimandatkan Perpres untuk diselesaikan paling lambat dalam waktu 3 bulan setelah Perpres ditandatangani Presiden,” ujar Yanuar. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua21 jam ago

Pangdam Cenderawasih Besuk 4 Warga Asal Kampung Olenki di RSUD Mimika

TIMIKA, HaIPapua.com – Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab membesuk 4 korban luka tembak yang tengah dirawat di...

Tanah Papua2 hari ago

Kodam Cenderawasih Akan Investigasi Tertembaknya 7 Warga di Kabupaten Puncak

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kodam XVII Cenderawasih menyampaikan duka cita menyusul jatuhnya korban jiwa dari warga sipil dalam insiden kontak tembak...

Tanah Papua2 hari ago

Kontak Tembak di Kabupaten Puncak, 3 Warga Sipil Tewas

TIMIKA, HaIPapua.com – Empat warga korban kontak tembak di Kabupaten Puncak, dievakuasi ke RSUD Mimika, Kabupaten Mimika, Rabu (18/9/2019) siang....

Tanah Papua2 hari ago

Pesawat Twin Otter Rimbun Air PK-CDC Hilang Kontak di Kabupaten Puncak

TIMIKA, HaIPapua.com – Pesawat Rimbun Air PK-CDC jenis Twin Otter DHC-6 hilang kontak dalam penerbangan dari Timika, Kabupaten Mimika ke...

Nasional1 minggu ago

Presiden Jokowi Kaji Usulan Pemekaran Wilayah di Papua

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo berjanji akan menindaklanjuti aspirasi pemekaran wilayah di Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan Presiden saat...

Nasional1 minggu ago

Presiden Akan Tempatkan 1.000 Sarjana Muda Papua di BUMN

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo bertemu dengan 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Dalam pertemuan itu,...

Tanah Papua2 minggu ago

Ratusan Mahasiswa Tinggalkan Kota Studi, Gubernur Papua Kelabakan

JAYAPURA, HaIPapua.com – Mulutmu harimaumu. Slogan ini mungkin menggambarkan respons emosional Gubernur Papua Lukas Enembe menanggapi insiden di Asrama Mahasiswa...

Tanah Papua2 minggu ago

Polisi Amankan 20 Simpatisan ULMWP yang Diduga Terlibat Kerusuhan Jayapura

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian terus memburu pelaku perusakan dan pembakaran dalam unjuk rasa anti-rasis yang berujung kerusuhan di Jayapura, Kamis...

Tanah Papua2 minggu ago

Polisi Temukan Empat Jasad Pendulang dalam Kondisi Hangus

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian Resor Asmat menemukan 4 jasad dalam kondisi hangus saat melakukan penyisiran di lokasi tambang emas ilegal...

Tanah Papua2 minggu ago

3 Pendulang Luka Bacok Diserang OTK di Distrik Seradala, Yahukimo

TANAH MERAH, HaIPapua.com – Tiga pendulang emas tradisional dari Distrik (kecamatan) Seradala, Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke RSUD Boven Digoel, Kabupaten...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.