Connect with us
isidisini

Tanah Papua

KPU Papua Gunakan PD DIKTI Verifikasi Ijazah Bakal Calon Kepala Daerah

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoi menegaskan akan menggunakan sistem yang dinamakan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD DIKTI) untuk mengecek keabsahan ijazah yang dimiliki bakal calon kepala daerah. Langkah tersebut, kata Arisoi, untuk memberikan kepastian menyusul munculnya isu penggunaan ijazah palsu oleh calon kepala daerah.

“Melalui sistem PD DIKTI, kita akan melakukan pengecekan secara detail apakah yang bersangkutan itu tamat dari perguruan tinggi tersebut, dari jurusan mana, tahun berapa, intinya kita melihat databasenya,” ujar Adam Arisoi saat menemui pengunjuk rasa di depan Kantor KPU Papua, Senin (15/1/2018).

Jika ditemukan indikasi penggunaan ijazah palsu, kata Adam, bukan hanya dibatalkan pencalonannya tapi juga tindakan penggunaan ijazah palsu merupakan tindakan pidana yang menjadi ranah penegak hukum. Adam menjelaskan ada 19 item kelengkapan administrasi yang harus disiapkan oleh bakal calon kepala daerah.

“Berkas dari pasangan bakal calon sudah ada semua, tinggal perpanjangan dan semua calon sudah lengkap, tinggal pasangan Lukmen saja yang belum,” kata Adam.

(Baca Juga: FPDP Desak KPU Papua Selidiki Dugaan Ijazah Palsu JWW)

Untuk verifikasi ijazah, kata Adam, pihaknya langsung mendatangi perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah. Dia mengungkapkan saat ini tim KPU sudah berangkat ke Manado, Jakarta dan Makassar termasuk memasukkan surat ke Universitas Cenderawasih.

Jawaban itu sekaligus menjawab tudingan pengunjuk rasa bahwa KPU tidak serius melakukan verifikasi ijazah bakal calon kepala daerah. “Nah kalau rakyat merasa KPU tidak melakukan tugasnya yah silahkan, intinya semua ada mekanismenya. Kalau dibilang palsu ya jangan demo KPU, demolah kepada perguruan tinggi yang ijasahnya dipalsukan, toh disitu ada tandatangan rektornya, dekannya, nomor seri ijazah. Jangan demo KPU dong,” kata Adam.

Namun, KPU Papua tetap terbuka dan menerima semua aspirasi yang masuk. “Artinya ada aspirasi yang masuk, nyatakan ijazah tidak jelas tentu akan dilakukan verifikasi faktualnya, door to door dari sekolah ke sekolah, perguruan tinggi ke perguruan tinggi. Kalau hasilnya yang bersangkutan dinyatakan sebagai mahasiswanya, trus KPU mau bilang apa, kecuali dari perguruan tinggi nyatakan itu bukan mahasiswanya, tentu KPU akan terbuka untuk publik, karna kita ini bicara aturan,” kata Adam.

Syarat seorang bakal calon kepala daerah, kata Adam, ada 2 yakni syarat pencalonan dan syarat calon. “Nah syarat calon itulah di hari ini bapak-bapak semua merasa prihatin di Tanah Papua. Tapi kita jangan bicara ini dulu, apakah kita semua ingin ciptakan pilkada damai di Papua. Aspirasi ini adalah bagian yang akan dianjurkan sebagaimana Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008, jika ada masyarakat yang merasa keberatan dengan proses pencalonan silahkan melaporkan kepada KPU dan KPU akan evaluasi serta verifikasi apa yang disampaikan,” ujar Adam.

(Baca Juga: Massa FPDM Pertanyakan Ijazah Bupati Mimika)

Seiring berjalannya tahapan pilkada, isu ijazah palsu dari pasangan bakal calon mulai mencuat seperti tudingan terhadap Bupati Jayawijaya dua periode John Wempi Wetipo (JWW) yang kini menjadi bakal calon gubernur Papua.

Sebelumnya di Timika, Kabupaten Mimika, juga kembali mencuat tudingan ijazah palsu Bupati Mimika Eltinus Omaleng. Dan jauh sebelumnya terhadap Bupati Mimika dua periode dan kini menjabat Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal juga pernah terkena isu penggunaan ijazah palsu pada Pilkada Mimika. Yang menarik karena calon yang diisukan menggunakan ijazah palsu sudah menjabat sebagai kepala daerah sebelumnya. (Mas)

Berita terbaru

Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia
Tanah Papua2 minggu ago

Danbrigif 20/3 Kostrad Lepas 330 Prajurit Lattuk Raider

Timika, Haipapua.com – Komandan Batalyon Infanteri 755/20/3 Kostrad Mayor Inf Afrianto Dolly beserta 330 orang prajurit jajaran Brigif 20/3 Kostrad dilepas...

Tanah Papua1 bulan ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua1 bulan ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga2 bulan ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua2 bulan ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua2 bulan ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua2 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita2 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua2 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua2 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.