Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Kontak Tembak di Tembagapura, Satgas TNI Lumpuhkan 3 Anggota KKSB

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) TNI berhasil melumpuhkan 3 anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dalam kontak tembak di Kali Bua, Distrik (kecamatan) Tembagapura, Kabupaten Mimika, Minggu (15/3/2020) kemarin.

Informasi yang dihimpun di Tembagapura, kontak tembak terjadi pada Minggu (15/3/2020) siang sekira pukul 13.40 WIT. Saat itu, 2 regu Satgas TNI yang melakukan pengejaran menemukan tempat persembunyian KKSB di sebuah honai yang berada tidak jauh dari Kali Bua.

Dari lokasi persembunyian, anggota Satgas melepaskan tembakan terbidik yang menewaskan anggota KKSB yang berjaga di depan honai. Melihat rekannya tewas, anggota KKSB berhamburan ke luar dari honai lalu melepaskan tembakan ke segala arah.

“Anggota lalu melepaskan beberapa kali tembakan terbidik ke arah honai yang dibalas oleh KKSB. Sempat terjadi kontak tembak beberapa saat hingga akhirnya mereka kabur ke arah hutan,” ujar sumber Haipapua.com.

(Baca Juga: Kontak Tembak di Distrik Jila, Satu Prajurit TNI Gugur)

Ketika anggota Satgas melakukan pembersihan di sekitar honai ditemukan 3 mayat bersama 3 pucuk senjata api laras panjang.

“Ada 1 mayat ditemukan di luar honai dan 2 lainnya di dalam honai. Dalam penyisiran itu juga ditemukan 3 pucuk senpi laras panjang yakni satu senpi jenis M-16 dan 2 pucuk AK-47.”

“Tidak menutup kemungkinan ada korban lain karena anggota sempat melihat beberapa di antara mereka membantu rekannya yang terluka saat melarikan diri,” katanya.

Sementara itu, dari laman facebook The TPNPB News menulis pernyataan Militer Murib, salah seorang pentolan KKSB yang mengakui ada 6 anggotanya tertembak dalam kontak tembak dengan TNI di Tembagapura.

“Ada 4 korban meninggal dunia, yakni Mudah Waker (45), Moni Waker (30), Lani Magay (30), dan Lera Magay (28). Selain itu ada 2 korban luka ringan, yaitu Epina Magay luka tembak di betis kiri dan Sikop Lawiya Magay (29) di tangan kanan,” tulis The TPNPB News pada Senin (16/3/2020).

(Baca Juga: Anggota Satgas Gakkum Polri Gugur di Tembagapura)

Laporan langsung The TPNPB News yang bersumber dari Lekagak Telenggen juga membenarkan mereka kehilangan 3 pucuk senjata dalam kontak tembak itu. Ke-3 senjata itu kemungkinan rampasan KKSB saat menyerang anggota TNI-Polri.

“Satu pucuk senpi M-16 dan 2 pucuk senpi AK-47. Semuanya diambil kembali oleh pasukan TNI-Polri dari tangan pasukan TPNPB,” tulisnya.

Dalam pernyataannya, Lekagak menegaskan bahwa korban tersebut dalam rangka perjuangan kemerdekaan untuk menutup tambang emas Freeport di Tembagapura.

Anggota KKSB yang terluka dalam kontak tembak di Kali Bua, Distrik Tembagapura, Minggu (15/3/2020). (Facebook The TPNPB News)

Polda Papua Akan Terus Melakukan Penegakan Hukum

Polda Papua juga membenarkan tewasnya 4 anggota KKSB dalam kontak tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Tembagapura.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan kontak tembak terjadi selama 2 hari yakni pada Sabtu (14/3/2020) dan Minggu (15/3/2020) kemarin.

“Akibat kontak tembak itu, 4 anggota KKSB tewas dan berhasil mengamankan 3 pucuk senpi dan senjata tajam lainnya,” kata Kamal dalam siaran pers pada Senin (16/3/2020).

(Baca Juga: Kembali 612 Pengungsi Asal Tembagapura Dievakuasi ke Timika)

Menurutnya, 3 pucuk senpi yang berhasil diamankan dalam kontak tembak itu yakni 1 pucuk senpi AR-15, 1 pucuk AK-47, dan satu pucuk senpi Thompson. Senjata tersebut adalah rampasan KKSB di Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya pada 2012 dan Pos Kulirik, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya pada 2014.

“Aparat gabungan juga mengamankan 3 busur panah, 5 anak panah, dan satu kampak,” ucapnya.

Kamal menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum terhadap anggota KKSB di Tembagapura karena telah meresahkan warga. Seperti diberitakan sebelumnya, ada ribuan warga dari 3 kampung di Distrik Tembagapura terpaksa mengungsi ke Timika menyusul kehadiran KKSB.

“Atas keberhasilan tersebut, Kapolda Papua selaku pimpinan Polri di Papua memberikan apresiasi kepada personel yang berhasil melumpuhkan dan mengamankan senpi serta senjata tajam,” pungkasnya. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua5 hari ago

Anggota Satgas Apter Gugur Dalam Kontak Tembak Dengan KKSB di Kampung Hitadipa

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Hitadipa, Distrik...

Tanah Papua5 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Kru Helikopter PK-USS

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi 3 kru helikopter Bell 212 PK-USS, Sabtu (19/9/2020) siang. Seperti diberitakan...

Tanah Papua6 hari ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua6 hari ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua7 hari ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua7 hari ago

Helikopter PT NUH Hilang Kontak di Kabupaten Nabire

JAYAPURA, HaIPapua.com – Helikopter Bell 212 nomor registrasi PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) hilang kontak dalam penerbangan dari...

Tanah Papua7 hari ago

Anggota Babinsa dan Pengemudi Ojek Tewas Dibantai KKSB

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI dan seorang warga sipil dibunuh secara biadab oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua1 minggu ago

TNI Tanggung Biaya Pengobatan 2 Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menanggung biaya pengobatan dan membantu membiayai keluarga dua warga sipil korban penyerangan...

Tanah Papua1 minggu ago

Dua Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua warga korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Intan Jaya dievakuasi ke Timika, Kabupaten...

Tanah Papua2 minggu ago

Bebas Covid-19, Warga Ilaga Syukuri Dengan Bakar Batu dan Makan Bersama

Ilaga, HaiPapua.com – Kabupaten Puncak Ilaga masih termasuk dalam Zona hijau  Covid-19. Dengan kondisi tersebut pemerintah daerah dan warga mensyukuri...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.