Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Kontak Tembak di Kabupaten Puncak, 3 Warga Sipil Tewas

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Empat warga korban kontak tembak di Kabupaten Puncak, dievakuasi ke RSUD Mimika, Kabupaten Mimika, Rabu (18/9/2019) siang.

Topina Mom (36) mengalami luka di betis sebelah kanan, Bu Tabuni (37) luka di lengan kanan, Herina Kinal (32) luka di pinggang kanan, dan Yefrina Mom (16) luka di dada kanan.

Mereka mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Mimika, sekaligus memastikan penyebab luka-luka yang mereka alami.

Kontak Tembak

Informasi yang dihimpun di Ilaga, kontak tembak antara Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kampung Olenki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Selasa (17/9/2019) kemarin.

(Baca Juga: Sempat Disandera KKSB, Anggota Satgas Nemangkawi Ditemukan Meninggal Dunia)

Insiden itu bermula dari laporan warga Distrik Ilaga Utara mengenai kehadiran KKSB di wilayah itu. Mereka melakukan pemalangan jalan dan merampas 7 motor ojek di Kampung Amungi pada Minggu (15/9/2019). Beruntung, saat perampasan motor itu, tukang ojek berhasil melarikan diri.

Pada hari berikutnya, aparat TNI-Polri kembali mendapat laporan KKSB menduduki Kampung Olenki. Di situ, mereka melakukan perampasan harta benda milik warga. Sejumlah tokoh masyarakat bersama Pendeta Anis Labene yang menolak kehadiran kelompok itu justru menjadi sasaran penganiayaan.

Menindaklanjuti laporan warga, pada Selasa (17/9/2019) pagi, Satgas Gakkum TNI-Polri kemudian melakukan patroli ke Kampung Olenki. Satgas berhasil menemukan jejak KKSB, ketika melihat sekelompok orang menenteng 8 pucuk senjata laras panjang berbagai jenis menuju ke sebuah honai di Kampung Olenki.

Setelah mendekat di lokasi persembunyian KKSB, satgas kemudian menembak dengan sasaran terbidik ke anggota KKSB yang berjaga di honai itu. Serangan itu membuat belasan anggota KKSB yang ada di situ kocak kacir. Mereka lalu memberikan tembakan balasan ke segala arah karena tidak mengetahui posisi anggota satgas.

Kontak tembak berlangsung sekitar 30 menit, sebelum akhirnya anggota KKSB kabur melarikan diri ke hutan. Setelah situasi aman, anggota satgas melakukan penyisiran ke honai yang menjadi lokasi persembunyian KKSB. Di dalam honai aparat hanya mendapati sebuah telepon genggam dan 2 buah charger Handy Talky (HT).

Di lokasi kejadian, anggota satgas juga menemukan bercak darah. Mengikuti arah bercak darah itu diketahui anggota KKSB melarikan diri ke arah utara. Mereka diduga kabur ke Distrik Sinak yang selama ini menjadi lokasi persembunyian mereka.

(Baca Juga: Satgasgakkum TNI-Polri Rebut Markas Goliat Tabuni)

Sementara itu, penyisiran di Kampung Olenki, anggota satgas mendapati 6 warga luka-luka dan seorang balita bernama Rudi Mom meninggal dunia. Korban luka dan meninggal dunia selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Ilaga. Karena mengalami luka serius, Tekiman Wonda (33) dan Edison Mom akhirnya meninggal dunia.

Dari laporan tokoh masyarakat di Kampung Olenki, diketahui bahwa KKSB yang melakukan aksi kriminal di kampung itu di antaranya Lekagak Telenggen, Militer Murib, Seltius Waker, Tenius Kulua, Leri Mayu Enumbi, dan Iris Murib.

Koordinasi dengan Pemda Kabupaten Puncak

Pasca-insiden kontak tembak di Kampung Olenki, Satgas Gakkum TNI-Polri langsung berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Puncak.

Dari koordinasi tersebut, kemudian diputuskan untuk mengevakuasi korban luka ke RSUD Mimika. Selain itu akan dilakukan investigasi dan olah TKP di Kampung Olenki untuk memastikan penyebab 3 warga meninggal dunia dan 4 lainnya luka-luka.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto membenarkan kejadian itu.

“Memang benar ada kejadian kontak tembak kemarin di Kampung Olenki di Kabupaten Puncak sekitar pukul 17.30 WIT. Sampai saat ini, kami masih mendalami dan mengumpulkan fakta-fakta di lapangan,” kata Eko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/9/2019) malam. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasa Apresiasi PT. Freeport Indonesia Atas Dukungan Terhadap Operasional Lembaga

TIMIKA, haipapua.com – Mewakili Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa), Direktur Eksekutif Lemasa, Stingal Johnny Beanal, Amd.Kom S.Sos menyampaikan apresiasi...

Tanah Papua2 minggu ago

Tanzil Asharie: KKM Minta Pemkab Bantu Pembangunan Gedung Sekretariat

  TIMIKA, HaiPapua.com – Anggota DPRD Mimika dari daerah pemilihan I (Dapil I) Tanzil Asharie melakukan reses kedua untuk menyerap...

Tanah Papua4 minggu ago

YPMAK Bantu RS Kasih Herlina APD dan Barang Medis Lain

TIMIKA, HaiPapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan barang medis lain...

Tanah Papua4 minggu ago

Lemasa Tidak Setuju Pembentukan Yayasan Lima Suku Kekerabatan

TIMIKA, HaiPapua.com – Direktur Eksekutif Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) Stingal Johnny Beanal, Amd.Kom S.Sos mengatakan pihaknya tidak menyetujui...

Tanah Papua1 bulan ago

Pembahasan APBD Induk Mimika 2021 Diagendakan Pada Pertengahan November

Timika, HaiPapua.com – Ketua DPRD Mimika Robby Kamaniel Omaleng mengatakan, usai evaluasi APBD Perubahan Mimika Tahun Anggaran 2020 di Jayapura,...

Tanah Papua1 bulan ago

Masyarakat Suku Amungme Diminta Tidak Terpengaruh Dengan Isu Musdat

TIMIKA, HaiPapua.com – Direktur Eksekutif Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) Stingal Johnny Beanal, Amd.Kom S.Sos meminta seluruh warga suku...

Tanah Papua1 bulan ago

Haris Azhar: Kami Akan Minta Pemda Sediakan Transportasi Kembalikan Warga Ke Distrik Tembagapura

TIMIKA, HaiPapua.com – Kuasa Hukum Forum Pemilik Hak Sulung, Tsinga, Waa-Banti dan Aroanop (FPHS – Tsingwarop) Haris Azhar, mengatakan akan...

Tanah Papua2 bulan ago

Jadi Tersangka Penyebar Video Porno, Bupati Mimika Terancam Dicopot

JAYAPURA, HaIPapua.com – Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng (EO) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Informasi dan...

Tanah Papua2 bulan ago

Adang TGPF, Bukti KKB Lakukan Kekerasan Bersenjata Masif di Kabupaten Intan Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan penyerangan terhadap Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) membuktikan masifnya kekerasan...

Tanah Papua2 bulan ago

Kapolda Papua Desak Bupati Bantu Redam Kekerasan Bersenjata

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mendesak para Kepala Daerah ikut terlibat meredam aksi kekerasan yang dilakukan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.