Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Kodam Cenderawasih Bantah Anggota TNI Curi Tiang Listrik di Kabupaten Jayawijaya

Published

on

WAMENA, HaIPapua.com – Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi membantah berita di salah satu media online yang menyebut oknum Batalyon 756/WMS mencuri tiang listrik di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya.

Menurut Aidi, kejadian yang berbuntut penahanan truk Yonif 756/WMS pada Minggu (22/7/2018) lalu, karena kesalahpahaman antara warga dengan anggota TNI yang saat itu diperintahkan untuk mengambil tiang listrik yang sudah tidak terpakai di Kampung Muliama.

“Ini hanya kesalahpahaman warga Kampung Muliama yang menduga anggota TNI hendak mencuri tiang listrik sehingga menahan truk Yonif 756. Kasus ini sudah diselesaikan dengan baik pada pertemuan yang melibatkan Kodim 1702 Jayawijaya, Yonif 756/WMS, PLN Wamena, dan masyarakat Kampung Muliama pada Senin (23/7/2018) kemarin,” kata Aidi di Jayapura, Kamis (26/7/2018).

(Baca Juga: Pdt Lipius Biniluk Apresiasi Langkah Kodam Cenderawasih Memerangi Miras di Papua)

Aidi mengatakan, kejadian ini berawal dari surat Yonif 756/WMS kepada PLN Wamena meminta tiang listrik untuk membenahi instalasi listrik di kompleks Yonif pada Desember 2017 lalu.

Setelah pengerjaan instalasi listrik di Kampung Muliama selesai, ada kelebihan 4 tiang listrik yang tidak terpakai. Pihak PLN Wamena lalu memberitahu pihak Yonif untuk mengambil kelebihan tiang listrik itu.

“Sayangnya, pemberitahuan PLN ke Yonif 756 tidak disosialisasikan kepada warga Distrik Muliama sehingga timbul kejadian kemarin. Hal ini sudah disampaikan sendiri oleh Demianus May yang mewakili PLN Wamena saat dilakukan mediasi,” ujar Aidi.

Suasana mediasi antara warga Kampung Muliama dengan pihak TNI dihadiri perwakilan PLN, dan Polsek. (ist)

Pada mediasi itu, kata Aidi, terungkap juga kesalahpahaman masyarakat terhadap proyek instalasi listrik PLN di Kampung Muliama. Seperti yang disampaikan Kepala Kampung Muliama Daud Elopere, yang menduga proyek instalasi PLN hingga rumah terjauh di kampung itu, namun ternyata hanya sampai area gereja dan persekolahan.

Daud Elopere, kata Aidi, menganggap tiang listrik yang lebih itu sudah menjadi hak warga Kampung Muliama yang nantinya akan dipakai untuk pemasangan instalasi listrik di kampung itu pada proyek berikutnya.

“Inilah yang membuat warga Kampung Muliama berkeras agar tiang listrik yang tidak terpakai itu tidak boleh dipindahkan ke tempat lain,” kata Aidi.

Menanggapi pernyataan Kepala Kampung Muliama, kata Aidi, Demianus mewakili PLN sudah menjelaskan bahwa proyek instalasi listrik di kampung itu hanya berjarak 1 kilometer dari jalan utama atau sampai ke area gereja dan persekolahan.

(Baca Juga: Kodam Cenderawasih Bantah Penyanderaan Prajurit TNI oleh KKSB di Puncak Jaya)

Kelebihan tiang listrik itu rencananya akan diberikan ke Yonif 756 dan dipakai untuk instalasi listrik di Distrik Assologaima. Sementara untuk pengerjaan instalasi listrik lanjutan di Kampung Muliama, menurut Demianus harus mengajukan permohonan ke PLN pusat.

“Karena masyarakat Kampung Muliama berkeras, sehingga tiang listrik itu dikembalikan ke tempat semula. Intinya pihak warga sudah paham dengan kesalahpahaman ini dan sudah melepas truk milik Yonif 756/WMS yang sebelumnya ditahan warga Kampung Muliama,” kata Aidi.

“Kesalahpahaman dengan warga Kampung Muliama ini bisa segera diselesaikan karena sebelumnya sudah terjalin komunikasi yang baik dengan prajurit TNI melalui kegiatan olahraga bersama,” kata mantan Dandim 1702 Jayawijaya ini menambahkan. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua5 hari ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua5 hari ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Berita7 hari ago

Pasien sembuh COVID-19 di Mimika terbanyak di Papua

TIMIKA, HaiPapua.com – Kabupaten Mimika tercatat sebagai daerah dengan jumlah pasien sembuh terbanyak dari kasus COVID-19 di Provinsi Papua, yakni...

Tanah Papua1 minggu ago

Tim SAR Timika Cari Nelayan Korban Logboat Terbalik di Muara Moroga

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Sabtu (23/05/2020) siang mengerahkan sejumlah personel rescue di muara kampung...

Ekonomi3 minggu ago

Kampung Nawaripi Siapkan Data KK Terkait Bansos Sembako Pemkab Mimika

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sedang mempersiapkan data jumlah kepala keluarga (KK) agar segera diusulkan kepada Pemerintah...

Berita3 minggu ago

Sebanyak 770 Penghuni SATP Diisolasi Selama Pandemi Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menjamin keberadaan sebanyak 770 siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP)...

Berita4 minggu ago

Kadinkes Mimika: Nakes Meninggal di Agimuga Bukan Karena Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynol Ubra menegaskan, salah satu tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Agimuga yang meninggal...

Berita4 minggu ago

Pasien Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Menjadi 91 Kasus

TIMIKA, Haipapua.com – Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynol Ubra mengumumkan penambahan kasus baru...

Tanah Papua4 minggu ago

DPRD Mimika Bentuk Tim Satgas Terkait Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika telah membentuk Tim Satuan Tugas Satgas DPRD yang akan melakukan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.