Connect with us

Nasional

KLB Asmat adalah Cobaan bagi Bangsa Indonesia, TNI Selalu Siap Membantu

Published

on

AGATS, HaIPapua.com – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XI Merauke, Brigjen TNI Bambang Sutrisno mengungkapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak yang terjadi di Kabupaten Asmat menjadi duka dan cobaan bagi bangsa Indonesia.

Data yang dihimpun dari Posko Satgas Terpadu Penanggulangan KLB Asmat di Agats, total 68 anak meninggal yakni 64 anak akibat gizi buruk dan 4 orang karena campak hingga Jumat (19/1/2018) malam.

“Ini adalah duka dan cobaan bagi bangsa Indonesia, jadi bukan hanya milik Orang Asmat, tapi seluruh rakyat Indonesia, ” kata Danlantamal Merauke saat melakukan bakti sosial penyerahan bantuan dari TNI AL, Jumat (19/1/2018) kemarin.

Menurut Danlantamal Merauke, kondisi geografis Kabupaten Asmat yang sebagian besar berada di daerah rawa sehingga transportasi tergantung pada perahu motor dan kapal. Kondisi ini, katanya yang menjadi salah satu penghambat penanggulangan KLB Asmat.

Danlamal mengaku pihaknya siap membantu bila Pemda Asmat membutuhkan kapal yang akan diperbantukan untuk penanganan KLB ini.

“Kapal Rumah Sakit milik TNI AL siap membantu pelayanan KLB disini, asalkan Pemerintah Daerah melalui Bupati segera menyurat ke Mabes TNI. Dalam hal ini Panglima TNI, ” kata Danlantamal Merauke di RSUD Agats, usai melihat penanganan pasien penderita gizi buruk dan campak.

Danlantamal Merauke menjelaskan bahwa TNI AL telah bergabung dalam Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat sejak awal. Untuk mendukung operasi ini, pihaknya menyiagakan satu pesawat Cassa TNI AL di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika untuk mendukung transportasi personel dan logistik.

“Pesawat Cassa ini tadi digunakan untuk mengangkut obat-obatan dan logistik lainnya dari Timika,” kata Danlantamal Merauke.

(Baca Juga: Bupati Asmat: KLB Gizi Buruk, Akumulasi Kelalaian Pemerintah dan Masyarakat)

 

Satgas Kesehatan TNI Bertugas Hingga Kondisi Dinyatakan Aman

Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI, Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba dalam rapat koordinasi dengan Bupati Asmat beserta jajarannya menegaskan bahwa Satgas Kesehatan TNI akan terus memberikan pelayanan hingga dinyatakan aman.

“Satgas Kesehatan TNI ini akan terus memberikan pelayanan selama masih dibutuhkan. Memang untuk tahap awal dialokasikan 10 hari. Tapi, setelah itu dievaluasi dan dapat dilanjutkan hingga dianggap tuntas, ” ujar Kapuskes di Posko Satgas Terpadu Penanggulangan KLB Asmat, di Agats, Jumat (19/1/2018) sore.

Pembentukan Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat, kata Kapuskes TNI, berawal dari perintah langsung Presiden Joko Widodo kepada Panglima TNI untuk menurunkan tim penanggulangan wabah campak dan gizi buruk.

Awalnya hanya berencana mengirim tim assessment, namun atas perintah Panglima TNI pada Minggu (14/1) pukul 23.00, lalu diputuskan untuk memberangkatkan Satuan Tugas atau Satgas.

“Hingga tengah malam saya dan Dandrem 174/ATW terus berusaha menelpon semua petugas medis TNI. Alhamdullilah Senin (15/1) jam 10 pagi tim lengkap dan dinyatakan siap berangkat. Senin itu juga tim diberangkatkan ke Timika dari Bandara Halim Jakarta dibawah komando Dandrem 174/ATW,” ucap Kapuskes TNI.

Rencananya, kata Kapuskes TNI, pihaknya akan menggelar operasi khusus kesehatan selama 3 bulan dengan mengerahkan dokter-dokter yang disiapkan Mabes TNI.

“Saya akan mengunjungi pos-pos kesehatan yang sudah melayani masyarakat untuk mengetahui kondisi riil di distrik-distrik dan menginventarisir kebutuhan disini,” ujar Kapuskes TNI. (Mas)

Berita terbaru

Nasional1 minggu ago

Presiden Jokowi Kaji Usulan Pemekaran Wilayah di Papua

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo berjanji akan menindaklanjuti aspirasi pemekaran wilayah di Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan Presiden saat...

Nasional1 minggu ago

Presiden Akan Tempatkan 1.000 Sarjana Muda Papua di BUMN

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo bertemu dengan 61 tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Dalam pertemuan itu,...

Tanah Papua1 minggu ago

Ratusan Mahasiswa Tinggalkan Kota Studi, Gubernur Papua Kelabakan

JAYAPURA, HaIPapua.com – Mulutmu harimaumu. Slogan ini mungkin menggambarkan respons emosional Gubernur Papua Lukas Enembe menanggapi insiden di Asrama Mahasiswa...

Tanah Papua1 minggu ago

Polisi Amankan 20 Simpatisan ULMWP yang Diduga Terlibat Kerusuhan Jayapura

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian terus memburu pelaku perusakan dan pembakaran dalam unjuk rasa anti-rasis yang berujung kerusuhan di Jayapura, Kamis...

Tanah Papua1 minggu ago

Polisi Temukan Empat Jasad Pendulang dalam Kondisi Hangus

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian Resor Asmat menemukan 4 jasad dalam kondisi hangus saat melakukan penyisiran di lokasi tambang emas ilegal...

Tanah Papua2 minggu ago

3 Pendulang Luka Bacok Diserang OTK di Distrik Seradala, Yahukimo

TANAH MERAH, HaIPapua.com – Tiga pendulang emas tradisional dari Distrik (kecamatan) Seradala, Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke RSUD Boven Digoel, Kabupaten...

Nasional2 minggu ago

Presiden Santap Siang Bersama Pemenang Festival Gapura Cinta Negeri Asal Papua

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo secara khusus mengundang pemenang Festival Gapura Cinta Negeri asal Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten...

Tanah Papua2 minggu ago

Kantor Imigrasi Sorong Deportasi 4 WNA Pendukung Papua Merdeka

SORONG, HaIPapua.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong mendeportasi 4 warga negara asing (WNA) asal Australia, Senin (2/9/2019). Ke-4...

Nasional2 minggu ago

Presiden Terima 10 Nama Calon Pimpinan KPK

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo menerima Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Merdeka,...

Nasional2 minggu ago

Presiden Tantang Pakar Hukum Tata Negara Respons Perubahan Global

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo membuka Konferensi Hukum Tata Negara ke-6 di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/9/2019). Acara tersebut...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.