Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Kepala BNPB Minta Penanganan Pengungsi Harus Maksimal

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo meminta agar upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban banjir bandang terus dilakukan.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin rapat koordinasi sekaligus evaluasi penanganan bencana banjir bandang Sentani di Jayapura, Senin (18/3/2019) malam.

Selain itu, Doni juga menekankan pentingnya penanganan para pengungsi dan jangan sampai ada yang mengeluh. “Kita segera memenuhi kebutuhan para pengungsi, antara lain air bersih, MCK, selimut, dan matras,” kata Doni didampingi Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.

(Baca Juga: Kepala BNPB Tinjau Langsung Penanganan Pascabanjir Bandang di Kabupaten Jayapura)

Untuk ketersediaan logistik, makanan, dan bantuan-bantuan lain akan terus ditambah dari bantuan berbagai pihak. Doni juga meminta agar relawan dan aparat TNI-Polri untuk disiagakan di setiap titik pengungsian.

“Anak-anak yang terpenting, jangan sampai ada yang sakit di pengungsian,” ujarnya.

Penanganan Bencana Terintegrasi

Ia meminta agar penanganan pascabencana ini harus dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan semua stakeholder termasuk di dalamnya para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Diharapkan dengan keterlibatan para tokoh ini akan membantu mengedukasi masyarakat untuk tidak lagi membabat hutan sembarangan,” ucap Doni.

Dalam pertemuan itu, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mewacanakan untuk melakukan relokasi terhadap warga yang bermukim di lereng Gunung Cycloop.

“Kita akan mencoba bermusyawarah dengan mereka agar mau direlokasi ke tempat yang lebih aman,” kata Klemen.

Sementara itu, Kepala Basarnas Bagus Puruhito menegaskan bahwa pihaknya akan terus membantu upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban bencana banjir bandang. Ia juga berupaya untuk meningkatkan upaya pencarian korban menggunakan alat berat.

“Kami juga membutuhkan peralatan berat seperti ekskavator untuk evakuasi dan pencarian korban,” ujarnya.

(Baca Juga: Denzipur X/KYD Bantu Pembersihan Jalan Pascabanjir Bandang)

Sebelum menutup rapat koordinasi dan evaluasi penanganan banjir bandang, Doni meminta agar setiap hari dilakukan rapat koordinasi untuk mempermudah evakuasi dan penanganan bencana secara efektif selama 14 hari masa tanggap darurat.

“Setiap hari, pukul 20.00 WIT akan ada rapat kordinasi di kantor Bupati Jayapura yang dipimpin Kalaksa BPBD Pemprov Papua,” ucap Jenderal Bintang Tiga ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam XVII Cenderawasih, Kapolda Papua, Wali Kota Jayapura, Bupati Jayapura, Bupati Keerom, Perwakilan Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, Bappenas, Kemenko PMK, Rektor Universitas Cenderawasih, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua52 menit ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita1 hari ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua1 hari ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua2 hari ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua3 hari ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua3 hari ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua3 hari ago

KKSB Serang Kantor Freeport Kuala Kencana, Satu Pekerja Asing Tewas

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua pekerja tertembak akibat penyerangan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Senin (30/3/2020)....

Tanah Papua3 hari ago

OTK Tembak Karyawan Freeport di Kuala Kencana

TIMIKA, HaiPapua.com – Sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Joni Botak, pada Senin (30/03/2020)...

Penyerahan APD dan uang Rp2 miliar Penyerahan APD dan uang Rp2 miliar
Tanah Papua3 hari ago

YPMAK Bantu RP2 Miliar dan APD Untuk Penanganan Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) kepada Tim Gugus...

Puluhan karton minuman yang disita anggota Polres Mimika pada Jumat (29/03/2020) Puluhan karton minuman yang disita anggota Polres Mimika pada Jumat (29/03/2020)
Tanah Papua5 hari ago

Polisi Sita Minuman Beralkohol Yang Dijual di Luar Jam Yang Ditentukan

TIMIKA, HaiPapua.com – Jajaran Polres Mimika menyita puluhan karton minuman keras beralkohol dari penjual yang masih berjualan di luar waktu...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.