Connect with us
isidisini

Nasional

Kemenkes Rilis Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) 2018, Provinsi Papua Terendah

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi merilis Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) 2018 di Jakarta, pekan lalu.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek menjelaskan, IPKM bertujuan untuk mengetahui perkembangan status kesehatan masyarakat kabupaten/kota di Indonesia.

”Untuk mengetahui pencapaian pembangunan kesehatan, perlu adanya satu indikator kunci yang menggambarkan sampai ke tingkat kabupaten/kota. Untuk keperluan itulah IPKM disusun dan dikembangkan,” ujar Menkes Nila.

(Baca Juga: Tantangan Kesehatan Papua: Alam, Manusia, dan Tatakelola)

Menurut Menkes Nila, IPKM 2018 disusun berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2018 terintegrasi Riskesdas 2018, dan Pendataan Potensi Desa (Podes) 2018.

“Indikator-indikator penyusun IPKM mencerminkan capaian program, sebagai potret capaian pembangunan kesehatan wilayah,” kata Menkes Nila.

“Dari data IPKM 2018, banyak informasi yang dapat dimanfaatkan bersama untuk masukan perencanaan dan perumusan kebijakan kesehatan,” kata Menkes Nila menambahkan.

Provinsi Papua Posisi Terendah

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) dr Siswanto mengatakan penyusunan IPKM menggunakan 30 indikator kesehatan yang dikelompokkan menjadi 7 sub indeks.

Ke-7 sub indeks ini, yaitu kesehatan balita, kesehatan reproduksi, pelayanan kesehatan, perilaku kesehatan, penyakit tidak menular, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan.

“Secara umum IPKM 2018 mengalami peningkatan dibandingkan IPKM 2013. Ini berarti secara nasional IPKM membaik dalam 5 tahun,” ujar Siswanto.

(Baca Juga: Mengulang Kejadian 2017, Belasan Warga Meninggal Tanpa Penanganan Medis di Yahukimo)

Berdasarkan IPKM 2018 yang dirilis Kemenkes, peringkat provinsi tertinggi dan terendah tidak mengalami perubahan sejak 2013, yakni posisi teratas masih diduduki Provinsi Bali dan posisi terbawah adalah Provinsi Papua.

“Hal ini harus menjadi perhatian serius, karena selama periode lima tahun, (pencapaian pembangunan kesehatan) Provinsi Papua tidak mengalami peningkatan, bahkan kesenjangannya masih lebar,” kata Siswanto.

Untuk tingkat kabupaten/kota, diketahui ada 10 kabupaten/kota yang mencapai IPKM tertinggi yakni Kabupaten Gianyar, Solok, Kota Magelang, Tabanan, Kota Denpasar, Badung, Kota Salatiga, Sarolangun, Sleman, dan Kota Blitar.

Sementara 10 kabupaten/kota dengan IPKM terendah, yaitu Kabupaten Pegunungan Arfak, Deiyai, Yalimo, Mamberamo Raya, Puncak, Pegunungan Bintang, Nduga, Tolikara, Dogiyai, dan Paniai.

“IPKM 2018 ini dapat dimanfaatkan pemerintah pusat untuk memberikan advokasi masalah spesifik ke pemda. Sedangkan untuk pemda, bisa digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja program di masing-masing daerah,” papar Siswanto. (Fox)

Berita terbaru

Tanah Papua5 hari ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua1 minggu ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga4 minggu ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua4 minggu ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua4 minggu ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua1 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita1 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua1 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua2 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua2 bulan ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.