Connect with us

Tanah Papua

Kapolda Papua: Jangan Bersaksi Dusta, Jadi Penyebar Hoaks di Tanah Papua

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan bahwa perayaan Natal di Provinsi Papua sejak Senin (24/12/2018) malam hingga Selasa (25/12/2018) siang berlangsung aman, tertib, dan damai.

Ia mengaku bersyukur karena situasi ini berbeda dengan yang berkembang di media sosial yang menyebut bahwa seolah-olah perayaan Natal di Papua mencekam.

“Selaku penanggung jawab keamanan di Papua, saya mengucapkan syukur karena semua yang beredar di media sosial tidak jadi kenyataan. Bahkan tadi malam juga telah berlangsung perayaan Natal di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga,” ujar Martuani dalam sambutannya pada perayaan Natal di Gereja GKI Paulus Dok V Jayapura Utara, Selasa (25/12/2018).

(Baca Juga: Berita Ekslusif The Saturday Paper Ingin Menutupi Kebiadaban OPM di Nduga)

Pada kesempatan itu, Martuani meluruskan kejadian yang terjadi di Kabupaten Nduga yang simpang siur di media sosial.

“Sebagai penanggung jawab penertiban kejahatan di tanah Papua, maka saya mau meluruskan kejadian yang terjadi di Nduga. Pada 2 Desember, terjadi pembantaian terhadap 25 orang pekerja PT Istaka Karya (Persero) oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Ada 4 orang yang ditemukan selamat, 17 orang meninggal dunia, dan 4 orang belum ditemukan,” kata Martuani.

“Dari 21 orang yang sudah ditemukan, 18 orang di antaranya adalah anak Tuhan. Ada 14 berasal dari Toraja, 3 orang dari tanah Batak, dan 1 orang berasal dari NTT, serta 3 orang berasal dari Makassar. Itulah yang terjadi di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, 2 Desember lalu,” kata mantan Kapolda Papua Barat ini menambahkan.

Ketika aparat TNI-Polri tiba di Distrik Mbua, kata Martuani, mereka menemukan satu anggota TNI yang meninggal dunia. Karena kondisi medan yang sulit, jalan darat baru sampai di Distrik Mbua, dan untuk mencapai Distrik Yigi harus berjalan kaki selama 5 jam sehingga aparat menggunakan 3 unit helikopter untuk mengevakuasi korban.

“Belakangan di media sosial beredar bahwa TNI-Polri menggunakan bom, lalu belakangan muncul lagi ada foto-foto terbakar yang di klaim akibat bom fosfor. Saya pastikan tidak ada pengeboman karena heli yang kami pakai hanya pesawat angkut. Sementara bom fosfor tidak bisa diangkut dengan heli, tapi harus dengan pesawat tempur sehingga saya pastikan itu berita bohong atau hoaks,” papar Martuani.

(Baca Juga: Kapolda Papua: Perintah Kapolri untuk Kejar dan Tangkap Anggota KKSB)

Ia menegaskan, sebagai anak Tuhan kita dilarang menjadi saksi dusta dan ia disumpah menjalankan aturan seadil-adilnya dan selurus-lurusnya. Begitu hebohnya berita itu menyebar melalui media sosial sehingga muncul intervensi dimana-mana.

“Saya tidak mengomentari yang lain, namun saya komentari yang menjadi tugas pokok saya. Saya mengimbau agar sebagai anak Tuhan, mari kita berkata jujur dan sebenarnya apa yang kita lihat dan apa yang kita tidak tahu,” ucap Martuani.

Menurutnya saat ini aparat masih mencari 4 korban yang belum ditemukan. Ia juga mengungkapkan bahwa Distrik Mbua saat ini sudah kembali aman, dan dalam waktu dekat akan diadakan ibadah syukur natal yang lebih meriah dan saat ini sedang dipersiapkan oleh Danrem 172/PWY dan Kapolres Jayawijaya.

“Kami berharap dukungan dan doa dari jemaat agar kondisi di Nduga cepat pulih dan 4 orang yang masih dicari bisa segera ditemukan. Selamat Hari Raya Natal, semoga Damai Natal senantiasa menyertai kita semua,” kata Martuani. (Rex)

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Tembak Anggota Polisi dan Kamra, Terduga KKSB Dilumpuhkan di Pasar Jibama

WAMENA, HaIPapua.com – Aparat gabungan TNI-Polri menembak mati satu orang terduga anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Pasar Jibama,...

Nasional2 hari ago

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk menindak secara tegas pelaku tindakan diskriminasi...

Nasional3 hari ago

Ada Kelompok yang Menunggangi Isu Rasisme

JAKARTA, HaIPapua.com – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menuding ada pihak-pihak yang menunggangi unjuk rasa antirasis di sejumlah...

Tanah Papua3 hari ago

Unjuk Rasa Antirasis di Timika Berakhir Rusuh

TIMIKA, HaIPapua.com – Unjuk rasa antirasis di Timika, Kabupaten Mimika, Rabu (21/8/2019) berakhir rusuh dan diwarnai aksi perusakan. “Tidak ada...

Tanah Papua5 hari ago

Pascarusuh di Papua Barat, Pengamanan Areal Freeport Ditingkatkan

TIMIKA, HaIPapua.com – Meningkatnya tensi politik di Provinsi Papua dan Papua Barat, aparat kepolisian meningkatkan pengamanan di Objek Vital Nasional...

Tanah Papua6 hari ago

Kecam Aksi Rasisme, Ribuan Massa Unjuk Rasa di Papua dan Papua Barat

JAYAPURA, HaIPapua.com – Aksi massa yang berujung kerusuhan terjadi di Manokwari dan Sorong, Provinsi Papua Barat, Senin (19/8/2019). Aksi ini...

Tanah Papua7 hari ago

Jenazah Praka Anumerta Sirwandi Akan Dimakamkan di Lombok Timur NTB

JAYAPURA, HaIPapua.com – Jenazah Praka Anumerta Sirwandi Zahidillah dikirim ke kampung halamannya di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB)...

Tanah Papua7 hari ago

Pratu Sirwandi Meninggal Dunia di RSUD Wamena

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pratu Sirwandi (23) anggota Yonif RK 751/VJS meninggal dunia di ICU RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (17/8/2019)...

Tanah Papua7 hari ago

Yonas Kenelak: Kita Sudah Merdeka, Saatnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Pembangunan

KOBAKMA, HaIPapua.com – Upacara peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mamberamo Tengah digelar di halaman Kantor Bupati di...

Nasional1 minggu ago

Presiden Jokowi: Keutuhan NKRI Adalah Segala-galanya

JAKARTA, HaIPapua.com – Kesatuan dan keutuhan negara adalah hal yang paling penting bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pesan Presiden Joko...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.