Connect with us

Nasional

Jurnalismedata.id, Media Belajar Jurnalisme Data untuk Jurnalis dan Masyarakat Umum

Published

on

JAKARTA, HaIPapua.com – Kantor Staf Presiden (KSP) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia meluncurkan platform Jurnalismedata.id. Platform ini menjadi ruang belajar bagi publik, khususnya kalangan jurnalis dalam membuat karya jurnalistik yang berlandaskan data.

Ketua Umum AJI Indonesia Abdul Manan mengatakan kehadiran jurnalismedata.id merupakan hal tak terhindarkan di tengah era digital.

“Saat ini, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 175 juta. Sementara itu, konten yang tersebar di internet terus meningkat dan tidak sedikit yang merupakan hoaks atau tergolong disinformasi,” ujar Abdul Manan saat membuka launching e-Learning Platform Jurnalismedata.id di Jakarta, Senin (4/2/2019) kemarin.

Menurutnya, jurnalis memiliki peran melawan hoaks serta memproduksi karya jurnalistik berkualitas. “Jurnalisme data adalah tools yang ampuh untuk melawan hoaks dan disinformasi,” kata Abdul Manan.

(Baca Juga: Saatnya Kolaborasi Melawan Penyebaran Hoaks untuk Membangun ‘Indonesia Baik’)

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Robertus Theodore mengatakan, sejak 2016 lalu, KSP bersama AJI dan beberapa mitra lain mulai mempromosikan Jurnalisme Data di Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan dan kompetisi nasional Indonesia Data Driven Journalism yang diselenggarakan setiap tahunnya.

“Saat ini, dengan kemajuan teknologi, pelatihan dan kompetisinya dapat kita selenggarakan secara online dan bisa melibatkan lebih banyak peserta, melalui jurnalismedata.id,” kata Robertus.

“Harapannya, Jurnalisme Data juga bisa menyasar generasi muda, seperti pers mahasiswa dan jurusan-jurusan komunikasi/jurnalistik di perguruan tinggi untuk berkolaborasi menyelenggarakan pelatihan jurnalisme data,” katanya menambahkan.

Sekjen Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wahyu Dhyatmika menyambut baik kemunculan platform Jurnalismedata.id. Menurutnya, melalui platform ini kemampuan jurnalis untuk mengumpulkan data, mengolah, memvisualisasikan, dan menceritakan data akan tersebar secara merata.

“Kenapa situs ini ada, supaya kemampuan itu merata di seluruh jurnalis sehingga karya jurnalistik yang dihasilkan tetap akurat dan mewakili realitas,” kata Wahyu.

Sekjen AJI Indonesia Revolusi Riza menjelaskan bahwa pembelajaran jurnalisme data melalui Jurnalismedata.id tidak terikat oleh ruang dan waktu. Melalui situs ini, kata Revolusi, seluruh lapisan masyarakat bisa belajar tentang jurnalisme data secara gratis.

“Para peserta cukup membuat akun untuk memulai proses belajar secara online. Pembelajaran akan didukung dengan video tutorial sehingga memudahkan masyarakat mengikuti modul pembelajaran,” kata Revolusi.

(Baca Juga: Ajak Wartawan Perangi Hoaks, Presiden Ingatkan Tanggung Jawab Menjaga Kehidupan Berbangsa)

Situs ini, kata dia, juga memiliki halaman lain yang tak kalah menarik, seperti katalog lembaga-lembaga pemerintah dan non-pemerintah yang menyediakan data terbuka, rekomendasi aplikasi yang bisa digunakan untuk jurnalisme data, hingga halaman seminar online (Webinar) dengan narasumber professional.

“Meski pemerintah sudah melakukan open data, namun data masih terserak. Kita permudah dengan jurnalismedata.id,” kata Revolusi.

Ia menjelaskan, e-Learning platform ini dikembangkan dengan dukungan USAID CEGAH untuk mendorong publik dan jurnalis belajar secara mandiri mengenai jurnalisme data sesuai dengan waktu yang dimiliki. Jurnalis juga dapat mengikuti tatap muka dengan mentor-mentor dalam sesi webinar terjadwal.

“Platform ini dapat diikuti publik dan kalangan jurnalis di mana saja selama memiliki jaringan internet. Ke depan diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan antara penyedia dan pemanfaatan data yaitu termasuk jurnalis dan publik,” kata Revolusi.

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho menjelaskan tentang keterbukaan informasi publik pada acara peluncuran e-Learning Platform Jurnalismedata.id di Jakarta, Senin (4/2/2019). (KSP)

Keterbukaan Informasi Publik

Pada sesi tanya jawab, Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho mengatakan Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik memandatkan pemerintah terbuka dalam data dan informasi.

“Publik harus bisa mengakses dan mendapatkan data pemerintah,” kata Yanuar.

(Baca Juga: Moeldoko: Hoaks Meracuni Bangsa Menjadi Pesimis, Kita Harus Melawannya!)

Saat ini, kata Yanuar, pemerintah sudah menginisiasi Satu Data Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan keterbukaan data. Data yang terbuka dapat diakses melalui data.go.id dan bisa dimanfaatkan publik untuk turut serta mengawal pembangunan.

“Untuk itu, jurnalis perlu terlibat dalam pemanfaatan data terbuka ini agar karya jurnalistik yang dihasilkan berbasis data,” ujar Yanuar.

Dengan memanfaatkan Satu Data Indonesia, karya jurnalistik dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan karena berdasarkan data yang akurat.

“Selain untuk kebijakan, data yang sifatnya publik ini dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Ini merupakan upaya kita bersama untuk mencerdaskan publik menggunakan data,” papar Yanuar. (Fox)

Berita terbaru

Olahraga3 jam ago

Komisi V DPRP Memonitor Kesiapan PON XX di Timika

TIMIKA, HaiPapua.com – Setelah membentuk Panitia Kerja (Panja) PON XX/2020, Komisi V DPRD Provinsi Papua memonitor dua kabupaten sebagai cluster...

Tanah Papua7 jam ago

Kapolda Papua Imbau Kembalikan Barang Milik Korban Helikopter MI-17

TIMIKA, HaiPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau mengimbau masyarakat yang menemukan barang-barang milik korban kecelakaan helikopter MI-17 untuk...

Berita1 hari ago

Polres Mimika Akan Luncurkan “Mimika Tertib Lalu Lintas”

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika akan mengelar kegiatan bertajuk “Mimika Tertib Lalu Lintas” atau MTL. Kegiatan ini rencananya akan...

Nasional2 hari ago

Komnas HAM: Kasus Paniai Berdarah adalah Peristiwa Pelanggaran HAM Berat

JAKARTA, HaIPapua.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyimpulkan bahwa peristiwa Paniai Berdarah yang terjadi 7 –...

Tanah Papua5 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua6 hari ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua6 hari ago

Tim SAR Temukan 12 Jenazah Di Antara Puing Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi puing Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 pada Jumat (14/2/2020) siang, sekitar pukul...

Tanah Papua1 minggu ago

DKPP Berhentikan Anggota KPU Mimika Dedy Nataniel Mamboay

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Dedy Nataniel Mamboay selaku anggota Komisi Pemilihan...

Tanah Papua1 minggu ago

Norman Ditubun Menggagas Pendirian Perpustakaan Kampung Nawaripi

TIMIKA, HaIPapua.com – Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi, distrik Wania, Mimika, Papua menggagas berdirinya perpustakaan di kampung Nawaripi. Norman yang...

Tanah Papua1 minggu ago

Satu SST Tim Evakuasi Diterjunkan Dekat Lokasi Kecelakaan Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya memulai proses evakuasi terhadap kru dan penumpang Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138, Kamis (13/2/2020)...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.