Connect with us

Tanah Papua

Jual Amunisi ke KKSB, Oknum Anggota Kodim 1710 Mimika Diancam Hukuman Mati

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Prajurit Satu (Pratu) DAT, tersangka kasus jual beli senjata dan amunisi diterbangkan dari Sorong, Provinsi Papua Barat ke Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (6/8/2019).

Anggota Kodim 1710 Mimika ini ditangkap tim gabungan TNI di sebuah rumah di Distrik (kecamatan) Sorong Manoi, Kota Sorong, Minggu (4/8/2019) kemarin.

“Tersangka selanjutnya akan menjalani proses penyelidikan dan penyidikan di Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII Cenderawasih,” ujar Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto di Jayapura, Selasa (6/8/2019).

(Baca Juga: Penumpang Tujuan Yahukimo Kedapatan Bawa 153 Butir Amunisi di Bandara Timika)

Sebelum diamankan, kata Eko, ia sempat menjadi buron sejak 24 Juli 2019 lalu. Setelah diamankan tim gabungan TNI, ia sempat menjalani pemeriksaan di Kodim 1802 Sorong dan ditahan sementara di Denpom XVIII-1 Sorong.

“Dari pengakuannya, ia kabur dari Timika menggunakan kapal perintis menuju Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Ia sempat menginap di Dobo sebelum melanjutkan perjalanan ke Sorong, Papua Barat menumpang Kapal Motor (KM) Tidar pada 29 Juli lalu,” papar Eko.

“Di Sorong, ia tinggal berpindah-pindah sebelum akhirnya dibekuk tim gabungan TNI dari Korem 181/PVT dan Kodim 1802 Sorong,” kata Eko menambahkan.

(Baca Juga: Terlibat Kasus Makar, WNA Asal Polandia Divonis 5 Tahun Penjara di PN Wamena)

Pratu DAT, tersangka pelaku jual beli amunisi dikawal Pjs Pasi Intel Kodim 1710 Mimika dan Anggota POM Timika dari Sorong ke Jayapura. (Ist)

Hukuman Maksimal 

Kapendam Cenderawasih menegaskan bahwa perbuatan Pratu DAT yang terlibat jual beli senjata dan amunisi kepada kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) telah mencoreng institusi TNI-AD, khususnya Kodam XVII Cenderawasih.

Atas perbuatannya tersebut, Pratu DAT disangkakan melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

“Sebagai tambahan, yang pasti dia dapat dipecat dari keanggotaan sebagai prajurit TNI-AD,” ucap Eko. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua21 jam ago

85 Prajurit Kodam Jaya Diperbantukan di Sejumlah Satuan Teritorial Baru di Papua

JAYAPURA, HaIPapua.com – Sebanyak 85 prajurit TNI-AD dari Kodam Jayakarta yang akan diperbantukan di Kodam XVII Cenderawasih tiba di Bandar...

Tanah Papua1 hari ago

Legislator Desak Polisi Atasi Begal di Timika

TIMIKA, HaIPapua – Legislator DPRD Mimika, Papua, Tansil Ashari mendesak aparat kepolisian resort Mimika untuk segera mengatasi aksi pembegalan yang...

Tanah Papua2 hari ago

Tiga Terdakwa Penjual Amunisi Menanti Vonis di Pengadilan Negeri Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Kasus jual beli amunisi yang melibatkan 3 warga Timika segera memasuki sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN)...

Tanah Papua5 hari ago

LMA Tsingwarop Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat Tiga Kampung

TIMIKA, HaIPapua.com – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tsinga, Waa/Banti dan Aroanop (Tsingwarop) berkomitmen memperjuangkan hak-hak dasar warga dari tiga kampung...

Tanah Papua5 hari ago

Kegiatan Belajar Mengajar di SD YPPK Titigi Belum Aktif

TIMIKA, HaIPapua.com – Usai libur Natal dan Tahun Baru, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD YPPK Titigi, Kabupaten Intan Jaya...

Nasional5 hari ago

BMKG: Kecil Kemungkinan Asap dari Australia Menyebar ke Wilayah Indonesia

JAKARTA, HaIPapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai kecil kemungkinan asap dari kebakaran hutan di Australia akan menyebar...

Nasional6 hari ago

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata di Raja Ampat

JAKARTA, HaIPapua.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah merampungkan pembangunan Instalasi Pengolahan...

Tanah Papua1 minggu ago

Pelaku Penembakan di Mil 53 Diduga KKSB Kali Kopi Pimpinan Joni Botak

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meninjau langsung lokasi penembakan bus karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) di...

Tanah Papua1 minggu ago

Bus Karyawan Freeport Ditembak OTK di Mile 53

TIMIKA, HaIPapua.com – Iring-iringan bus karyawan PT. Freeport Indonesia kembali ditembak orang tak dikenal (OTK) di area mile 53 ruas...

Tanah Papua1 minggu ago

Katedral Tiga Raja Timika Buka Posko Bantuan Bagi Warga Titigi

TIMIKA, HaIPapua.com – Gereja Katolik Keuskupan Timika, Katedral Tiga Raja Timika, Mimika, Papua membuka posko bantuan bagi warga Titigi, Kabupaten...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.