Connect with us

Tanah Papua

Jawab Tuduhan Bupati dan Penggiat HAM, Polda Papua Bentuk Tim Pencari Fakta

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Polda Papua berencana membentuk tim pencari fakta untuk mengecek kebenaran berbagai informasi miring yang dialamatkan kepada aparat TNI-Polri di Kabupaten Nduga.

Awal Agustus 2019 lalu, Bupati Nduga Yairus Gwijangge bersama sejumlah tokoh masyarakat dan penggiat HAM menemui Ketua DPR RI untuk mendesak pemerintah menarik pasukan TNI-Polri dari Nduga.

Mereka menuding aparat TNI-Polri telah melakukan aksi pembakaran rumah dan membunuh warga sipil sehingga menimbulkan ketakutan warga. Mereka kemudian mengaitkan isu tersebut dengan eksodusnya ribuan warga meninggalkan Kabupaten Nduga.

“Kami akan membentuk tim untuk turun langsung meninjau lokasi yang disebutkan ada pembakaran rumah dan pembunuhan warga sipil, seperti yang diinformasikan kelompok seberang,” ujar Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja di Jayapura, Kamis (15/8/2019).

(Baca Juga: Bantah Laporan Solidaritas untuk Nduga, Kodam Cenderawasih: Laporan Asal Bunyi)

Kehadiran aparat TNI-Polri di Nduga atau daerah lain, kata Rudolf, bukan untuk membunuh atau menakut-nakuti masyarakat tapi untuk memberi jaminan rasa aman kepada seluruh warga negara.

Pascapembantaian pekerja PT Istaka Karya awal Desember 2018 lalu, Presiden Jokowi telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk mengejar para pelaku yang diketahui adalah kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya.

“Tim kami akan mengecek langsung ke sana, bukan hanya mendengar informasi sepihak. Kehadiran anggota kami di sana (Nduga) untuk menjaga masyarakat. Masa KKSB yang tembak warga, kami yang dituduh,” kata mantan Kapolda Papua Barat ini.

Rudolf menegaskan pihaknya akan terus memburu KKSB yang selama ini telah melakukan berbagai aksi kriminal.

“Sampai kapanpun kami akan mengejar dan menangkap KKSB di manapun mereka berada. Bahkan kami tidak segan untuk melakukan tindakan tegas kepada mereka,” kata Kapolda menegaskan.

Bertemu Bupati Nduga

Sebelumnya, Kapolda Papua bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring menemui Bupati Nduga Yairus Gwijangge di Kenyam, Kabupaten Nduga, Rabu (14/8/2019) kemarin.

(Baca Juga: Ada Kelompok yang Ingin Menggoreng Isu Nduga Lewat Kegiatan Sekolah Darurat)

Kedua petinggi TNI-Polri di Provinsi Papua mempertanyakan maksud dari pernyataan miring Bupati bersama sejumlah tokoh masyarakat Nduga dan penggiat HAM terkait kondisi keamanan di Kabupaten Nduga kepada sejumlah pihak di Jakarta.

“Ngapain jauh-jauh ke Jakarta bahas masalah keamanan di Nduga, sementara ada kami di Papua,” kata Kapolda.

Dari pertemuan itu, Bupati Nduga akhirnya meminta maaf dan berjanji akan berkoordinasi dengan Polda Papua dan Kodam XVII Cenderawasih terkait kondisi keamanan di Kabupaten Nduga. (Mas)

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua3 hari ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua3 hari ago

Tim SAR Temukan 12 Jenazah Di Antara Puing Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi puing Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 pada Jumat (14/2/2020) siang, sekitar pukul...

Tanah Papua4 hari ago

DKPP Berhentikan Anggota KPU Mimika Dedy Nataniel Mamboay

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Dedy Nataniel Mamboay selaku anggota Komisi Pemilihan...

Tanah Papua4 hari ago

Norman Ditubun Menggagas Pendirian Perpustakaan Kampung Nawaripi

TIMIKA, HaIPapua.com – Norman Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi, distrik Wania, Mimika, Papua menggagas berdirinya perpustakaan di kampung Nawaripi. Norman yang...

Tanah Papua4 hari ago

Satu SST Tim Evakuasi Diterjunkan Dekat Lokasi Kecelakaan Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya memulai proses evakuasi terhadap kru dan penumpang Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138, Kamis (13/2/2020)...

Tanah Papua5 hari ago

Danrem 172: Cuaca Ekstrem Jadi Kendala Utama Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR terus mematangkan persiapan evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138 yang jatuh di Pegunungan Mandala, Distrik (kecamatan)...

Nasional5 hari ago

Kecam Aksi Intoleransi, Presiden Perintah Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleran

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait kasus intoleransi yang terjadi di Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung...

Nasional5 hari ago

Presiden Lantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia Sebagai Kepala Bakamla

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik Laksamana Madya TNI Aan Kurnia sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla). Pelantikan tersebut...

Tanah Papua5 hari ago

Polres Pegunungan Bintang Siapkan Satu Peleton Dukung Evakuasi Heli TNI-AD

OKSIBIL, HaIPapua.com – Polres Pegunungan Bintang menyiapkan satu peleton personel untuk mendukung evakuasi Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138. Seperti diberitakan sebelumnya,...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.