Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Ini Bukti Keberhasilan Pendekatan Teritorial Kodam Cenderawasih

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih mengamankan 74 pucuk senjata api (senpi) laras panjang dan pendek dari berbagai daerah di Provinsi Papua sepanjang 2017.

Dari total 74 pucuk senpi yang ditampilkan dalam gelar barang bukti di Makodam Cenderawasih, 14 pucuk diantaranya adalah senjata standar dan 60 pucuk senjata rakitan. Senjata standar ini terdiri dari 6 pucuk laras panjang dan 8 pucuk laras pendek, sementara untuk senjata rakitan terdiri dari 37 laras panjang dan 23 laras pendek.

Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI George Elnadus Supit mengatakan 80 persen senpi yang ada diperoleh dari masyarakat dan hanya 20 persen diantaranya yang berasal dari kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).

“Jadi sebagian besar senjata-senjata ini diperoleh dari masyarakat yang memberikan secara sukarela berkat hubungan baik yang terbangun melalui pembinaan teritorial. Dari hubungan baik ini, masyarakat mulai percaya kepada TNI dan tumbuh kesadaran untuk menyerahkan senjata api yang mereka miliki kepada anggota TNI,” kata George Supit didampingi Kasdam Cenderawasih Brigjen TNI Nyoman Cantiasa di Makodam XVII Cenderawasih, Jayapura, Senin (19/2/2018).

(Baca Juga: PLTA Mini, Kado Natal Istimewa Batalyon 512/QY Untuk Warga Perbatasan RI-PNG)

Menurut George Supit, 74 pucuk senpi ini adalah hasil kerja keras prajurit yang bertugas di Papua. Mereka dalam melaksanakan tugas pokoknya menjaga keamanan juga melakukan pembinaan teritorial di kampung-kampung. “Ada prajurit yang tergabung dalam pasukan satuan tugas pengamanan daerah perbatasan, ada yang bertugas sebagai pengamanan daerah rawan, dan ada pula yang bertugas sebagai intel,” kata George Supit.

Dua pucuk senjata laras pendek dari anggota TPN OPM Pimpinan Ayub Waker.

Penyelundupan Senjata ke Papua

Dalam rapat pimpinan di Makodam Cenderawasih, George Supit mengaku telah mendapat informasi ada senpi yang berasal dari Filipina dan Papua Nugini (PNG) sudah dan akan diselundupkan masuk ke Papua. Jika senpi selundupan ini bisa sampai ketangan KKSB, menurut George Supit bisa meningkatkan potensi kerawanan dan gangguan keamanan.

“Di Filipina, senpi bebas diperjualbelikan, sehingga ada beberapa pucuk yang diselundupkan masuk ke Papua, dan ada pula yang masuk dari PNG. Dengan masuknya senjata ini diperkirakan saat ini KKSB telah memiliki senpi sebanyak 200-an lebih,” kata George Supit.

(Baca Juga: Satgas Kesehatan TNI Beroperasi 9 Bulan Atasi Gizi Buruk di Papua)

Sebagai langkah antisipasi, kata George Supit, pihaknya telah meningkatkan pengamanan dan pengawasan di wilayah perbatasan, misalnya dengan patroli dan sweeping. “Memang agak sulit untuk menemukan, namun kita akan terus berusaha. Yang jelas marak di perbatasan saat ini adalah narkoba khususnya ganja,” kata George Supit. (Mas)

Berita terbaru

Berita3 hari ago

Linmas Nawaripi Perketat Pengawasan ‘Social Distancing’ Pada Malam Hari

TIMIKA, HaiPapua.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing di Timika, aparat kampung Nawaripi mulai membatasi kerumunan warga...

Berita7 hari ago

Bupati Mimika Minta Pengadaan Alkes Melalui Perusahaan Swasta

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta Menteri Dalam negeri Tito Karnavian untuk mengizinkan pengadaan alat kesehatan dalam rangka...

Berita7 hari ago

Wabup Mimika Minta Warga Manfaatkan Waktu Dengan Baik Di Tengah Pendemi Covid-19

TIMIKA, HaiPapua.com – Wakil Bupati Mimika Yohannis Rettob mengimbau masyarakat kabupaten Mimika secara khusus di wilayah kota Timika agar memanfaatkan...

Berita7 hari ago

Bupati Mimika Perpanjang Masa Karantina Wilayah Hingga 23 April

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Timika, Jumat (03/04/2020) mengumumkan perpanjangnan waktu karantina wilayah di kabupaten Mimika hingga...

Tanah Papua1 minggu ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita1 minggu ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua1 minggu ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua2 minggu ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.