Connect with us
isidisini

Tanah Papua

FPDP Desak KPU Papua Selidiki Dugaan Ijazah Palsu JWW

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Seratusan orang dari Forum Peduli Demokrasi Papua (FPDP) menggelar aksi unjuk rasa di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Senin (15/1/2018) siang. Para pengunjuk rasa mendesak KPU Papua menindaklanjuti dugaan penggunaan ijazah palsu oleh bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Kantor KPU Provinsi Papua.

“KPU Provinsi Papua harus selektif dan transparan dalam melakukan verifikasi berkas bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua. Kami rakyat Papua berhak atas demokrasi dan mengawal pilkada di Papua,” ucap salah seorang pengunjuk rasa dalam orasinya di depan Kantor KPU Provinsi Papua.

Mereka mendesak agar KPU Provinsi Papua tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon dalam pelaksanaan pilkada serentak 2018. “Pada pilkada 2017 lalu, KPU banyak melakukan kecurangan. Karena itu, kami tidak mau terjadi lagi pada pilkada 2018, KPU harus bertindak tegas jika terbukti ada pasangan bakal calon yang menggunakan ijazah palsu pada pendaftaran harus digugurkan,” ucap pengunjuk rasa dalam orasinya.

Sebelumnya menyerahkan tuntutan mereka, koordinator pengunjuk rasa Allo Yeimo kemudian membacakan 5 poin tuntutan pengunjuk rasa yang intinya mendesak agar KPU Provinsi Papua segera menindaklanjuti dugaan penggunaan ijazah palsu oleh bakal calon gubernur Papua John Wempi Wetipo (JWW).

“Kami meminta agar KPU Provinsi Papua membentuk tim menyelidiki dugaan pemalsuan dokumen berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/70/IV/2013/SKPT Polda Papua tertanggal 12 April 2013. Tim harus menyelidiki keabsahan putusan Polda Papua karena tidak profesional,” kata Allo Yeimo.

(Baca Juga: Ini Alasan PDI Perjuangan Usung JWW-HMS pada Pilkada Papua)

Dalam tuntutan pengunjuk rasa yang dibacakan Allo, juga meminta kepada DPR Papua, MRP, Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindalanjuti dugaan ijazah palsu yang diduga dilakukan oleh Bupati Jayawijaya 2 periode itu.

“Meminta kepada DPR Papua segera melakukan sidang paripurna terhadap kasus ijazah palsu JWW dan merekomendasikan kepada KPK untuk melakukan tindakan hukum,” kata Allo.

Setelah membacakan tuntutannya, Allo kemudian menyerahkan berkas tuntutan kepada Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoi yang menemui pengunjuk rasa.

Dihadapan pengunjuk rasa, Adam mengungkap bahwa KPU Provinsi Papua akan menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat untuk pasangan bakal calon kepala daerah. Ia menegaskan bahwa KPU Papua selalu terbuka untuk menerima aspirasi masyarakat untuk kebaikan Tanah Papua.

“Kami akan evaluasi setiap kejanggalan dari dokumen bakal calon kepala daerah. Kami juga akan mengecek secara faktual ke perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah para bakal calon,” kata Arisoi.

Setelah menyampaikan aspirasinya, seratusan massa FPDP kemudian membubarkan diri dan kembali berkonvoi menggunakan sepeda motor dan mobil bak terbuka sambil membentangkan spanduk dan pamflet tuntutan mereka. (Mas)

Berita terbaru

Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia Dermaga Pelabuhan Portsite PT Freeport Indonesia
Tanah Papua2 minggu ago

Danbrigif 20/3 Kostrad Lepas 330 Prajurit Lattuk Raider

Timika, Haipapua.com – Komandan Batalyon Infanteri 755/20/3 Kostrad Mayor Inf Afrianto Dolly beserta 330 orang prajurit jajaran Brigif 20/3 Kostrad dilepas...

Tanah Papua1 bulan ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua1 bulan ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga2 bulan ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua2 bulan ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua2 bulan ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua2 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita2 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua2 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua3 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.