Connect with us
isidisini

Tanah Papua

FKUB Mimika dan Tokoh Masyarakat Nduga Kutuk Aksi KKSB di Mapenduma

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika mengutuk aksi penyanderaan dan tindak asusila yang dilakukan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) terhadap guru dan tenaga kesehatan di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, beberapa waktu lalu.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua FKUB Kabupaten Mimika Ignatius Adii dalam Doa Bersama untuk Korban Penyanderaan di Mapenduma yang digelar di Hotel 66 Timika, Kabupaten Mimika, Rabu (24/10/2018).

“Kami mengutuk tindakan tersebut karena sudah di luar batas kemanusiaan, tindakan yang tidak dikehendaki Tuhan,” kata Ignatius Adii mewakili tokoh agama Kabupaten Mimika.

(Baca Juga: Kodam Cenderawasih: Aksi Biadab TPN-OPM, Hambat Pembangunan di Papua)

Aksi KKSB ini akan membuat dunia pendidikan dan kesehatan di Distrik Mapenduma pada 5 hingga 10 tahun mendatang semakin terpuruk. Ini terjadi karena para tenaga pengajar dan kesehatan tidak akan mau ke Mapenduma karena tidak ada jaminan keamanan.

“Seharusnya tindakan keji itu tidak boleh terjadi, karena guru-guru dan tenaga kesehatan itu melaksanakan tugas mulia demi generasi muda Mapenduma,” ujar Ignatius.

Hal senada disampaikan Kepala Suku Besar Ndugama Elipanus Mosareak yang mengaku prihatin dengan aksi sekelompok orang di Mapenduma. Menurutnya, tindakan KKSB itu pasti melumpuhkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

“Saya mewakili keluarga besar Nduga di Kabupaten Mimika sangat sedih atas kejadian yang telah menimpa para korban tersebut. Saya mengutuk keras kejadian itu,” kata Elipanus.

Tokoh masyarakat Nduga di Timika, Jhony Wasarek berharap pemerintah dan kepolisian duduk bersama menyikapi persoalan ini agar kasus serupa tidak terulang. Jhony mengatakan bahwa sejumlah tokoh Nduga asal Timika berencana datang ke Nduga untuk melihat kondisi masyarakat karena beredar informasi masyarakat di Mapenduma sudah mengungsi pasca kejadian ini.

“Saya sampaikan kepada pihak kepolisian, apabila ada pertemuan di tingkat provinsi agar menyampaikan kepada pemerintah provinsi bahwa koordinasi antar instansi di Kabupaten Nduga tidak berjalan baik,” kata Jhony.

(Baca Juga: Gencatan Senjata Dapat Mengakhiri Kecurigaan di Papua)

Seperti diberitakan sebelumnya, ada 13 guru dan 3 tenaga kesehatan di Distrik Mapenduma terpaksa dievakuasi ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada 18 Oktober lalu. Dari kesaksian para korban, mereka mengalami intimidasi dan ada di antaranya mengalami tindak asusila pada periode 3 hingga 17 Oktober 2018.

Hadir dalam kegiatan Doa Bersama FKUB tersebut, yakni 5 tokoh agama, Pelaksana Harian Kapolres Mimika AKBP Fernando Sanches Napitupulu, Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korowa, Kepala Suku Besar Ndugama Elipanus Wasareak dan tokoh masyarakat Nduga di Timika. (Rex)

Berita terbaru

Tanah Papua5 hari ago

Lemasa Apresiasi PT. Freeport Indonesia Atas Dukungan Terhadap Operasional Lembaga

TIMIKA, haipapua.com – Mewakili Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa), Direktur Eksekutif Lemasa, Stingal Johnny Beanal, Amd.Kom S.Sos menyampaikan apresiasi...

Tanah Papua1 minggu ago

Tanzil Asharie: KKM Minta Pemkab Bantu Pembangunan Gedung Sekretariat

  TIMIKA, HaiPapua.com – Anggota DPRD Mimika dari daerah pemilihan I (Dapil I) Tanzil Asharie melakukan reses kedua untuk menyerap...

Tanah Papua3 minggu ago

YPMAK Bantu RS Kasih Herlina APD dan Barang Medis Lain

TIMIKA, HaiPapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) dan barang medis lain...

Tanah Papua4 minggu ago

Lemasa Tidak Setuju Pembentukan Yayasan Lima Suku Kekerabatan

TIMIKA, HaiPapua.com – Direktur Eksekutif Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) Stingal Johnny Beanal, Amd.Kom S.Sos mengatakan pihaknya tidak menyetujui...

Tanah Papua4 minggu ago

Pembahasan APBD Induk Mimika 2021 Diagendakan Pada Pertengahan November

Timika, HaiPapua.com – Ketua DPRD Mimika Robby Kamaniel Omaleng mengatakan, usai evaluasi APBD Perubahan Mimika Tahun Anggaran 2020 di Jayapura,...

Tanah Papua4 minggu ago

Masyarakat Suku Amungme Diminta Tidak Terpengaruh Dengan Isu Musdat

TIMIKA, HaiPapua.com – Direktur Eksekutif Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) Stingal Johnny Beanal, Amd.Kom S.Sos meminta seluruh warga suku...

Tanah Papua1 bulan ago

Haris Azhar: Kami Akan Minta Pemda Sediakan Transportasi Kembalikan Warga Ke Distrik Tembagapura

TIMIKA, HaiPapua.com – Kuasa Hukum Forum Pemilik Hak Sulung, Tsinga, Waa-Banti dan Aroanop (FPHS – Tsingwarop) Haris Azhar, mengatakan akan...

Tanah Papua1 bulan ago

Jadi Tersangka Penyebar Video Porno, Bupati Mimika Terancam Dicopot

JAYAPURA, HaIPapua.com – Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng (EO) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Informasi dan...

Tanah Papua2 bulan ago

Adang TGPF, Bukti KKB Lakukan Kekerasan Bersenjata Masif di Kabupaten Intan Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan penyerangan terhadap Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) membuktikan masifnya kekerasan...

Tanah Papua2 bulan ago

Kapolda Papua Desak Bupati Bantu Redam Kekerasan Bersenjata

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mendesak para Kepala Daerah ikut terlibat meredam aksi kekerasan yang dilakukan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.