Connect with us

Tanah Papua

Dua Korban Penyerangan Kelompok Tak Dikenal di Yahukimo Dievakuasi ke Jayapura

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.comDua korban penyerangan sekelompok orang tak dikenal di Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke Jayapura, Sabtu (26/10/2019) pagi. Dari Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, keduanyanya diangkut menggunakan ambulans menuju RS Provita Jayapura untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun di Dekai, rombongan tim monitoring dari Satuan Kerja (Satker) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura diserang sekelompok orang tak dikenal di Kali Bele, kilometer 45 Jalan Trans Papua Dekai – Kenyam, Jumat (25/10/2019) siang.

Saat itu, tim monitoring yang terdiri dari anggota Satker BBPJN XVIII bersama pekerja PT Agung Mulia dan PT Brantas Abipraya hendak melakukan pengecekan jalan yang dikerjakan PT Agung Mulia di Kali Seng.

Mereka berangkat dari Dekai menuju Kali Seng menggunakan dua mobil. Ketika melintas di Kali Bele kilometer 45, mereka berhenti membantu mobil truk yang mengangkut sekelompok orang yang mogok di jalan.

Usai membantu membetulkan truk mogok, mereka lalu melanjutkan perjalanan menuju Kali Seng. Namun tak lama berselang, mereka dikejar sekelompok orang yang menggunakan motor.

Para pengejar lalu merampas telepon genggam milik anggota tim monitoring yang ketahuan mengambil foto warga yang membawa panah yang diangkut truk.

Setelah merampas telepon genggam milik anggota tim monitoring, para pengejar lalu mempersilahkan mereka melanjutkan perjalanan. Merasa tidak aman dengan kejadian yang mereka alami, rombongan tim monitoring memutuskan kembali ke Dekai.

Ketika melintas di Kali Bele, mereka dihadang oleh sekelompok orang yang diangkut truk. Salah seorang yang diduga pimpinan kelompok itu sempat bertanya kenapa mereka berbalik arah. Pada saat itu, puluhan orang yang membawa panah langsung mengepung dan menyerang anggota tim monitoring.

Setelah mendapat ruang jalan, sopir tim monitoring langsung meninggalkan lokasi. Akibat penyerangan itu, dua anggota tim monitoring terkena panah.

La Hanafi (52), Kepala Satker Balai Pekerjaan Umum Papua Wilayah IX Yahukimo – Wamena, mengalami luka terkena panah di punggung tembus ke paruparu, sementara Heri Sugianto (47) pekerja PT Agung Mulia mengalami luka terkena panah di dada kanan atas.

Setelah tiba di Dekai, keduanya langsung dibawa ke UGD Rumah Sakit Umum Daerah Dekai Kabupaten Yahukimo.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kasus penyerangan tim monitoring Satker BBPJN ini sedang ditangani Satuan Reskrim Polres Yahukimo.

Ia membenarkan ada dua anggota tim tim monitoring BBPJN XVIII Jayapura yang terkena panah dan sedang dirawat di RSUD Yahukimo.

“Anggota Polres Yahukimo sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ini,” ujar Kamal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/10/2019) kemarin. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua21 jam ago

85 Prajurit Kodam Jaya Diperbantukan di Sejumlah Satuan Teritorial Baru di Papua

JAYAPURA, HaIPapua.com – Sebanyak 85 prajurit TNI-AD dari Kodam Jayakarta yang akan diperbantukan di Kodam XVII Cenderawasih tiba di Bandar...

Tanah Papua1 hari ago

Legislator Desak Polisi Atasi Begal di Timika

TIMIKA, HaIPapua – Legislator DPRD Mimika, Papua, Tansil Ashari mendesak aparat kepolisian resort Mimika untuk segera mengatasi aksi pembegalan yang...

Tanah Papua2 hari ago

Tiga Terdakwa Penjual Amunisi Menanti Vonis di Pengadilan Negeri Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Kasus jual beli amunisi yang melibatkan 3 warga Timika segera memasuki sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN)...

Tanah Papua5 hari ago

LMA Tsingwarop Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat Tiga Kampung

TIMIKA, HaIPapua.com – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Tsinga, Waa/Banti dan Aroanop (Tsingwarop) berkomitmen memperjuangkan hak-hak dasar warga dari tiga kampung...

Tanah Papua5 hari ago

Kegiatan Belajar Mengajar di SD YPPK Titigi Belum Aktif

TIMIKA, HaIPapua.com – Usai libur Natal dan Tahun Baru, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD YPPK Titigi, Kabupaten Intan Jaya...

Nasional5 hari ago

BMKG: Kecil Kemungkinan Asap dari Australia Menyebar ke Wilayah Indonesia

JAKARTA, HaIPapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai kecil kemungkinan asap dari kebakaran hutan di Australia akan menyebar...

Nasional6 hari ago

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata di Raja Ampat

JAKARTA, HaIPapua.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah merampungkan pembangunan Instalasi Pengolahan...

Tanah Papua1 minggu ago

Pelaku Penembakan di Mil 53 Diduga KKSB Kali Kopi Pimpinan Joni Botak

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meninjau langsung lokasi penembakan bus karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) di...

Tanah Papua1 minggu ago

Bus Karyawan Freeport Ditembak OTK di Mile 53

TIMIKA, HaIPapua.com – Iring-iringan bus karyawan PT. Freeport Indonesia kembali ditembak orang tak dikenal (OTK) di area mile 53 ruas...

Tanah Papua1 minggu ago

Katedral Tiga Raja Timika Buka Posko Bantuan Bagi Warga Titigi

TIMIKA, HaIPapua.com – Gereja Katolik Keuskupan Timika, Katedral Tiga Raja Timika, Mimika, Papua membuka posko bantuan bagi warga Titigi, Kabupaten...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.