Connect with us
isidisini

Tanah Papua

drg Aloysius Giay: Kasus Penyakit dan Kematian Ini Sudah Berulang Kali di Asmat

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giay menyesalkan kejadian luar biasa (KLB) meninggalnya puluhan balita akibat penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat. Menurut Aloysius, KLB yang terjadi saat ini karena Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat tak pernah belajar dari kasus serupa sehingga kejadian ini terus berulang.

“Berulang kali kasus penyakit dan kematian akibat penyakit yang sama di kabupaten itu, dan mereka tidak belajar dari kejadian itu sehingga terus berulang,” kata Aloysius melalui telepon selulernya, Sabtu (13/1/2018).

Dinkes Provinsi Papua, kata Aloysius, selalu proaktif dan rutin melakukan monitoring dan evaluasi ke seluruh kabupaten di Papua. Untuk mengantisipasi dan meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah terisolir pihaknya juga sudah meluncurkan Program Tenaga Kesehatan Kaki Telanjang walau dengan dana terbatas.

“Dinkes Papua hanya sebagai pembina bagi dinkes kabupaten dan kebijakan alokasi anggaran 80 persen ke kabupaten khususnya untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Otsus yang 15 persennya untuk kesehatan. Jadi saat ini semua dana sudah ada di kabupaten,” kata Aloysius.

Aloysius mengatakan sejak Mei 2017 lalu pihaknya sudah menganjurkan kepada setiap kabupaten untuk membuat nota kesepahaman (MoU) untuk merekrut tenaga kesehatan bergerak meniru Program Tenaga Kesehatan Kaki Telanjang. Untuk merangsang peningkatan pelayanan kesehatan, Dinkes Papua setiap tahun mengumumkan rapor kesehatan tiap kabupaten dan memberikan reward dan punishment.

“Kami memberikan hadiah kepada berupa kendaraan operasional bagi daerah yang mampu memberikan pelayanan terbaik, sementara kabupaten yang dinilai buruk akan diberikan teguran dan pengurangan alokasi DAK,” kata Aloysius.

Sebelumnya, pada 8 Januari lalu Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah melaporkan ke Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan terkait KLB campak dan gizi buruk di Distrik Pulau Tiga, Kabupaten Asmat. Disebutkan ada 7 balita dirawat dengan gizi buruk dan 5 diantaranya positif campak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asmat.

Hasil pendataan Tim Kesehatan Kabupaten Asmat pada 9 Januari diperoleh laporan 2 balita meninggal dunia di Kampung Nakai, Distrik Pulau Tiga dan ada 12 kasus campak dan 7 gizi buruk di Kota Agats, Kabupaten Asmat.

Bupati Asmat Elisa Kambu mengaku telah membentuk tim untuk menanggulangi wabah campak dan gizi buruk di 5 distrik di Kabupaten Asmat. Lima distrik tersebut yakni Distrik Suru-suru, Fayit, Pantai Kasuari, Der Koumur dan Distrik Atsy. “Kami sudah menurunkan 4 tim tenaga medis menggunakan speedboat ke Distrik Suator, Fayit, Pulau Tiga, Jetsy dan Distrik Sirets sejak Selasa (9/1) lalu,” kata Elisa di Timika, Rabu (10/1) yang dilansir dari laman Seputarpapua.com. (Mas)

Berita terbaru

Tanah Papua9 jam ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua12 jam ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Tanah Papua3 hari ago

Tim SAR Timika Cari Nelayan Korban Logboat Terbalik di Muara Moroga

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Sabtu (23/05/2020) siang mengerahkan sejumlah personel rescue di muara kampung...

Ekonomi2 minggu ago

Kampung Nawaripi Siapkan Data KK Terkait Bansos Sembako Pemkab Mimika

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sedang mempersiapkan data jumlah kepala keluarga (KK) agar segera diusulkan kepada Pemerintah...

Berita3 minggu ago

Sebanyak 770 Penghuni SATP Diisolasi Selama Pandemi Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menjamin keberadaan sebanyak 770 siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP)...

Berita3 minggu ago

Kadinkes Mimika: Nakes Meninggal di Agimuga Bukan Karena Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynol Ubra menegaskan, salah satu tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Agimuga yang meninggal...

Berita3 minggu ago

Pasien Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Menjadi 91 Kasus

TIMIKA, Haipapua.com – Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynol Ubra mengumumkan penambahan kasus baru...

Tanah Papua3 minggu ago

DPRD Mimika Bentuk Tim Satgas Terkait Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika telah membentuk Tim Satuan Tugas Satgas DPRD yang akan melakukan...

Berita3 minggu ago

TNI dan Polri Razia Warga Yang Tidak Gunakan Masker di Timika

TIMIKA, Haipapua.com – Jajaran TNI dan Polri dibawah pimpinan Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. Pio L Nainggolan S.E, M.Tr Han dan...

Direktur YPMAK, Vebian Magal serahkan bantuan ke 7 suku secara simbolis Direktur YPMAK, Vebian Magal serahkan bantuan ke 7 suku secara simbolis
Ekonomi1 bulan ago

YPMAK Salurkan Bama ke Masyarakat 7 Suku di Mimika Terkait Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) Kabupaten Mimika menyalurkan bantuan untuk mengatasi pandemik Coronavirus Disease 2019...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.