Connect with us
isidisini

Tanah Papua

DPD II Golkar Mimika Pertanyakan Proses Hukum Komisioner KPUD dan Panwaslu

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mimika Robby Kamaniel Omaleng mempertanyakan tindak lanjut kasus tindak pidana pemilu dengan tersangka 5 komisioner KPUD Mimika dan 3 komisioner Panwaslu Mimika. Robby mendesak Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Provinsi Papua yang menangani kasus ini bisa mengusut tuntas dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan KPUD dan Panwaslu yang berakibat tersendatnya tahapan pilkada Mimika.

“Kami harap Gakkumdu bisa menuntaskan kasus ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan membuka informasi sejelas-jelasnya kepada publik, agar masyarakat di Kabupaten Mimika mendapatkan informasi yang utuh dan jelas,” kata Robby kepada wartawan di Timika, Sabtu (26/5/2018) kemarin.

(Baca Juga: Empat Komisioner KPUD Mimika Jadi Tersangka Dugaan Tindak Pidana Pemilu)

Menurut Robby, proses hukum terhadap penyelenggara pemilu ini akan menjadi pembelajaran politik kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Mimika bahwa penyalahgunaan tanggung jawab selaku penyelenggara pemilu punya konsekuensi hukum.

Proses hukum ini, kata Robby, diharapkan memutus pengalaman buruk proses pilkada dan pemilu di Kabupaten Mimika yang selalu berakhir dengan keputusan kontroversi. “Namun, kami menyayangkan karena sampai saat ini kasus tindak pidana pemilu yang melibatkan komisioner KPUD dan Panwaslu Mimika justru terkesan didiamkan dengan alasan pertimbangan keamanan,” kata Robby.

Pasangan calon (paslon) petahana Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (OMTOB) yang diusung Partai Golkar adalah satu-satunya pasangan calon dari partai politik pada pilkada Mimika 2018. Dalam tahapan pilkada Mimika, kata Robby, paslon OMTOB yang mereka usung paling banyak dirugikan oleh KPUD dan Panwaslu Mimika.

Robby mencontohkan upaya tersistematis KPUD menghambat pasangan petahana untuk kembali maju pada pilkada Mimika. Selain itu, KPUD juga diduga telah melolos paslon yang tidak memenuhi syarat calon dan syarat dukungan pencalonan. Indikasi kecurangan juga dilakukan KPUD dengan meloloskan 5 paslon melalui jalur perseorangan, padahal mereka sebelumnya tidak berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mimika.

(Baca Juga: Komisioner KPUD dan Panwaslu Mimika Berstatus Tersangka, Kelanjutannya?)

Selain itu, dari pemeriksaan berkas B1-KWK perseorangan oleh DKPP terungkap bahwa paslon perseorangan tidak melengkapi dengan formulir dukungan B1-KWK dan formulir dukungan kolektif dengan kelengkapan materai. “Kami berharap Bawaslu Papua, Polda Papua dan Kejaksaan Tinggi menindaklanjuti dugaan tindak pidana pemilu yang melibatkan komisioner KPUD dan Panwaslu Mimika agar memberi kepastian hukum bagi peserta pilkada Mimika 2018,” kata Robby. (Rex)

Berita terbaru

Berita3 hari ago

Linmas Nawaripi Perketat Pengawasan ‘Social Distancing’ Pada Malam Hari

TIMIKA, HaiPapua.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing di Timika, aparat kampung Nawaripi mulai membatasi kerumunan warga...

Berita7 hari ago

Bupati Mimika Minta Pengadaan Alkes Melalui Perusahaan Swasta

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta Menteri Dalam negeri Tito Karnavian untuk mengizinkan pengadaan alat kesehatan dalam rangka...

Berita7 hari ago

Wabup Mimika Minta Warga Manfaatkan Waktu Dengan Baik Di Tengah Pendemi Covid-19

TIMIKA, HaiPapua.com – Wakil Bupati Mimika Yohannis Rettob mengimbau masyarakat kabupaten Mimika secara khusus di wilayah kota Timika agar memanfaatkan...

Berita7 hari ago

Bupati Mimika Perpanjang Masa Karantina Wilayah Hingga 23 April

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Timika, Jumat (03/04/2020) mengumumkan perpanjangnan waktu karantina wilayah di kabupaten Mimika hingga...

Tanah Papua1 minggu ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita1 minggu ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua2 minggu ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua2 minggu ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.