Connect with us

Tanah Papua

Diamankan Bersama Anggota KKSB, Turis Asal Polandia Jadi Tersangka Kasus Makar

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kepolisian Daerah Papua menetapkan status tersangka terhadap Jakub Fabian Skrzypski (39), turis asal Polandia dalam kasus tindak pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua, JFS (39) diduga menjalin hubungan dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) pimpinan Lekagak Telenggen yang berbasis di Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal dalam keterangan tertulis, Kamis (30/8/2018).

(Baca Juga: Satgassus Polda Papua Amankan Jurnalis Asing Bersama Pemasok Amunisi KKSB)

Menurut Kamal, JFS (39) bersama dua rekannya SM dan NW (33) diamankan Tim Gabungan Polda Papua dan Polres Jayawijaya ketika hendak melakukan transaksi amunisi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (26/8/2018) lalu.

Penangkapan kemudian berlanjut dengan mengamankan 4 orang lainnya yang diduga sebagai jaringan kelompok ini dari beberapa lokasi berbeda terhadap CAS, SW, EW (28), dan IW alias BL.

Berdasarkan hasil pengembangan dari beberapa tersangka yang diamankan, kata Kamal, Tim Gabungan lalu berangkat ke rumah IW alias BL di Elelim, Kabupaten Yalimo. Di sana ditemukan barang bukti telepon genggam, dokumen TPN-OPM, dan amunisi sebanyak 139 butir, terdiri dari 104 amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 35 butir amunisi kaliber 9 milimeter.

“Dari pemeriksaan terhadap 7 orang yang diamankan, Penyidik Ditreskrimum menetapkan 3 orang tersangka yakni JFS (39), NW (33), dan SM. Sementara 4 orang lainnya masih berstatus saksi, yakni CAS, SW, EW (28), dan IW alias BL,” ujar Kamal.

Satgassus Polda Papua mengamankan 139 butir amunisi di rumah milik IW alias L di Elelim, Kabupaten Yalimo. (ist)

Bukan Jurnalis

Kamal menjelaskan, hasil pemeriksaan saksi dan bukti-bukti diduga JFS (39) sudah beberapa kali berkunjung ke Papua dan sudah menjalin hubungan dengan KKSB.

“Tersangka JFS (39) diduga sudah beberapa kali mengunjungi Papua. Ia bahkan diketahui bisa berbahasa Indonesia dan terbukti dari transkrip pembicaraan dengan anggota KKSB. Saat ini kami masih mendalami keterlibatannya dalam pengadaan 139 butir amunisi yang diamankan,” kata Kamal.

JFS (39), kata Kamal, membantah dirinya berprofesi sebagai jurnalis yang hendak mendokumentasikan perjuangan Papua Merdeka untuk kampanye internasional. Dalam pemeriksaan, JFS (39) mengaku hanya sebagai turis yang hendak berwisata di Wamena.

“Mengenai kasus yang melibatkan JFS (39), kami sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Polandia di Jakarta. Saat ini JFS (39) bersama tersangka lainnya masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Papua,” kata Kamal.

(Baca Juga: Satgassus Polda Papua Bekuk Pelaku Penyerangan dan Pencurian 7 Senpi di Pos Polisi Kulirik)

Terhadap para tersangka, kata Kamal, disangkakan melakukan tindak pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara yang melanggar Pasal 106 dan atau Pasal 110 dan atau Pasal 111 juncto Pasal 53 dan Pasal 55 KUHP.

“JFS (39) disangkakan dengan pasal berlapis yakni Pasal 106, 110, dan 111 KUHP itu tentang makar, sedangkan Pasal 53 dan 55 KUHP itu tentang percobaan tindak kejahatan. Sementara untuk 2 tersangka lainnya disangkakan dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan ratusan amunisi secara ilegal,” ungkap Kamal. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Jenazah Anggota Satgaspam Trans Papua Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Sempat tertunda karena cuaca buruk, jenazah Prada Usman Hembelo akhirnya berhasil dievakuasi ke ke Timika, Kabupaten Mimika,...

Tanah Papua2 hari ago

Bantah Laporan Solidaritas untuk Nduga, Kodam Cenderawasih: Laporan Asal Bunyi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Sejumlah pihak terus berupaya ‘menggoreng’ isu mengenai situasi Kabupaten Nduga pascapembantaian pekerja PT Istaka Karya di Distrik...

Tanah Papua2 hari ago

Kamp Satgaspam Trans Papua Diserang KKSB, Satu Prajurit TNI Gugur

JAYAPURA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kampung Yuguru, Distrik...

Tanah Papua6 hari ago

Uskup Timika Kecam Rencana Kadis Pendidikan Mimika Tarik Guru PNS dari Sekolah Swasta

TIMIKA, HaIPapua.com – Uskup Timika Mgr John Philip Saklil mengecam rencana Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika menghentikan bantuan dan menarik guru-guru...

Nasional6 hari ago

Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri, Kuasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah 781 orang calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri di halaman Istana...

Tanah Papua1 minggu ago

Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa dan Yonif 406/CK Tiba di Merauke

MERAUKE, HaIPapua.com – Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (ATW) Brigjen TNI Raden Agus Abdurrauf mengingatkan prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan...

Tanah Papua1 minggu ago

Belum Ada Batas Waktu Pencarian Heli Penerbad HA-5138

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kodam XVII Cenderawasih menegaskan akan terus melakukan pencarian Helikopter Penerbad Mi-17 HA-5138 yang hilang kontak dalam penerbangan...

Tanah Papua2 minggu ago

Wakil Bupati Mimika Buka Kegiatan TMMD Ke-105 di Kampung Mandiri Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Wakil Bupati Kabupaten Mimika Yohanis Bassang membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 1710 Mimika...

Nasional2 minggu ago

Lima Instruksi Presiden untuk Polri pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-73

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meningkatkan profesionalitas dan mempererat sinergi dengan lembaga-lembaga lain...

Nasional2 minggu ago

Presiden: Tantangan Semakin Kompleks, Tingkatkan Prestasi dan Profesionalitas

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih atas kerja keras Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memelihara keamanan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.