Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Dansatgaskes Mengecek Kerja Tim Kesehatan di Distrik Sawa Erma

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) Asmat, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan meninjau pelayanan kesehatan yang dilakukan tim kesehatan terpadu di Puskesmas Sawa Erma, Senin (29/1/2018). Menurut Dansatgaskes, peninjauan tersebut untuk mengetahui kondisi di lapangan karena keterbatasan sarana komunikasi.

“Tim kesehatan yang terdiri dari dokter dan tenaga medis yang dikirim Minggu (28/1) kemarin sudah sampai di lokasi masing-masing. Dan saya melihat mereka diterima dengan baik oleh masyarakat sehingga mereka bisa segera melaksanakan tugasnya,” kata Dansatgaskes yang didampingi Dantim Kesehatan TNI, Letkol Ckm dr Shohibul Hilmi, di Agats, Kabupaten Asmat, Senin (29/1/2018).

(Baca Juga: Tim Kesehatan Terpadu akan Menyisir Kemungkinan Adanya Wabah Penyakit Lain)

Saat meninjau ke Puskesmas Sawa Erma, rombongan Dansatgaskes menyaksikan tim kesehatan sedang merawat dua anak bersaudara Adam dan Eva yang menderita campak dan mengalami gizi kurang. Karena kondisi kedua anak tersebut sudah cukup parah, tim dokter lalu meminta agar kedua balita itu segera di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agats.

“Puskesmas Sawa Erma ini sudah sejak 2011 tidak memiliki dokter sehingga fasilitasnya pun terbatas. Orang tua balita bernama Adam dan Eva sempat menolak untuk dievakuasi ke RSUD, tapi tim kesehatan terus membujuk orang tuanya dan akhirnya mau dibawa ke RSUD Agats didampingi dokter dan tenaga medis,” kata Dansatgaskes Brigjen TNI Asep yang juga menjabat Komandan Korem 174 ATW Merauke.

Rombongan Dansatgaskes juga sempat meninjau dua kampung di Distrik Sawa Erma, yakni Kampung Sauti dan Kampung Er. Tim kesehatan di kedua kampung itu kembali menemukan pasien penderita campak dan gizi kurang. “Kedua kampung ini sebelumnya sudah disisir tim kesehatan pertama namun kembali menemukan pasien baru. Ini karena saat tim kesehatan tiba di kampung, mereka sedang tinggal di hutan,” kata Dansatgaskes.

(Baca Juga: Satgas Kesehatan TNI Beroperasi 9 Bulan Atasi Gizi Buruk di Papua)

Dansatgaskes mengaku sudah meminta para kepala kampung dan kepala distrik dan tokoh masyarakat untuk memberitahukan warga mereka yang masih tinggal di bivak dalam hutan agar segera memeriksakan diri.

“Saya menghimbau kepada kepala kampung untuk segera memberi tahu warga mereka yang masih tinggal di bivak untuk segera memeriksakan diri. Jika belum mendapat imunisasi, maka akan segera di imunisasi,” kata Dansatgaskes.

Rencananya, kata Dansatgaskes, pihaknya akan segera mengirim makanan dan pakaian layak pakai ke Distrik Sawa Erma karena masyarakat disini sangat membutuhkan. “Segera setelah tiba di Agats, kami akan menyiapkan bantuan pakaian dan makanan tambahan untuk dikirim ke Distrik Sawa Erma,” kata Dansatgaskes. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua3 hari ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita4 hari ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua1 minggu ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua2 minggu ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua2 minggu ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Berita2 minggu ago

Pasien sembuh COVID-19 di Mimika terbanyak di Papua

TIMIKA, HaiPapua.com – Kabupaten Mimika tercatat sebagai daerah dengan jumlah pasien sembuh terbanyak dari kasus COVID-19 di Provinsi Papua, yakni...

Tanah Papua2 minggu ago

Tim SAR Timika Cari Nelayan Korban Logboat Terbalik di Muara Moroga

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Sabtu (23/05/2020) siang mengerahkan sejumlah personel rescue di muara kampung...

Ekonomi4 minggu ago

Kampung Nawaripi Siapkan Data KK Terkait Bansos Sembako Pemkab Mimika

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sedang mempersiapkan data jumlah kepala keluarga (KK) agar segera diusulkan kepada Pemerintah...

Berita4 minggu ago

Sebanyak 770 Penghuni SATP Diisolasi Selama Pandemi Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menjamin keberadaan sebanyak 770 siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP)...

Berita1 bulan ago

Kadinkes Mimika: Nakes Meninggal di Agimuga Bukan Karena Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynol Ubra menegaskan, salah satu tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Agimuga yang meninggal...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.