Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Danrem 172/PWY: 600 Prajurit Fokus Mengerjakan dan Mengamankan Proyek Trans Papua

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Jonathan Binsar Sianipar menegaskan 600 prajurit TNI dari Yon Zipur 8/Sakti Mandra Guna (SMG) dan Yonif Para Raider 431/ Satria Setia Perkasa (SSP) yang dikirim ke Kabupaten Nduga untuk melanjutkan pembangunan jalan Trans Papua.

Sebelumnya, 600 prajurit yang berangkat dari Makassar, Sulawesi Selatan, tiba di pelabuhan Amamapare, Portsite, Kabupaten Mimika menggunakan KRI dr Soeharso, Jumat (8/3/2019).

“Mereka ini khusus untuk membangun jembatan di ruas jalan Trans Papua Wamena – Mumugu. Ada 150 prajurit Yon Zipur yang akan bekerja dan 450 prajurit sebagai pengamanan,” ujar Jonathan usai upacara penerimaan pasukan di atas KRI dr Soeharso di Pelabuhan Amamapare, Sabtu (9/3/2019) kemarin.

(Baca Juga: Kelanjutan Pembangunan Trans Papua Wamena-Mumugu Libatkan 600 Prajurit TNI)

Para prajurit ini, kata Jonathan, akan dibagi ke dua sektor. Pertama akan mengerjakan proyek jembatan di ruas jalan antara distrik (kecamatan) Kenyam hingga Batas Batu di Mumugu dan sektor kedua akan bekerja antara kecamatan Mbua hingga Paro. Menurutnya, kedua sektor ini akan bekerja secara paralel.

“Dengan kekuatan yang ada, paling tidak setengah dari proyek ini bisa diselesaikan hingga akhir tahun. Kami berharap hingga akhir tahun, 70 hingga 80 persen proyek ini bisa diselesaikan,” katanya.

Dia mengatakan bahwa prajurit ini nantinya akan bertugas selama 9 bulan di Kabupaten Nduga. Namun, jika diperlukan bisa diperpanjang maksimal hingga satu tahun masa penugasan.

“Untuk memaksimalkan capaian, kami sudah mengusulkan ke Mabes TNI untuk menambah prajurit dari Yon Zipur agar proyek ini bisa rampung semua akhir tahun 2019,” tutur Jonathan.

Pengejaran KKSB Berlanjut

Ia menjelaskan bahwa pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) juga tetap akan dilanjutkan, namun tidak melibatkan prajurit yang bertugas untuk pembangunan dan pengamanan jalan Trans Papua.

Sementara untuk pengejaran KKSB akan dilakukan prajurit yang tergabung dalam Satgas pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) yang saat ini sudah berada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

“Ada 1 SSK yang saat ini sudah berada di Wamena dan segera digerakkan ke daerah-daerah yang menjadi basis KKSB,” papar Jonathan.

(Baca Juga: Danrem 172: Tugas Kalian Bagaimana Proyek Selesai, itu Pengabdian Kita kepada Negara dan Bangsa)

Satgas Pamrahwan ini akan bertugas di wilayah pegunungan tengah Papua yang diketahui hingga saat ini masih ada KKSB yang kerap melakukan aksi kriminal dan penyerangan terhadap aparat dan warga sipil di wilayah ini.

“Dalam waktu dekatlah segera dituntaskan itu,” katanya.

Proyek Strategis Nasional

Di tempat yang sama, Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menegaskan bahwa keterlibatan prajurit TNI dalam proyek jalan Trans Papua Wamena – Mumugu di Kabupaten Nduga akibat aksi pembantaian 25 pekerja PT Istaka Karya oleh KKSB pimpinan Egianus Kogoya, awal Desember 2018 lalu.

Akibat kejadian itu, pihak PT Istaka Karya dan PT Brantas Abipraya yang mengerjakan 35 jembatan di ruas jalan Trans Papua Wamena – Mumugu menghentikan sementara pengerjaan proyek ini.

“Jalan Trans Papua adalah proyek strategis nasional yang harus diselesaikan dengan batas waktu tertentu. Karena itu dengan kejadian ini, pihak Kementerian PUPR melalui Balai Jalan kemudian meminta bantuan TNI. Ada 21 jembatan yang nantinya akan dibangun oleh prajurit TNI dari Zeni Konstruksi TNI AD,” ujar Aidi.

(Baca Juga: Menteri PUPR: Jalan Trans Papua Tersambung Akhir 2019)

Menurut Aidi, TNI sebagai garda terdepan harus tampil dalam situasi darurat ini karena prajurit TNI selalu siap dan punya kemampuan untuk itu. Ia mengakui risiko yang dihadapi dengan gugurnya sejumlah prajurit TNI, namun sebagai negara berdaulat tidak boleh kalah oleh aksi teror dari kelompok tertentu.

“Jika situasinya sudah kembali normal dan kita bisa meyakinkan bahwa kondisi sudah aman maka pengerjaan proyek strategis nasional ini akan kembali diserahkan untuk dikerjakan sipil,” ucap Aidi. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua4 hari ago

Yonif 754/ENK Gelar Baksos Ciptakan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

TIMIKA, HaiPapua.com – Sebagai bentuk kepedulian dalam kemanunggalan TNI dan rakyat, Satuan Batalyon Infanteri 754/ENK/20/3 Kostrad melaksanakan Baksos dengan membagikan...

Tanah Papua6 hari ago

SAR Timika Temukan Pemuda Yang Tersesat di Hutan Wania

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor pencarian dan pertolongan SAR Timika akhirnya berhasil menemukan Syarif (30), pemuda yang dilaporkan keluarganya tersesat di...

Olahraga3 minggu ago

Mountain Gold Basketball Timika mendaftar IBL

TIMIKA, HaiPapua.com – Geliat olahraga Papua terus berkembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 akan menjadi kebangkitan olahraga di berbagai cabang...

Tanah Papua4 minggu ago

Sebanyak 40 Personel SAR Timika Jalani Rapid Test

TIMIKA, Haipapua.com – Dalam rangka mendukung pencegahan dan penyebaran virus corona baru atau covid-19, sebanyak 40 personel Kantor Pencarian dan...

Tanah Papua4 minggu ago

Pemkab Mimika Evaluasi Pra New Normal Pekan Ini

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua telah memberlakukan pra new normal sejak 5 Juni lalu dan akan berakhir pada...

Tanah Papua1 bulan ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita1 bulan ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua1 bulan ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua2 bulan ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua2 bulan ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.